<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660</id><updated>2011-10-06T09:23:26.652+07:00</updated><category term='Selamat Idul Fitri 1431H'/><category term='Pengguna jasa pelabuhan minta aturan tally direvisi'/><category term='Jalur Pelayaran di Pulau Jawa Cukup Kondusif'/><category term='Hati-Hati Pesisir Pantai Selatan Jatim'/><category term='4 Perusahaan pelayaran gulung tikar'/><category term='Sampit butuh tambahan kapal'/><category term='Perlindungan pelaut Indonesia ditingkatkan'/><category term='Dicky BIP'/><category term='Perbankan Diimbau Tingkatkan Kredit untuk Industri Pelayaran'/><category term='Alur Tanjung Perak aman'/><category term='Kapal masih antre di Pontianak'/><category term='Pengadaan kapal migas butuh US$6'/><category term='Direvisi MARPOL Lampiran VI'/><category term='Izin operasi 12 jenis kapal asing ditutup'/><category term='Badai Gagalkan Keberangkatan Kapal'/><category term='5 miliar'/><category term='PLN Selesaikan Akuisisi Bahtera Adiguna di 2009'/><category term='Asing di pelayaran dibatasi 49%'/><category term='Kapal Marisa masih docking'/><category term='Pembiayaan kapal RI andalkan asing'/><category term='Operasional Kapal Asing di Belawan Menurun'/><category term='Dispensasi kapal operasi hulu migas ditolak'/><category term='Dephub siapkan 3.000 pelaut per tahun'/><category term='Sofyan: BUMN Tidak Mendukung Partai Politik Tertentu'/><category term='Cabotage lepas pantai sesuai jadwal'/><category term='Pelayaran nasional incar pengadaan floating storage'/><category term='Asal Mula THR (Tunjangan Hari Raya)'/><category term='IMO Kampanyekan &quot;Go To Sea&quot; Sambut Hari Maritim Dunia'/><category term='Leasing kapal mulai membaik'/><category term='IMO didesak audit pusat data LRIT'/><category term='10 Perusahaan pilih INSA'/><category term='Industri Pelayaran Butuh Kredit'/><category term='Muatan kapal di Babel naikTRANSIT'/><category term='Usaha maritim diminta aktif garap migas'/><category term='Tarif sewa kapal PSV terus merosot'/><category term='Dephub didesak cari solusi polemik harga BBM feri'/><category term='Krisis global tekan nilai impor kapal'/><category term='Pelayaran lepas pantai kesulitan penuhi asas cabotage'/><category term='Uji petik kapal tingkatkan kepercayaan internasional'/><category term='Sistem informasi kapal diuji coba'/><category term='INSA diminta sediakan kapal lepas pantai'/><category term='ISPS Code in Tanjung Priok Port Terminate Dec’09'/><category term='Dephub siap cegah penyelundupan'/><category term='Penyeberangan terancam stagnan'/><category term='Nox Tek. Kode'/><category term='Kurang Perhatian'/><category term='Harga minyak diwaspadai'/><category term='Meneg BUMN diingatkan soal jamsostek'/><category term='Pelayaran masih butuh intervensi'/><category term='Harga bahan bakar kapal naik 8%'/><category term='Harga kapal lokal tersandung bunga'/><category term='KONDISI KAPAL TERGANTUNG PERAWATAN'/><category term='Produksi batu bara hanya 30 juta ton'/><category term='Kredit Pelayaran Dan Perkapalan Masih Rendah'/><category term='50 Tongkang RI segera garap muatan domestik'/><category term='Selamat Idul Fitri 1430 H'/><category term='All Means Af Sea Transport Must Fly Indonesian Flag'/><category term='Kontrak kapal asing segera diubah'/><category term='PLN finalisasi akuisisi BUMN pelayaran'/><category term='593 Kapal laut disiapkan'/><category term='Gafeksi desak Dephub tetapkan tarif lini 2 Priok'/><category term='Selamat Berpuasa 1430 H'/><category term='Dokumen tunggal pelaut disiapkan'/><category term='Gubernur Resmikan Kapal Pengangkut Batu Bara'/><category term='Subsidi pelayaran perintis bisa beralih ke BUMN'/><category term='Pelayaran nasional soroti kebijakan angkutan migas'/><category term='Securing the Future with Fortinet Seminar'/><category term='Ratifikasi arrest of ship rampung'/><category term='Menhub Minta Pelayaran Rakyat Disiplin'/><category term='Asas Cabotage Bakal Mendatangkan Berkah Bagi Industri Pelayaran Dalam Negeri'/><category term='Audit kapal 3 bulanan dikaji'/><category term='Perketat Izin sebelum Berlayar'/><category term='PLN Kaji Ulang Penilaian Akuisisi BAG'/><category term='Adpel Beri Kemudahan Pelayaran Luar Negeri'/><category term='Stimulus pelayaran diperlukan'/><category term='IBM Agility At Scale di Jakarta'/><category term='Pelayaran Rakyat Tak Beroperasi'/><category term='Dephub rombak pejabat eselon III'/><category term='Pelayaran Kondusif'/><category term='Asas cabotage lepas pantai terancam gagal'/><category term='Biaya bahan bakar kapal naik'/><category term='Kapal Kayu Keluar Panjang'/><category term='Surat Edaran Menakertrans tentang Hari Libur bagi Pekerja/Buruh pada Hari Pelaksanaan Pemilihan Umum'/><category term='Pelayaran Manado-Sitaro Setiap Hari Minta Dipertahankan'/><category term='Regulator Juga Harus Diaudit'/><category term='Pembayaran tally masih ditolak'/><category term='Bunker nonsubsidi lebih diminati'/><category term='Biaya bungker kapal turun lagi'/><category term='Aturan impor kapal disoroti'/><category term='21 BUMN belum ikut jamsostek'/><category term='Indonesia Butuh US$ 4'/><category term='Dephub ubah rute pelayaran antisipasi arus puncak'/><category term='Cuaca Masih Mendukung Pelayaran Ferry Lembar-Padang Bai'/><category term='BRI siapkan kredit kapal  US$14 juta kepada PANN'/><category term='Telah Wafat'/><category term='Pelayaran keluhkan pembiayaan kapal BP Migas siap jadi mediator'/><category term='Kapal yang belum adopsi LRIT tidak dipersulit'/><category term='NTB Minta Pelayaran Lombok-Jawa Diaktifkan'/><category term='Menhub minta usia kapal impor tidak dibatasi'/><category term='Operator kapal tolak bayar selisih harga BBM'/><category term='Ongkos angkut internasional naik Pelayaran nasional kurangi operasional kapal'/><category term='INSA ajak anggotanya ikut pangkas biaya logistik'/><category term='Dirgahayu HUT ke-64 RI'/><category term='Gelombang Perairan Papua Berkisar 3 - 4 Meter'/><category term='Tutup Lahan Nelayan'/><category term='Sistem registrasi terbuka untuk kapal dikaji'/><category term='Laut Jawa Berpotensi Hujan Lokal'/><category term='Open registry kapal untungkan asing'/><category term='Asing Masih Kuasai Sektor Pelayaran di Indonesia'/><category term='INSA larang keanggotaan ganda'/><category term='STIP fokus ke logistik kelautan'/><category term='Kapal batu bara RI garap muatan ekspor'/><category term='As of 2010'/><category term='Kapal perintis setop operasi'/><category term='Pelindo III tambah 4 kapal tunda Rp160 miliar'/><category term='Pelayaran Masih Miskin Kucuran Kredit'/><category term='Tinggi Gelombang Kondusif'/><category term='PELABUHAN: Juni'/><category term='6 M untuk Kembangkan Pelayaran'/><category term='Kapal Indonesia Semakin Eksis Layani Pelayaran Internasional'/><category term='Pencalonan Dewan IMO agar disiapkan sejak dini'/><category term='Badan penjaga pantai tunggu peraturan pemerintah'/><category term='Nelayan Protes Antrean Tongkang Batu Bara PLTU Cilacap'/><category term='LELANG DOCKING KM ADHIGUNA TARAHAN'/><category term='Pelni bangun fasilitas perawatan kapal'/><category term='Govt eyes non-tax revenues from shipping'/><category term='Pelayaran Terhambat'/><category term='Pelayaran Nigeria jajaki kerja sama dengan Indonesia'/><category term='Pelayaran Nasional Merugi'/><category term='PLN demand for coal to soar next year as power output rises'/><category term='Harga kapal tongkang batu bara stabil'/><category term='Pelayaran RI siap gantikan 47 kapal asing'/><category term='Muatan tongkang domestik stabil'/><category term='Aturan pemeriksaan kapal disiapkan'/><category term='IOSA Minta Dephub Tak Kaku Terapkan Roadmap Azas Cabotage'/><category term='36 Kapal diizinkan layani angkutan Lebaran'/><category term='Tongkang PLTU Dibatasi'/><category term='Ratifikasi asas penahanan kapal tunggu perbaikan naskah'/><category term='Izin pelayaran rakyat diperketat'/><category term='Batasan usia kapal ancam asas cabotage'/><category term='Sewa kapal global naik US$10.000'/><category term='21 Gudang di Priok batal dibongkar'/><category term='Pelabuhan Pelayaran Dinilai Belum Raih Keuntungan Maksimal'/><category term='Peran armada asing siap diambil alih'/><category term='Subsidi ke forwarder segera diatur'/><category term='6 Kapal di Ujung-Kamal diusulkan pindah'/><category term='Volume angkutan laut anjlok 35'/><category term='Formulasi tally diajukan lagi'/><category term='4%'/><category term='Halmahera Selatan subsidi kapal'/><category term='Asap Pekat'/><category term='Sepanjang 2009'/><category term='Dephub izinkan operasi kapal tunda Singapura'/><category term='Dephub didesak tetapkan biaya forwarder'/><category term='5 BUMN diusulkan dilikuidasi'/><category term='Indonesia Kekurangan Pelaut'/><category term='Kapal masuk infrastruktur MP3I'/><category term='Seluruh pelabuhan terapkan tally'/><category term='Audit 3 bulanan fokus ke kapal feri'/><category term='Aktivitas Pelabuhan Laut Pontianak Lumpuh Total'/><category term='Komunitas maritim terbentuk'/><category term='Kredit Perkapalan Bank Mandiri Tumbuh 54%'/><category term='27 Kapal diduga masih berbendera asing'/><category term='&apos;Insentif sektor perkapalan akan diperluas&apos;'/><category term='IBM Service Management and SOA Conference 2009'/><title type='text'>Bulletin BAg</title><subtitle type='html'>Information related to sea transportation</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>158</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4746243342558434584</id><published>2011-10-06T09:22:00.000+07:00</published><updated>2011-10-06T09:23:26.715+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harga kapal tongkang batu bara stabil'/><title type='text'>Harga kapal tongkang batu bara stabil</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2&gt;Harga kapal tongkang batu bara stabil &lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;  JAKARTA: Harga kapal tongkang per set di pasaran dalam negeri dan luar  negeri masih stabil meskipun sejak awal tahun terjadi gejolak harga  bahan bakar minyak dan kenaikan harga komoditas.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Wakil Ketua Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) L.  Sudjatmiko mengatakan hingga September tahun ini, harga kapal tongkang  untuk angkutan batu bara masih cenderung stabil.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Menurut dia, harga kapal tongkang tersebut sudah stabil dalam setahun  terakhir. "Harga tongkang 8.000 dead weight tonnage (DWT) per set kini  masih normal," katanya kepada &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt; hari ini.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Dia menjelaskan harga kapal tongkang masih normal yakni di level US$3,5  juta per set. "Kami masih mencermati dampaknya dalam beberapa hari ke  depan. Sampai akhir bulan ini, harga tongkang masih stabil," katanya.