Harga kapal tongkang batu bara stabil
Oleh Tularji
Bisnis indonesia Online, 16 September 2011
http://www.bisnis.com/articles/harga-kapal-tongkang-batu-bara-stabil
Information related to sea transportation

Kupang, Kompas -
Kepala Dinas Perhubungan NTT Gulam Husen di Kupang, NTT, Rabu (13/1), mengatakan, pihak Administratur Pelabuhan Tenau, Kupang, melarang semua jenis kapal atau perahu berbobot mati di bawah 1.000 gross ton beroperasi.
”Ribuan pelayaran rakyat yang selama ini melayani masyarakat pun berhenti beroperasi karena cuaca di laut sangat buruk. Laporan dari BMKG Kupang menyebutkan, tinggi gelombang di perairan selatan NTT sampai 4 meter,” kata Gulam.
Data NTT dalam angka (2008) menunjukkan, jumlah perahu/kapal milik masyarakat yang memobilisasi penumpang dan barang di 20 kabupaten/kota di NTT sebanyak 7.500 unit.
Manajer Operasi PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Kupang Arnold Yansen mengatakan, enam kapal feri sejak awal Januari belum berlayar. Akibatnya, puluhan truk bermuatan bahan pokok diparkir sejak dua pekan lalu di Dermaga Bolok, Kupang, menunggu kesempatan berangkat ke Rote Ndao atau pulau lain di NTT. Keberangkatan ke Rote Ndao sangat mendesak karena bahan pokok di daerah itu dipasok dari Kupang.
Manajer Operasi PT Pelni Kupang Alfons Fony mengatakan, empat kapal Pelni, yakni Sirimau, Srigunting, Awu, dan Pangrango, tetap singgah di sejumlah pelabuhan di NTT.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Bruno Ora menambahkan, sebanyak 29.578 perahu dan kapal nelayan hampir satu bulan ini tidak melaut.
Di Sulawesi Selatan, hujan lebat dan angin kencang melanda Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, dan Maros sepanjang Rabu (13/1). Seorang warga dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu nelayan di perairan Lamangkia, Takalar.
Tiga penerbangan pesawat komersial tujuan Makassar dialihkan ke bandar udara lain. Hujan dan angin kencang juga mengakibatkan putusnya 11 jaringan penyulang listrik PLN. Sejumlah sekolah juga terpaksa diliburkan karena kebanjiran.
Hujan mengguyur Makassar sejak Selasa (12/1) malam hingga Rabu. Kepala Subbidang Pelayanan Jasa Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar Sujarwo mengatakan, curah hujan sejak pukul 01.00-08.00 Wita 100 milimeter. Padahal, curah hujan normal sepanjang Januari sekitar 600-700 milimeter.
Kompas, 14 Januari 2010
http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/14/03550985/pelayaran.rakyat.tak.beroperasi
SIAU — Kebijakan pemerintah yang mulai memberlakukan pelayaran setiap hari sejak Desember silam mendapat respon dari masyarakat. Menurut Deddy
Pasandaran SIK MMPar, adanya kebijakan tersebut dipertahankan karena salah satu bentuk kemajuan daerah adalah dengan diberlakukannya pelayaran setiap
hari. “Kapal kapal setiap hari berarti perputaran uang dan ekonomi di Sitaro akan cepat. Makanya kami mendesak kepada pemerintah mempertahankan kebijakan
tersebut, apalagi sekarang PD Pelayaran sudah ada direkturnya sehingga manajemen sudah bias ditata lebih baik lagi,” tukas Pasandaran.
Dikatakannya, alangkah lebih baik lagi untuk kapal cepat yang berlayar pagi juga bisa ditambah. “Artinya ada satu kapal dari Sitaro menuju Manado dan
satu kapal lagi dengan rute berlawanan sehingga orang yang datang berbisnis tidak akan terganggu dengan jadwal kapal yang hanya tiga kali seminggu. Jadi
kapan saja dia berangkat bisa,” tukasnya.
Senada disampaikan Kadi Sambe, tokoh pemuda asal Sawang Bandil. Baginya tidak ada alasan lagi bagi pemkab untuk tidak mempertahankan pelayaran
setiap hari. Apalagi ini merupakan janji duet Supit-Kuera ketika kampanye pilkada lalu. “Sehingga perlu dipertahankan karena sangat banyak manfaat
yang diperoleh dari pelayaran setiap hari tersebut,” beber Sambe.(nadine)
Ditulis oleh redaksi
Berita Manado, 5 Januari 2010
http://beritamanado.com/2010/01/05/pelayaran-manado-sitaro-setiap-hari-minta-dipertahankan/