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Harga kapal tongkang berkapasitas angkut 8.000 ton sejak Mei 2010 naik  ke level US$3,5 juta per unit atau 16,6% dibandingkan dengan posisi yang  sama 2009 sebesar US$3,0 juta, tetapi lebih rendah dibandingkan dengan  semester I/2008.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Berdasarkan catatan &lt;em&gt;Bisnis&lt;/em&gt;, harga kapal tongkang pada semester  I/2008 atau sebelum terjadinya krisis ekonomi global mencapai US$4,2  juta. Ini merupakan rekor harga tertinggi dalam tiga tahun terakhir.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Harga kapal tongkang turun ke level US$3 juta pada semester I/2009  seiring krisis ekonomi global. Namun, selama Januari-April 2010 harganya  mulai merangkak naik ke level $3,5 juta dan tertahan di level itu  hingga Januari 2011. (sut)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Tularji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis indonesia Online, 16 September 2011&lt;br /&gt;http://www.bisnis.com/articles/harga-kapal-tongkang-batu-bara-stabil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4746243342558434584?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4746243342558434584/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/10/harga-kapal-tongkang-batu-bara-stabil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4746243342558434584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4746243342558434584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/10/harga-kapal-tongkang-batu-bara-stabil.html' title='Harga kapal tongkang batu bara stabil'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-79057214409208759</id><published>2011-10-06T09:16:00.002+07:00</published><updated>2011-10-06T09:20:14.245+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSA ajak anggotanya ikut pangkas biaya logistik'/><title type='text'>INSA ajak anggotanya ikut pangkas biaya logistik</title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2&gt;INSA ajak anggotanya ikut pangkas biaya logistik &lt;/h2&gt;AKARTA: Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) mengajak  anggotanya untuk memperbesar perannya dalam memangkas biaya logistik  nasionla menyonsong berlakukan kerjasama Masyarakat Ekonomi Asean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengatakan peran industri pelayaran  nasional tersebut dapat diperbesar dengan mendorong percepatan realisasi  program  perluasan pembangunan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sektor pelayaran di tantang untuk ikut memangkas biaya logistik  nasional.  “Kita ditantang untuk meningkatkan daya saing logistik  nasional yang sekarang merosot bahkan kini Indonesia berada pada  rangking 75,” katanya hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Survey Logistic Performance Index, kinerja sistem logistik  nasional (sislognas) saat ini masih rendah. Indonesia berada diurutan  ke-75 dari 155 negara yang disurvey pada 2010, padahal pada 2007, RI  berada diurutan ke 43.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu,  biaya logistik terhadap PDB (produc domestic bruto)   di  Indonesia juga tinggi yakni mencapai 30%, jauh dibandingkan dengan Korea  Selatan (16,3%), Jepang (10,6%) bahkan Amerika Serikat (10,1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pemerintah baru saja merilis master plant percepatan dan  perluasan ekonomi nasional atau MP3I dengan menetapkan enam koridor  ekonomi sebagai titik sentral pembangunan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia  menjelaskan di dalam negeri industri pelayaran nasional berperan  strategis karena kemampuan mengangkut komoditas domestik cukup tinggi  bahkan saat ini kegiatan logistik antarpulau sudah dilakukan seluruhnya  oleh kapal nasional.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan jumlah armada lebih dari 10.000 unit dan jumlah perusahaan tidak  kurang dari 2.000 buah, INSA optimistis mampu meningkatkan  kontribusinya dalam memangkas biaya logistik nasional di sektor  laut.(api)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Tularji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia Online, 05 Oktober 2011&lt;br /&gt;http://www.bisnis.com/articles/insa-ajak-anggotanya-ikut-pangkas-biaya-logistik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-79057214409208759?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/79057214409208759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/10/insa-ajak-anggotanya-ikut-pangkas-biaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/79057214409208759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/79057214409208759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/10/insa-ajak-anggotanya-ikut-pangkas-biaya.html' title='INSA ajak anggotanya ikut pangkas biaya logistik'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3735950233435141264</id><published>2011-10-06T09:09:00.003+07:00</published><updated>2011-10-06T09:19:49.158+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kapal masuk infrastruktur MP3I'/><title type='text'>Kapal masuk infrastruktur MP3I</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kapal masuk infrastruktur MP3I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;  JAKARTA: Pemerintah akan memasukkan kapal sebagai infrastruktur di  dalam Master Plan Pengembangan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3I)  guna percepatan pembangunan ekonomi.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Direktur Industri Maritim, Kedirgantaan dan Alat Pertahanan Kementerian  Perindustrian Soerjono mengatakan penting memasukkan kapal sebagai  infrastruktur.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Selama ini, katanya,  kapal  dimasukkan sebagai barang modal sehingga dikenai sejumlah pajak. &lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  "Ada kepentingan nasional yang mendesak yakni kapal sebagai infrastruktur, bukan sebagai barang modaln," katanya hari ini.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Soerjono menjelaskan sejak kapal dimasukkan sebagai  barang modal,   alat transportasi laut terlalu banyak dikenai pajak. "Kalau sebagai  infrastruktur, tidak perlu pajak itu dan ini,  dan tentu akan banyak  insentif." &lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Pekan lalu, terjadi kesepakatan antara Kementerian Perhubungan,  Kementerian Perindustrian, operator kapal dan galangan mengenai jenis  armada yang akan diusulkan untuk dikenai bea masuk.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Dua jenis kapal yakni armada untuk kegiatan pengerukan dan fasilitas  galangan terapung akan diusulkan untuk dikenai bea masuk sebesar 5% pada  2012.&lt;/div&gt; &lt;div&gt;   &lt;/div&gt; &lt;div&gt;  Usulan itu akan disampaikan kepada Kementerian Keuangan sebagai masukan  dalam revisi Peraturan Menteri Keuangan No.80/2011 tentang Penetapan  Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk Atas Barang  Impor. (sut)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Tularji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia Online, 03 Oktober 2011&lt;br /&gt;http://www.bisnis.com/articles/kapal-masuk-infrastruktur-mp3i&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3735950233435141264?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3735950233435141264/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/10/kapal-masuk-infrastruktur-mp3i.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3735950233435141264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3735950233435141264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/10/kapal-masuk-infrastruktur-mp3i.html' title='Kapal masuk infrastruktur MP3I'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7099541516252505534</id><published>2011-09-16T08:41:00.009+07:00</published><updated>2011-09-17T20:38:19.180+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LELANG DOCKING KM ADHIGUNA TARAHAN'/><title type='text'>LELANG DOCKING KM ADHIGUNA TARAHAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-o8qiFyjQl9Q/TnShFddiAOI/AAAAAAAAACA/HRFiJ5oTUQI/s1600/Tarahan.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 206px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-o8qiFyjQl9Q/TnShFddiAOI/AAAAAAAAACA/HRFiJ5oTUQI/s320/Tarahan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5653320547436724450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGUMUMAN LELANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Dengan ini diumumkan akan dilaksanakan:&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;PEKERJAAN DOCK ING REPAIR KM. ADHIGUNA TARAHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;LOA                     :  149,50 M&lt;br /&gt;LBP                     : 149,35 M&lt;br /&gt;BM                       : 21 M&lt;br /&gt;DWT                    : 11.098 TON&lt;br /&gt;T                          : 6,10 M&lt;br /&gt;LIGHT DRAFT : 4.20 M &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaftaran dilaksanakan pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Tanggal : 22, 23 &amp;amp; 26 September 2011&lt;br /&gt;Waktu : 10.00 s/d 15.00 WIB&lt;br /&gt;Tempat : PT Pelayaran Bahtera Adhiguna&lt;br /&gt;Jl. Kalibesar Timur no. 10 -12&lt;br /&gt;Jakarta – 11110 &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Telepon : 021 - 6912547 - 49&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jakarta, 21 September 2011&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tim Pengadaan Barang dan Jasa &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/2573559/AdhigunaTarahan.pdf.html"&gt;Download Ship Particular MV ADHIGUNA TARAHAN  &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7099541516252505534?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7099541516252505534/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/09/normal-0-microsoftinternetexplorer4.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7099541516252505534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7099541516252505534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2011/09/normal-0-microsoftinternetexplorer4.html' title='LELANG DOCKING KM ADHIGUNA TARAHAN'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-o8qiFyjQl9Q/TnShFddiAOI/AAAAAAAAACA/HRFiJ5oTUQI/s72-c/Tarahan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5585318177057271668</id><published>2010-09-06T10:46:00.000+07:00</published><updated>2010-09-06T10:49:29.789+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamat Idul Fitri 1431H'/><title type='text'>Selamat Idul Fitri 1431H</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/TIRkh9oWFXI/AAAAAAAAABs/3WYdiUrepuM/s1600/Lebaran+Day.gif"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 343px; height: 365px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/TIRkh9oWFXI/AAAAAAAAABs/3WYdiUrepuM/s320/Lebaran+Day.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513642378450572658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5585318177057271668?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5585318177057271668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/09/selamat-idul-fitri-1431h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5585318177057271668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5585318177057271668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/09/selamat-idul-fitri-1431h.html' title='Selamat Idul Fitri 1431H'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/TIRkh9oWFXI/AAAAAAAAABs/3WYdiUrepuM/s72-c/Lebaran+Day.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6729801195926778307</id><published>2010-01-14T09:20:00.002+07:00</published><updated>2010-01-14T09:24:30.820+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran Rakyat Tak Beroperasi'/><title type='text'>Pelayaran Rakyat Tak Beroperasi</title><content type='html'>Pelayaran Rakyat Tak Beroperasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Kupang, Kompas - &lt;bell&gt;&lt;/bell&gt;Ribuan pelayaran rakyat dan feri yang dikelola PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan di Nusa Tenggara Timur tidak beroperasi sejak awal Januari 2010 karena cuaca buruk. Transportasi laut di kawasan itu kini hanya mengandalkan empat kapal milik PT Pelni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Perhubungan NTT Gulam Husen di Kupang, NTT, Rabu (13/1), mengatakan, pihak Administratur Pelabuhan Tenau, Kupang, melarang semua jenis kapal atau perahu berbobot mati di bawah 1.000 gross ton beroperasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Ribuan pelayaran rakyat yang selama ini melayani masyarakat pun berhenti beroperasi karena cuaca di laut sangat buruk. Laporan dari BMKG Kupang menyebutkan, tinggi gelombang di perairan selatan NTT sampai 4 meter,” kata Gulam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Data NTT dalam angka (2008) menunjukkan, jumlah perahu/kapal milik masyarakat yang memobilisasi penumpang dan barang di 20 kabupaten/kota di NTT sebanyak 7.500 unit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer Operasi PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Kupang Arnold Yansen mengatakan, enam kapal feri sejak awal Januari belum berlayar. Akibatnya, puluhan truk bermuatan bahan pokok diparkir sejak dua pekan lalu di Dermaga Bolok, Kupang, menunggu kesempatan berangkat ke Rote Ndao atau pulau lain di NTT. Keberangkatan ke Rote Ndao sangat mendesak karena bahan pokok di daerah itu dipasok dari Kupang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer Operasi PT Pelni Kupang Alfons Fony mengatakan, empat kapal Pelni, yakni Sirimau, Srigunting, Awu, dan Pangrango, tetap singgah di sejumlah pelabuhan di NTT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Bruno Ora menambahkan, sebanyak 29.578 perahu dan kapal nelayan hampir satu bulan ini tidak melaut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;crosshead&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Tenggelam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Sulawesi Selatan, hujan lebat dan angin kencang melanda Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, dan Maros sepanjang Rabu (13/1). Seorang warga dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu nelayan di perairan Lamangkia, Takalar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tiga penerbangan pesawat komersial tujuan Makassar dialihkan ke bandar udara lain. Hujan dan angin kencang juga mengakibatkan putusnya 11 jaringan penyulang listrik PLN. Sejumlah sekolah juga terpaksa diliburkan karena kebanjiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hujan mengguyur Makassar sejak Selasa (12/1) malam hingga Rabu. Kepala Subbidang Pelayanan Jasa Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar Sujarwo mengatakan, curah hujan sejak pukul 01.00-08.00 Wita 100 milimeter. Padahal, curah hujan normal sepanjang Januari sekitar 600-700 milimeter. &lt;bell&gt;&lt;/bell&gt;(ROW/KOR)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kompas, 14 Januari 2010&lt;/p&gt;&lt;p&gt;http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/14/03550985/pelayaran.rakyat.tak.beroperasi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6729801195926778307?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6729801195926778307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/pelayaran-rakyat-tak-beroperasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6729801195926778307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6729801195926778307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/pelayaran-rakyat-tak-beroperasi.html' title='Pelayaran Rakyat Tak Beroperasi'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5424138871616108747</id><published>2010-01-14T09:17:00.001+07:00</published><updated>2010-01-14T09:19:30.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran Manado-Sitaro Setiap Hari Minta Dipertahankan'/><title type='text'>Pelayaran Manado-Sitaro Setiap Hari Minta Dipertahankan</title><content type='html'>&lt;h2 style="font-family: trebuchet ms;" id="innerPostTitle"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pelayaran Manado-Sitaro Setiap Hari Minta Dipertahankan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;SIAU — Kebijakan pemerintah yang mulai memberlakukan pelayaran setiap hari sejak Desember silam mendapat respon dari masyarakat. Menurut Deddy&lt;br /&gt;Pasandaran SIK MMPar, adanya kebijakan tersebut dipertahankan karena salah satu bentuk kemajuan daerah adalah dengan diberlakukannya pelayaran setiap&lt;br /&gt;hari. “Kapal kapal setiap hari berarti perputaran uang dan ekonomi di Sitaro akan cepat. Makanya kami mendesak kepada pemerintah mempertahankan kebijakan&lt;br /&gt;tersebut, apalagi sekarang PD Pelayaran sudah ada direkturnya sehingga manajemen sudah bias ditata lebih baik lagi,” tukas Pasandaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakannya, alangkah lebih baik lagi untuk kapal cepat yang berlayar pagi juga bisa ditambah. “Artinya ada satu kapal dari Sitaro menuju Manado dan&lt;br /&gt;satu kapal lagi dengan rute berlawanan sehingga orang yang datang berbisnis tidak akan terganggu dengan jadwal kapal yang hanya tiga kali seminggu. Jadi&lt;br /&gt;kapan saja dia berangkat bisa,” tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senada disampaikan Kadi Sambe, tokoh pemuda asal Sawang Bandil. Baginya tidak ada alasan lagi bagi pemkab untuk tidak mempertahankan pelayaran&lt;br /&gt;setiap hari. Apalagi ini merupakan janji duet Supit-Kuera ketika kampanye pilkada lalu. “Sehingga perlu dipertahankan karena sangat banyak manfaat&lt;br /&gt;yang diperoleh dari pelayaran setiap hari tersebut,” beber Sambe.(nadine)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="postinfo"&gt;&lt;span class="author"&gt;Ditulis oleh &lt;a href="http://beritamanado.com/author/redaksi/" title="Posts by redaksi"&gt;redaks&lt;/a&gt;i&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="postinfo"&gt;&lt;span class="author"&gt;Berita Manado, 5 Januari 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="postinfo"&gt;&lt;span class="author"&gt;http://beritamanado.com/2010/01/05/pelayaran-manado-sitaro-setiap-hari-minta-dipertahankan/&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5424138871616108747?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5424138871616108747/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/pelayaran-manado-sitaro-setiap-hari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5424138871616108747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5424138871616108747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/pelayaran-manado-sitaro-setiap-hari.html' title='Pelayaran Manado-Sitaro Setiap Hari Minta Dipertahankan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5790488932457637555</id><published>2010-01-14T09:14:00.000+07:00</published><updated>2010-01-14T09:16:01.360+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Adpel Beri Kemudahan Pelayaran Luar Negeri'/><title type='text'>Adpel Beri Kemudahan Pelayaran Luar Negeri</title><content type='html'>Adpel Beri Kemudahan Pelayaran Luar Negeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal Oktober 2009 hingga Januari 2010, Pelabuhan Sungai Duku sudah tidak lagi melayani pelayaran luar negeri. Pasalnya MV Indomal yang sebelumnya melayani pelayaran ke Melaka memilih mundur karena alasan tertentu.&lt;br /&gt;Kepala Kantor Administrator Pelabuhan (Adpel) Pekanbaru Zam Zami Usman, mengatakan untuk mengisi kekosongan itu khususnya pelayaran luar negeri, pihaknya membuka diri dan bakal memberi kemudahan bagi pengusaha dan investor yang berminat untuk mengisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk segala persyaratan operasinya mengacu kepada ketentuan yang berlaku. Dengan tetap berpegang kepada Undang-undang Pelayaran Nomor 17 tahun 2008 tetang keselamatan pelayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Kita mengimbau kepada pengusaha dan investor untuk bisa mengisi kekosongan, khususnya pelayaran luar negeri. Hingga saat ini belum ada yang mau mengisinya. Kita membuka diri untuk ini. Bagi yang berkenan dapat mendaftarkan ke Adpel,’’ kata Zam Zami kepada Riau Pos, Sabtu (9/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan untuk 2010 ini, dengan kondisi pelabuhan yang bagus dan lengkap ini, sangat disayangkan jika pelayaran ke Melaka tidak ada. Masyarakat kelas menengah ke bawah dipastikan sangat mendambakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Untuk tahun 2010 ini, belum ada penambahan armada, masih memaksimalkan armada yang ada. Dengan catatan tetap menerapkan prosedur yang berlaku untuk keselamatan penumpang dan pelayaran,’’ ujarnya.(gem)&lt;br /&gt;                    &lt;br /&gt;Laporan Agustiar, Pekanbaru&lt;br /&gt;agustiar@riaupos.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riaupos.com, 10 Januari 2010&lt;br /&gt;http://www.riaupos.com/berita.php?act=full&amp;amp;id=350&amp;amp;kat=7&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5790488932457637555?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5790488932457637555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/adpel-beri-kemudahan-pelayaran-luar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5790488932457637555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5790488932457637555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/adpel-beri-kemudahan-pelayaran-luar.html' title='Adpel Beri Kemudahan Pelayaran Luar Negeri'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-96767003505375434</id><published>2010-01-14T09:12:00.002+07:00</published><updated>2010-01-14T09:14:30.078+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuaca Masih Mendukung Pelayaran Ferry Lembar-Padang Bai'/><title type='text'>Cuaca Masih Mendukung Pelayaran Ferry Lembar-Padang Bai</title><content type='html'>Cuaca Masih Mendukung Pelayaran Ferry Lembar-Padang Bai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Berita Daerah-Bali NusaTenggara) - Kondisi cuaca masih mendukung pelayaran kapal penyeberangan fery dari Lembar Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Padangbai Pulau Bali atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sementara ini cuaca baik dan masih mendukung pelayaran Lembar-Padangbai atau sebaliknya sehingga aktivitas pelayaran tetap berjalan," kata Kepala PT Indonesia Fery Cabang Lembar, Kaimuddin Maliling, ketika dihubungi dari Mataram, Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Selaparang Mataram juga belum menginformasikan adanya perubahan cuaca yang diindikasikan membahayakan pelayaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, pihak berasumsi pusat tekanan rendah yang terpantau foto satelit BMG di belahan bumi selatan berpeluang memicu pembentukan awan dan menyebabkan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, namun tidak memicu gelombang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkiraan tinggi gelombang masih dalam batasan normal yakni berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter, yang tidak berbahaya bagi aktivitas pelayaran Fery dan kapal-kapal Pelni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau ada peringatan BMG, kami segera berkoordinasi dengan pihak Administrator Pelabuhan (Adpel) dan Sah Bandar untuk memutuskan penghentian sementara aktivitas pelayaran," ujarnya. Menurut Maliling, kini aktivitas kapal penyeberangan dari dan ke pelabuhan Lembar berjalan seperti biasa, meskipun terkadang hujan dan tinggi gelombang laut menunjukkan peningkatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajemen PT Indonesia Fery (Persero) Cabang Lembar, menyiapkan 18 unit armada untuk melayani pengguna jasa transportasi laut itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas penyeberangan Lembar-Padangbai yang biasanya dimulai pukul 06.00 Wita hingga tengah malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(fb/FB/ant)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beritadaerah.com 11 Januari 2010&lt;br /&gt;http://beritadaerah.com/news.php?pg=berita_bali&amp;amp;id=16678&amp;amp;sub=column&amp;amp;page=1&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-96767003505375434?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/96767003505375434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/cuaca-masih-mendukung-pelayaran-ferry.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/96767003505375434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/96767003505375434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2010/01/cuaca-masih-mendukung-pelayaran-ferry.html' title='Cuaca Masih Mendukung Pelayaran Ferry Lembar-Padang Bai'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1432806951751006475</id><published>2009-10-13T07:42:00.001+07:00</published><updated>2009-10-13T07:46:40.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kapal Marisa masih docking'/><title type='text'>Kapal Marisa masih docking</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;br /&gt;Kapal Marisa masih &lt;i&gt;docking&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;LHOKSEUMAWE: Kapal Marisa milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum beroperasi karena masih dalam perbaikan (docking) di Pelabuhan Belawan Medan sejak Januari lalu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Amsidar, aktivis Port Watch Aceh, menegaskan Pemkab Aceh Utara harus memberikan informasi kepada publik mengenai keberadaan kapal yang dibeli dari dana APBD itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Harusnya ada penjelasan sejauh mana pengurusan kapal itu. Kalau sedang naik dok, dijelaskan sejauh mana pengurusannya sehingga publik mengetahui kondisi itu," katanya akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Deliansjah, Direktur Umum Perusahan Daerah Bina Usaha, operator kapal Marisa, mengatakan kapal tersebut sedang dalam perawatan rutin di Pelabuhan Belawan yang menurut jadwal, sudah selesai menjalani dok pada pekan ini. &lt;i&gt;(Bisnis/k50)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;Bisnis Indonesia, 13 Oktober 2009&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=13-OCT-2009&amp;amp;inw_id=698799&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1432806951751006475?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1432806951751006475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/kapal-marisa-masih-docking.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1432806951751006475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1432806951751006475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/kapal-marisa-masih-docking.html' title='Kapal Marisa masih docking'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3282761799847853698</id><published>2009-10-13T07:41:00.001+07:00</published><updated>2009-10-13T07:42:40.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='4 Perusahaan pelayaran gulung tikar'/><title type='text'>4 Perusahaan pelayaran gulung tikar</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;4 Perusahaan pelayaran gulung tikar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Angkutan hasil hutan merosot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Kabar kurang sedap menerpa usaha pelayaran nasional. Sedikitnya empat perusahaan pelayaran yang beroperasi di Provinsi Riau gulung tikar akibat kelangkaan muatan, terutama produk olahan kayu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kelangkaan muatan juga mendorong sejumlah perusahaan pelayaran menutup kantor cabang di Pekanbaru, ibu kota Riau. Akibatnya 28 unit kapal dari berbagai ukuran terpaksa dijual guna menutupi kerugian perseroan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua DPC Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Pekanbaru Aliaman Siregar mengatakan pihaknya mencatat empat perusahaan pelayaran berhenti beroperasi menyusul anjloknya produksi industri kayu lapis (plywood) di provinsi kaya minyak tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kondisi itu terjadi sejak pemerintah memperketat regulasi pengolahan hasil hutan sehingga industri kayu lapis di Riau dilanda krisis bahan baku. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Imbas buruknya menimpa sektor pelayaran," katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan data INSA Pekanbaru, keempat perusahaan pelayaran yang gulung tikar adalah PT Wiras Perdana Line, PT Jalatika Marina Shipping Line, PT Keasin Line, dan PT Mustika Andalas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;PT Wiras Perdana Line merupakan perusahaan yang masih satu payung dengan PT Surya Dumai Group, perusahaan raksasa plywood di Riau, sedangkan PT Keasin Line masih satu induk dengan PT Siak Raya Timber. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kapal milik kedua perusahaan tersebut selama ini mengandalkan muatan produk dari industri kayu lapis. Namun, sejak 2005 produk industri pengolahan kayu terus merosot sehingga perusahaan tersebut kehilangan muatan dan pada akhirnya tutup. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;PT Mustika Andalas selama ini mengandalkan muatan komoditas kayu olahan dari Riau untuk diekspor ke Singapura dan Malaysia sebelum ditutup akibat merosotnya produksi kayu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Adapun PT Jalatika Marina Shipping Line yang didukung lima unit kapal bergerak di sektor kargo umum, sebelum akhirnya berhenti beroperasi karena muatan dari daerah itu semakin merosot. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Sekretaris INSA Pekanbaru Marwan menjelaskan pemilik empat perusahaan itu memilih menutup usaha dan beralih ke sektor lain daripada harus menanggung kerugian yang semakin besar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Untuk menutupi kerugian akibat sepinya muatan, keempat perusahaan itu terpaksa menjual armada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan perusahaan pelayaran yang mampu bertahan hingga saat ini sebagian besar mengandalkan transportasi produk industri pulp dan kertas, angkutan kontainer, dan kebutuhan pokok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua DPP INSA Johnson W. Sutjipto saat dihubungi Bisnis mengatakan organisasinya akan mengecek kembali soal empat perusahaan pelayaran yang gulung tikar tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Muatan alternatif&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Aliaman menjelaskan hingga saat ini perusahaan pelayaran di Riau masih kesulitan mencari muatan alternatif sehingga sebagian kapal terpaksa mencari muatan ke daerah lain di Indonesia atau memilih berhenti operasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Akibatnya, perusahaan pelayaran di Riau yang terancam gulung tikar berupaya mencari muatan produk lain karena produksi kayu lapis nasional, terutama di Riau dan Kalimantan, anjlok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan perusahaan yang bangkrut tersebut mengandalkan muatan komoditas kayu olahan, terutama untuk angkutan ekspor. "Namun, sejak 2005, produk kayu lapis anjlok sehingga muatan turun drastis," ujarnya. &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 13  Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=13-OCT-2009&amp;amp;inw_id=698796  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3282761799847853698?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3282761799847853698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/4-perusahaan-pelayaran-gulung-tikar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3282761799847853698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3282761799847853698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/4-perusahaan-pelayaran-gulung-tikar.html' title='4 Perusahaan pelayaran gulung tikar'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2109543031087362672</id><published>2009-10-05T08:48:00.001+07:00</published><updated>2009-10-05T08:53:04.114+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran Nigeria jajaki kerja sama dengan Indonesia'/><title type='text'>Pelayaran Nigeria jajaki kerja sama dengan Indonesia</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pelayaran Nigeria jajaki kerja sama dengan Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sejumlah perusahaan pelayaran Nigeria yang tergabung di dalam Indigenous Shipowners Association of Nigerian (ISAN) menjajaki kerja sama dengan pelayaran Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Johnson W. Sutjipto mengatakan organisasinya dan ISAN akan melakukan pertemuan di Jakarta di sela-sela pameran maritim yang dibuka besok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Perusahaan pelayaran Nigeria dan Indonesia akan bertukar pandangan mengenai potensi usaha di tiap-tiap negara. Kami membuka peluang untuk bekerja sama dalam investasi di sektor angkutan lepas pantai,” katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Johnson menambahkan INSA akan memaparkan soal kesuksesan pemerintah dan pelayaran nasional dalam melaksanakan roadmap asas cabotage (angkutan komoditas dalam negeri wajib dilaksanakan oleh kapal berbendera Indonesia). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, pangsa pasar sektor angkutan lepas pantai di Indonesia masih menjanjikan, menyusul diterapkannya asas cabotage paling lambat 1 Januari 2011. “Oleh karena itu, Indonesia tetap membuka diri untuk investasi asing,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, dia menegaskan pelayaran nasional kemungkinan sangat kecil untuk menggarap pasar di Nigeria, khususnya di sektor angkutan minyak dan gas, karena potensi pasar domestik masih besar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kalau pengusaha Indonesia lari ke sana [Nigeria], tidak sempat. Di Nigeria memang banyak pengeboran minyak sehingga butuh banyak kapal, tetapi di Indonesia banyak proyek besar sehingga pelayaran fokus pada pasar dalam negeri hingga 2011.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;80 Perusahaan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sejumlah perusahaan pelayaran Nigeria dipastikan menghadiri acara coctail evening di sela-sela pameran sektor kemaritiman pertama yang bertajuk Indonesia Maritime Expo 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pameran yang digelar PT Panorama Convex Indah diikuti 80 perusahaan nasional dan internasional, antara lain PT Pertamina, International Paint, Jotun, Wartsilla, Ing Marine, dan Weichai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Project Manager Indonesia Maritime Expo PT Panorama Convex Indah Mira Virgona mengatakan penyelenggaraan pameran diharapkan mampu menyatukan pelaku bisnis di sektor maritim. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, para pengembang teknologi perkapalan termutakhir dapat berinteraksi langsung dengan calon pembeli melalui pameran itu. “Selain pameran, juga ada business function, yakni Indonesia Maritime Forum dan coctail evening,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Indonesia Maritime Expo merupakan pameran yang menampilkan beragam teknologi dan industri kelautan terbaru di Indonesia dan digelar bertepatan dengan pencanangan 2009 sebagai tahun maritim oleh pemerintah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Senior Exhibition Manager PT Panorama Convex Indah Niekke W. Budiman menambahkan kendati jumlah perusahaan masih sedikit, pihaknya optimistis pameran kali ini bakal ramai pengunjung. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kendati pesertanya masih terbilang kecil, kami harapkan Indonesia Maritime Expo 2009 dapat menjadi tolok ukur untuk melihat perkembangan industri maritim di Indonesia,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesi, 02 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=02-OCT-2009&amp;amp;inw_id=697166&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2109543031087362672?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2109543031087362672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/pelayaran-nigeria-jajaki-kerja-sama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2109543031087362672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2109543031087362672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/pelayaran-nigeria-jajaki-kerja-sama.html' title='Pelayaran Nigeria jajaki kerja sama dengan Indonesia'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5212970238319195200</id><published>2009-10-05T08:45:00.001+07:00</published><updated>2009-10-05T08:48:17.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muatan tongkang domestik stabil'/><title type='text'>Muatan tongkang domestik stabil</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Muatan tongkang domestik stabil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Muatan kapal tongkang di dalam negeri tetap stabil kendati 50 kapal berbendera Indonesia yang semula menggarap muatan luar negeri kembali masuk ke pasar angkutan batu bara domestik. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Tongkang dan Tug Boat DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Teddy Yusaldi meyakini beroperasinya pembangkit baru akan meningkatkan permintaan konsumsi batu bara di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan kenaikan pasokan batu bara setelah pembangkit listrik baru, seperti di Pacitan, Indramayu, dan Rembang beroperasi, mampu meredam potensi kelebihan armada, khususnya tongkang di Tanah Air. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Sebagian besar tongkang berbendera Merah Putih yang kembali ke pasar domestik itu langsung menggarap angkutan batu bara ke pembangkit listrik baru. Oleh karena itu, muatan tongkang masih normal kendati ada tambahan armada hingga 50 unit,” katanya kepada Bisnis, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia memastikan 50 kapal tongkang milik perusahaan pelayaran nasional itu sudah berada di perairan Indonesia, menyusul kebijakan Pemerintah Singapura mengeluarkan regulasi yang membatasi impor pasir dari Vietnam dan Kamboja. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kebijakan itu berpotensi menghilangkan muatan tongkang sehingga kapal-kapal berbendera Indonesia di negara itu terancam berhenti beroperasi. Daripada merugi akhirnya dipilih kembali ke Indonesia.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Awalnya, Teddy memperkirakan kembalinya 50 kapal tongkang ke pasar domestik bakal berpengaruh terhadap ketersediaan kapal pengangkut batu bara di dalam negeri sehingga berpotensi melebihi kebutuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Untuk mengatasinya, INSA meminta Dephub segera menutup pemberian izin permohonan pemakaian kapal asing (PPKA) tanpa menunggu tenggat asas cabotage untuk angkutan batu bara pada 1 Januari 2010. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Ganti bendera&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua DPP INSA Johnson W. Sutjipto mengatakan proses pergantian bendera kapal angkutan batu bara asing ke dalam negeri terus berlangsung hingga batas akhir penerapan asas cabotage pada 1 Januari 2010. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan saat ini sejumlah perusahaan masih mengoperasikan kapal berbendera asing, tetapi INSA terus membantu mereka untuk melakukan proses pergantian bendera. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Teddy menambahkan penambahan kapal tongkang dalam 3 tahun terakhir naik secara signifikan karena permintaan pengiriman kargo di dalam negeri, terutama komoditas batu bara naik rata-rata 20% per tahun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 02 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=02-OCT-2009&amp;amp;inw_id=697165&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5212970238319195200?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5212970238319195200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/muatan-tongkang-domestik-stabil.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5212970238319195200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5212970238319195200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/muatan-tongkang-domestik-stabil.html' title='Muatan tongkang domestik stabil'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1860358178542899174</id><published>2009-10-05T08:43:00.002+07:00</published><updated>2009-10-05T08:44:26.837+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSA diminta sediakan kapal lepas pantai'/><title type='text'>INSA diminta sediakan kapal lepas pantai</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;INSA diminta sediakan kapal lepas pantai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Perusahaan pelayaran nasional yang tergabung di dalam Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) diminta menjamin ketersediaan kapal berbendera Indonesia untuk mendukung kegiatan pengeboran minyak di laut. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Permintaan itu terungkap dalam acara sosialisasi asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) yang digelar oleh Departemen Perhubungan, baru-baru ini. Pertemuan itu dihadiri oleh sejumlah pengurus Asosiasi Pemboran Minyak dan Gas Bumi Indonesia (APMI) dan INSA. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam pertemuan itu, APMI menyampaikan rencana mereka hingga 2011 terkait dengan eksplorasi minyak dan kemungkinan pembangunan anjungan baru yang membutuhkan kapal nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, operator pengeboran migas itu menyampaikan tipe-tipe kapal yang dibutuhkan, sedangkan Dephub meminta agar mereka mau melakukan pergantian bendera dari asing menjadi Merah Putih. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP INSA Paulis A. Djohan yang hadir dalam pertemuan itu membenarkan APMI meminta INSA memberikan jaminan ketersediaan armada nasional untuk mendukung kegiatan pengeboran di laut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, menurut dia, organisasinya tidak bisa memberikan jaminan penuh ketersediaan armada berbendera Merah Putih karena tenggat penerapan asas cabotage sudah hampir berakhir. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Komitmen INSA terhadap APMI adalah membantu mereka menyukseskan pemenuhan ketentuan roadmap asas cabotage di sektor off shore paling lambat 1 Januari 2011. INSA siap membantu apa pun kesulitannya,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Dephub Leon Muhamad mengakui APMI meminta pelayaran nasional menyediakan kapal berbendera Merah Putih untuk mendukung kegiatan pengeboran migas di laut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Mereka [APMI] meminta INSA agar pada saat pemasangan peralatan pengeboran di laut tidak sampai memicu adanya masalah, terutama soal ketersediaan armada berbendera Merah Putih,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Komitmen APMI&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Leon mengungkapkan Dephub juga telah menerima komitmen APMI yang mendukung roadmap asas cabotage dan siap melakukan pergantian kapal dari mayoritas berbendera asing ke dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Terkait pergantian itu, paparnya, INSA diminta mencarikan kapal pendukung operasional anjungan sehingga pada saat pemasangan, ketersediaan armada berbendera Merah Putih mencukupi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Mereka [APMI] mengharapkan saat pemasangan anjungan di laut, INSA membantu menyediakan armada berbendera Merah Putih sesuai dengan yang dipersyaratkan di dalam roadmap asas cabotage,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 05 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=05-OCT-2009&amp;amp;inw_id=697438&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1860358178542899174?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1860358178542899174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/insa-diminta-sediakan-kapal-lepas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1860358178542899174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1860358178542899174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/10/insa-diminta-sediakan-kapal-lepas.html' title='INSA diminta sediakan kapal lepas pantai'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6546829539451919384</id><published>2009-09-17T08:21:00.003+07:00</published><updated>2009-09-17T08:28:15.409+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamat Idul Fitri 1430 H'/><title type='text'>Selamat Idul Fitri 1430 H</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/SrGPhexZkAI/AAAAAAAAABc/0q5Vfbj33co/s1600-h/Sywal+1430+H+copy.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 388px; height: 261px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/SrGPhexZkAI/AAAAAAAAABc/0q5Vfbj33co/s320/Sywal+1430+H+copy.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5382240835043168258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Tiada gembira yang menggelora, tiada senang yang mengangkasa, selain kita telah kembali pada fitrah dan ampunanNya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taqaballahu mina wa minkum, Selamat Idul Fitri 1430 H, Minal ‘Aidzin wal faizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6546829539451919384?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6546829539451919384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/selamat-idul-fitri-1430-h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6546829539451919384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6546829539451919384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/selamat-idul-fitri-1430-h.html' title='Selamat Idul Fitri 1430 H'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/SrGPhexZkAI/AAAAAAAAABc/0q5Vfbj33co/s72-c/Sywal+1430+H+copy.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3820031100348886112</id><published>2009-09-16T08:22:00.002+07:00</published><updated>2009-09-16T08:25:28.091+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana; font-weight: bold;" href="http://www.kontan.co.id/index.php/nasional/news/15347/Kalla-Minta-BUMN-Perhatikan-Pelayaran-Rakyat"&gt;Kalla Minta BUMN Perhatikan Pelayaran Rakyat    &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta BUMN dan perusahaan swasta memperbayak menggunakan jasa angkutan pelayaran rakyat (Pelra) untuk daerah-daerah tertentu, khususnya daerah terpencil yang tidak terjangkau perusahaan pelayaran modern.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Saya sudah kumpulkan perusahaan BUMN agar memerhatikan nasib pelayaran rakyat,” katanya saat membuka Musyawarah Nasional Asosiasi Pelra ke 11 di Istana Wapres, Selasa (9/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalla menyadari peranan pelra sangat penting untuk menggerakan perekonomian. Fungsi Pelra pun sulit digantikan dalam sistem perdagangan internasional maupun domestik. “Pelra harus dapat perhatian sehingga dapat merevitalisasi diri,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hadapan peserta Munas, Kalla menegaskan agar para perusahaan Pelra harus memperbarui peralatan dan sistem kerja, serta pelayanan mereka sesuai dengan perkembangan teknologi. Jangan hanya mengadandalkan uluran tangan pemerintah. “Jangan hanya mengeluh. Harus bisa cari solusi untuk bersaing dengan pelayaran modern,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib Pelra yang kian terhimpit, dinilai Kalla,sebagai dampak dari perkembangan zaman dan teknologi. Selain itu, volume perdagangan melalui transportasi laut juga terus meningkat setiap tahun. Otomatis, dibutuhkan kapal-kapal besar yang dapat mengangkut barang dalam jumlah&lt;br /&gt;banyak. Tak pelak, Pelra kian terpinggirkan. Oleh : Yohan Rubiyantoro &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kontan Online, 09 Juni 2009&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;http://www.kontan.co.id/index.php/nasional/news/15347/Kalla_Minta_BUMN_Perhatikan_Pelayaran_Rakyat&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3820031100348886112?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3820031100348886112/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/kalla-minta-bumn-perhatikan-pelayaran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3820031100348886112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3820031100348886112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/kalla-minta-bumn-perhatikan-pelayaran.html' title=''/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7313658200724448517</id><published>2009-09-16T08:19:00.001+07:00</published><updated>2009-09-16T08:22:44.969+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='5 BUMN diusulkan dilikuidasi'/><title type='text'>5 BUMN diusulkan dilikuidasi</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;5 BUMN diusulkan dilikuidasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Kementerian Negara BUMN mengusulkan untuk melikuidasi lima BUMN bentukan departemen pada masa lampau, yang dinilai kurang produktif, kepada pejabat menteri BUMN yang baru nanti. &lt;/span&gt;&lt;a id="publishButton" class="cssButton" href="javascript:void(0)" target="" onclick="if (this.className.indexOf(&amp;quot;ubtn-disabled&amp;quot;) == -1) {var e = document['stuffform'].publish;(e.length) ? e[0].click() : e.click(); if (window.event) window.event.cancelBubble = true; return false;}"&gt;&lt;div class="cssButtonOuter"&gt;&lt;div class="cssButtonMiddle"&gt;&lt;div class="cssButtonInner"&gt;Publish Post&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/a&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekretaris Menteri BUMN Said Didu mengatakan saat ini kementerian sedang menyusun laporan kinerja kementerian selama 5 tahun untuk periode masa jabatan 2004-2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam laporan itu akan dijabarkan pencapaian, kendala, dan kiat menangani problema kinerja sebanyak 140 BUMN di Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Laporan ini akan diserahkan ke Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 1 Oktober 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Said menyebutkan dari 140 BUMN itu, ada sebanyak lima BUMN yang dinilai kurang produktif sehingga perlu dilikuidasi. Mereka adalah PT Pradnya Paramita, PT Djakarta Lloyd, PT Survai Udara Penas, PT Industri Sandang Nusantara, dan Perum Produksi Film Negara (PPFN). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"BUMN ini asetnya kecil-kecil, tapi sulit dilikuidasi," ujarnya saat ditemui di kantornya, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia memaparkan kelima BUMN itu adalah bentukan departemen pada masa lampau. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pradnya Paramita misalnya, adalah perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan penerbitan bentukan Depdiknas dan Balai Pustaka. Aset pemilik toko buku Pradnya Paramita itu tercatat sebesar Rp4 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Lalu ada Survai Udara Penas, yang merupakan BUMN bentukan Tentara Nasional Indonesia, tercatat mempunyai aset senilai Rp7,5 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;PPFN, yang hanya memproduksi film anak-anak Si Unyil, merupakan bentukan Departemen Penerangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Nilai aset BUMN ini lebih besar dari yang lainnya yakni Rp31 miliar, sebagian besar berkat nilai tanah dan bangunan tempat PPFN berdiri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Terlilit masalah&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ada pula Industri Sandang yang terlilit masalah karena sektor industri tekstil yang terpuruk. Kendati demikian, Said menilai BUMN dengan permasalahan terberat adalah PT Perusahaan Listrik Negara. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Itu karena belum ada kebijakan yang memungkinan BUMN itu melaksanakan fungsinya sebagai penyedia listrik, sekaligus menjadikannya sebagai perusahaan yang sehat sehingga bisa berinvestasi. Kebijakan masih tambal sulam," tuturnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Untuk itu, dia menilai ke depan perlu ada kesamaan visi mengenai arah pengembangan BUMN. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, saat ini kepentingan sektoral masih banyak yang lebih menonjol dibandingkan dengan upaya menyelesaikan permasalahan BUMN secara tuntas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Pudji Lestari&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 12 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A15&amp;amp;cdate=12-SEP-2009&amp;amp;inw_id=695490&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7313658200724448517?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7313658200724448517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/5-bumn-diusulkan-dilikuidasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7313658200724448517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7313658200724448517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/5-bumn-diusulkan-dilikuidasi.html' title='5 BUMN diusulkan dilikuidasi'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3889570768076816626</id><published>2009-09-16T08:15:00.003+07:00</published><updated>2009-09-16T08:19:45.119+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyeberangan terancam stagnan'/><title type='text'>Penyeberangan terancam stagnan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Penyeberangan terancam stagnan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;AKARTA: Ancaman stagnasi masih membayangi angkutan penyeberangan, terutama pada saat puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, kendati pemerintah telah menyiapkan 119 armada di tujuh lintasan padat. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua DPP Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Syarifuddin Mallarangan mengatakan operator kapal penyeberangan telah menyiapkan armada sesuai dengan kebutuhan angkutan Lebaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, katanya, operator tidak bisa menjamin angkutan penyeberangan terhindar dari stagnasi atau penumpukan kendaraan karena kondisi infrastruktur pelabuhan tidak seimbang dibandingkan dengan ketersediaan armada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Syarifuddin menjelaskan tidak semua armada dapat dioperasikan pada saat puncak arus mudik terjadi keterbatasan dermaga. "Walaupun kapal disiapkan, tetapi tidak semua bisa beroperasi karena dermaga terbatas," katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sebagai contoh, tuturnya, di lintasan Merak-Bakauheni diperkirakan 6-8 kapal menganggur saat puncak arus mudik karena kapasitas dermaga tidak mampu menampung kegiatan bongkar muat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Keterbatasan dermaga juga terlihat di lintasan Padangbai-Lembar, Ketapang-Gilimanuk, Palembang-Muntok, dan Bajoe-Kolaka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Operasi PT Indonesia Ferry ASDP Pambudi Husodo mengatakan kondisi dermaga IV dan pelengsengan di Bakauheni sudah siap dioperasikan mulai awal pekan ini kendati dengan kapasitas terbatas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Departemen Perhubungan meminta komitmen maskapai penerbangan dalam memanfaatkan izin penerbangan (flight approval) tambahan selama masa angkutan Lebaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Angkutan Udara Dephub Tri S. Sunoko mengatakan maskapai yang meminta penerbangan tambahan harus secara bijak melakukan rotasi pesawat sehingga tetap bisa konsisten memberikan pelayanan terbaik di tengah padatnya jadwal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kami tadi pagi [kemarin] sudah mengumpulkan seluruh maskapai. Intinya, kami minta agar flight approval digunakan sebaik-baiknya, jangan ada penundaan penerbangan yang berlebihan, apalagi pembatalan." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Penerbangan tambahan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hingga kemarin, Dephub telah menyetujui 768 permintaan penerbangan tambahan dengan kapasitas 286.589 kursi penumpang. Izin penerbangan itu diberikan khusus selama 14-29 September 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Tri memaparkan Dephub tidak akan membatasi permintaan penerbangan tambahan dari maskapai, tetapi dia mengingatkan maskapai harus mengetahui kemampuannya sebelum meminta tambahan penerbangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dari Semarang, arus mudik Lebaran penumpang bus melalui Terminal Terboyo mulai terlihat pada H-7 dengan kenaikan 70% dibandingkan dengan kondisi normal, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala Unit Pengelola Terminal Terboyo Semarang Ganin Bimantoro mengatakan jumlah penumpang bus pada H-7 Lebaran sekitar 2.600 orang, sedangkan pada kondisi normal hanya 1.500 orang per hari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Jabar memperkirakan tarif angkutan bus ekonomi pada Lebaran 2009 naik 50% dan bus nonekonomi naik hingga 100% dibandingkan dengan hari biasa. (k37/k43/ k45/Raydion Subiantoro) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 16 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=16-SEP-2009&amp;amp;inw_id=695949&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3889570768076816626?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3889570768076816626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/penyeberangan-terancam-stagnan_16.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3889570768076816626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3889570768076816626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/penyeberangan-terancam-stagnan_16.html' title='Penyeberangan terancam stagnan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5060063691244184970</id><published>2009-09-16T08:15:00.000+07:00</published><updated>2009-09-16T08:17:54.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Penyeberangan terancam stagnan'/><title type='text'>Penyeberangan terancam stagnan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;color:#000000;"&gt;Penyeberangan terancam stagnan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;J&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;AKARTA: Ancaman stagnasi masih membayangi angkutan penyeberangan, terutama pada saat puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, kendati pemerintah telah menyiapkan 119 armada di tujuh lintasan padat. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Ketua DPP Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Syarifuddin Mallarangan mengatakan operator kapal penyeberangan telah menyiapkan armada sesuai dengan kebutuhan angkutan Lebaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Namun, katanya, operator tidak bisa menjamin angkutan penyeberangan terhindar dari stagnasi atau penumpukan kendaraan karena kondisi infrastruktur pelabuhan tidak seimbang dibandingkan dengan ketersediaan armada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Syarifuddin menjelaskan tidak semua armada dapat dioperasikan pada saat puncak arus mudik terjadi keterbatasan dermaga. "Walaupun kapal disiapkan, tetapi tidak semua bisa beroperasi karena dermaga terbatas," katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Sebagai contoh, tuturnya, di lintasan Merak-Bakauheni diperkirakan 6-8 kapal menganggur saat puncak arus mudik karena kapasitas dermaga tidak mampu menampung kegiatan bongkar muat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Keterbatasan dermaga juga terlihat di lintasan Padangbai-Lembar, Ketapang-Gilimanuk, Palembang-Muntok, dan Bajoe-Kolaka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Direktur Operasi PT Indonesia Ferry ASDP Pambudi Husodo mengatakan kondisi dermaga IV dan pelengsengan di Bakauheni sudah siap dioperasikan mulai awal pekan ini kendati dengan kapasitas terbatas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Sementara itu, Departemen Perhubungan meminta komitmen maskapai penerbangan dalam memanfaatkan izin penerbangan (flight approval) tambahan selama masa angkutan Lebaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Direktur Angkutan Udara Dephub Tri S. Sunoko mengatakan maskapai yang meminta penerbangan tambahan harus secara bijak melakukan rotasi pesawat sehingga tetap bisa konsisten memberikan pelayanan terbaik di tengah padatnya jadwal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;"Kami tadi pagi [kemarin] sudah mengumpulkan seluruh maskapai. Intinya, kami minta agar flight approval digunakan sebaik-baiknya, jangan ada penundaan penerbangan yang berlebihan, apalagi pembatalan." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Penerbangan tambahan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Hingga kemarin, Dephub telah menyetujui 768 permintaan penerbangan tambahan dengan kapasitas 286.589 kursi penumpang. Izin penerbangan itu diberikan khusus selama 14-29 September 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Tri memaparkan Dephub tidak akan membatasi permintaan penerbangan tambahan dari maskapai, tetapi dia mengingatkan maskapai harus mengetahui kemampuannya sebelum meminta tambahan penerbangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Dari Semarang, arus mudik Lebaran penumpang bus melalui Terminal Terboyo mulai terlihat pada H-7 dengan kenaikan 70% dibandingkan dengan kondisi normal, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Kepala Unit Pengelola Terminal Terboyo Semarang Ganin Bimantoro mengatakan jumlah penumpang bus pada H-7 Lebaran sekitar 2.600 orang, sedangkan pada kondisi normal hanya 1.500 orang per hari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Sementara itu, Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Jabar memperkirakan tarif angkutan bus ekonomi pada Lebaran 2009 naik 50% dan bus nonekonomi naik hingga 100% dibandingkan dengan hari biasa. (k37/k43/ k45/Raydion Subiantoro) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 16 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=16-SEP-2009&amp;amp;inw_id=695949&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5060063691244184970?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5060063691244184970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/penyeberangan-terancam-stagnan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5060063691244184970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5060063691244184970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/penyeberangan-terancam-stagnan.html' title='Penyeberangan terancam stagnan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4661771513773517285</id><published>2009-09-15T08:10:00.003+07:00</published><updated>2009-09-15T08:13:20.193+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NTB Minta Pelayaran Lombok-Jawa Diaktifkan'/><title type='text'>NTB Minta Pelayaran Lombok-Jawa Diaktifkan</title><content type='html'>&lt;h2 class="contentheading"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 class="contentheading"&gt;&lt;a href="http://www.sasak.org/berita/ekonomi/1223-ntb-minta-pelayaran-lombok-jawa-diaktifkan.html" class="contentpagetitle"&gt;NTB Minta Pelayaran Lombok-Jawa Diaktifkan&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Mataram [Sasak.Org] &lt;/strong&gt;Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi mengusulkan agar rute penyebrangan laut Lembar, Mataram - Tanjung Perak, Surabaya, diaktifkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, rute penyebrangan Lembar-Tanjung Perak itu dapat berdampak pada peningkatan perekonomian NTB. "Rute Lembar-Tanjung Perak itu dulu pernah ada," kata Zainul Majdi dihadapan Menteri Perhubungan Jusman Syafi'i Djamal di Mataram, Minggu 5 September 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, saat ini mobilitas penyebrangan hanya bisa melalui Denpasar, Bali, sehingga akses perdagangan menuju pulau Jawa terhambat. Selain itu dengan diaktifkannya rute penyebrangan Lembar - Tanjung Perak diharapkan dapat menghemat biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zainul juga mengusulkan agar armada kapal yang melayani rute Jawa - Madura dapat dipindahkan untuk melayani penyebrangan Lembar - Tanjung Perak tersebut. Apalagi lanjut Zainul banyak armada kapal yang fungsinya tidak optimal menyusul pengoperasian jembatan Suramadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi hal itu Menteri Perhubungan Djusman Syafi'i Djamal menyatakan akan berkoordinasi dengan PT Pelni untuk membuka jalur penyebrangan laut Lembar - Tanjung Perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menhub menegaskan pengoperasian armada kapal Jawa-Madura tidak dapat dipindahkan karena kapasitas kapal tidak sesuai dengan rute tersebut. "Perlu persiapan lebih matang dan koordinasi,kalau untuk rute Lembar-Tanjung Perak itu butuh kapal yang besar dan tidak bisa menggunakan kapal seperti yang melayani Surabaya-Madura," kata Djusman di hadapan peseta koordinasi persiapan arus mudik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menteri Perhubungan Djusman Syafi'i Djamal berada di NTB untuk memeriksa persiapan angkutan lebaran di Bali dan NTB. Pemudik pada Lebaran tahun ini di Indonesia mencapai 16.248 ribu orang atau meningkat 6,11 persen dari tahun lalu yang mencapai 15.312 ribu orang. &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy56842 = 'h&amp;#97;d&amp;#105;.s&amp;#117;pr&amp;#97;pt&amp;#111;' + '&amp;#64;';  addy56842 = addy56842 + 'v&amp;#105;v&amp;#97;n&amp;#101;ws' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy56842 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:hadi.suprapto@vivanews.com"&gt;hadi.suprapto@vivanews.com.  &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Laporan: Edy Gustan l Mataram&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span id="text_closed"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span id="text_closed"&gt;• VIVAnews &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;Sasak.org, 06 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.sasak.org/berita/ekonomi/1223-ntb-minta-pelayaran-lombok-jawa-diaktifkan.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4661771513773517285?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4661771513773517285/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/ntb-minta-pelayaran-lombok-jawa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4661771513773517285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4661771513773517285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/ntb-minta-pelayaran-lombok-jawa.html' title='NTB Minta Pelayaran Lombok-Jawa Diaktifkan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3398678312772445788</id><published>2009-09-15T08:03:00.001+07:00</published><updated>2009-09-15T08:08:52.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menhub Minta Pelayaran Rakyat Disiplin'/><title type='text'>Menhub Minta Pelayaran Rakyat Disiplin</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;Menhub Minta Pelayaran Rakyat Disiplin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews -&lt;/strong&gt; Menteri Perhubungan Djusman Sjafii Djamal meminta pelayaran rakyat untuk disiplin dan patuh pada administrator pelabuhan saat mudik Lebaran 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biasanya nahkoda pelayaran rakyat lebih berani daripada pelabuhan umum. Dalam kondisi apapun main berangkat saja," kata Djusman saat Rapat Koordinasi Persiapan Lebaran 2009 di kantornya, Jumat 11 September 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sebanyak 1.500 unit kapal pelayaran rakyat siap mengangkut pemudik. "Saya minta mereka selalu mengkoordinasikan kelayakan kapal dan patuh pada administrator pelabuhan dan syah bandar," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djusman juga meminta agar organisasi pelabuhan rakyat bisa bekerjasama dengan pemerintah untuk memperlancar arus penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Djusman meminta agar BMG setiap hari menginformasikan prediksi cuaca, terutama untuk pelayaran. "Cuaca buruk akibat asap di beberapa daerah agar dikomunikasikan dan disebarluaskan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kesuksesan arus mudik melalui darat menurutnya bertumpu pada sinergi bersama yang ujung tombaknya di Kepolisian dalam manajemen lalu lintas dan Operasi Ketupat Lebaran 2009. "Itu karena&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;sarana dan prasarana kita posisinya suplai melebihi demand," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemudik roda dua akan diatur dalam sistim berkelompok dan Kepolisian akan melakukan mekanisme buka tutup jalan untuk memperlancar arus di daerah potensi kemacetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di daerah rawan longsor, pihaknya sudah meminta Menteri Pekerjaan Umum untuk menempatkan beberapa alat berat pada daerah yang berpotensi longsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk keluhan Organda yang banyak terjadi pungli, baik oleh Dinas Perhubungan maupun aparat lainnya, saya minta untuk segera melaporkan ke Kepolisian agar bisa dilakukan tindakan," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plt. Menteri Perekonomian Sri Mulyani menambahkan persiapan kali ini akan cukup berat mengingat permintaan Presiden SBY yang menghendaki kelancaran Lebaran tahun ini harus lebih baik dari tahun lalu. "Lebih berat karena tahun lalu sudah cukup baik untuk melayani pemudik," kata dia di kesempatan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sri Mulyani menekankan pemerintah berkonsentrasi pada 10 provinsi yang terpusat dengan kegiatan cukup tinggi. Selain mengerahkan Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, Menteri ESDM, Menteri Dalam Negeri, Menteri Komunikasi dan Informasi, dalam persiapan lebaran juga melibatkan secara aktif pihak Kepolisian RI dan Panglima TNI, serta BMG, YLKI, Pelayaran Rakyat, Organda, dan BUMN-BUMN yang bersinggungan. (Oleh : Ita Lismawati F. Malau, Elly Setyo Rini) &lt;span id="text_closed"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span id="text_closed"&gt;VIVAnews&lt;/span&gt;, 12 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://nasional.vivanews.com/news/read/89795-menhub_minta_pelayaran_rakyat_disiplin&lt;/p&gt; &lt;span id="text_closed"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3398678312772445788?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3398678312772445788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/menhub-minta-pelayaran-rakyat-disiplin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3398678312772445788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3398678312772445788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/menhub-minta-pelayaran-rakyat-disiplin.html' title='Menhub Minta Pelayaran Rakyat Disiplin'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7780538712620981552</id><published>2009-09-15T07:58:00.003+07:00</published><updated>2009-09-15T08:03:20.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dephub ubah rute pelayaran antisipasi arus puncak'/><title type='text'>Dephub ubah rute pelayaran antisipasi arus puncak</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana; font-weight: bold;" href="http://www.primaironline.com/berita/detail.php?catid=Sosial&amp;amp;artid=dephub-ubah-rute-pelayaran-antisipasi-arus-puncak#"&gt;Dephub ubah rute pelayaran antisipasi arus puncak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Depertemen Perhubungan akan mengubah rute perjalanan kapal laut di kawasan Indonesia Timur untuk mengantisipasi padatnya jalur pelayaran akibat puncak arus mudi dan arus balik pada musim lebaran tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harus ada pemetaan kalau perlu digeser rute-rutenya di daerah timur. Karena disana banyak Nasrani yang tidak merayakan lebaran. Seperti Papua dan Maluku," kata Direktur Jenderal Perhubungan laut Departemen Perhubungan (Dirjen Hubla Dephub) Sunaryo, di Gedung Dephub, Jakarta, Kamis (3/9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, puncak puncak arus mudik pengguna transpotasi kapal laut pada lebaran tahun ini terjadi pada H-2 atau 19 September. Sedangkan, lanjut dia, untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+3 atau 25 September 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh karena itu apabila diperlukan akan dioperasikan armada laut tambahan dan bantuan armada dari TNI AL," jelas dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Sunaryo meminta seluruh operator laut untuk menerapkan standar keselamatan dan keamanan penumpang dengan menyiapkan pelampung, sekoci, dan kesiapan kapal untuk dioperasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;(new)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Primaironline, 03 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.primaironline.com/berita/detail.php?catid=Sosial&amp;amp;artid=dephub-ubah-rute-pelayaran-antisipasi-arus-puncak&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7780538712620981552?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7780538712620981552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/dephub-ubah-rute-pelayaran-antisipasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7780538712620981552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7780538712620981552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/dephub-ubah-rute-pelayaran-antisipasi.html' title='Dephub ubah rute pelayaran antisipasi arus puncak'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5996040336760418214</id><published>2009-09-15T07:53:00.002+07:00</published><updated>2009-09-15T07:57:49.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi ke forwarder segera diatur'/><title type='text'>Subsidi ke forwarder segera diatur</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Subsidi ke &lt;i&gt;forwarder&lt;/i&gt; segera diatur&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Subsidi dalam satu induk usaha picu persaingan tidak sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Pemerintah diminta segera membuat regulasi yang melarang pemberian subsidi dari perusahaan pelayaran ke forwarder dalam satu induk usaha karena memicu persaingan tidak sehat. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Vice President Operations and Customer Service PT Repex Wahana (RPX Group) M. Kadrial mengatakan strategi bisnis melalui pemberian subsidi menimbulkan persaingan yang tidak sehat karena perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran sekaligus forwarding bisa memberikan tarif jauh di bawah harga pasar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Pemberian subsidi jelas merugikan bagi forwarder yang tidak terafiliasi dengan shipping line [perusahaan pelayaran], karena pemilik barang jelas akan lebih memilih tarif yang lebih rendah,” katanya seusai acara penerimaan sertifikat Occupational Health and Safety Assessment Series (OHSAS) 18001:2007 dari Tuv Nord Indonesia ke RPX Group, baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan sama seperti tarif angkut peti kemas, tarif jasa forwarding kini dalam kondisi perang tarif karena volume kiriman anjlok, terutama ke luar negeri &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Baik pengiriman lewat laut maupun udara, saat ini mengalami perang tarif karena volume pengiriman sedikit. Hal ini harus dihentikan demi kelangsungan bisnis. Kami akan menyampaikan permintaan ini secara resmi ke asosiasi,” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, papar Kadrial, pihaknya juga akan menyiasati perang tarif dengan meningkatkan pelayanan kepada konsumen. “Salah satu jalan adalah kami harus selalu fokus pada kualitas dan layanan guna meningkatkan loyalitas pelanggan,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kadrial menambahkan Departemen Perhubungan sebaiknya hanya membuat regulasi agar tidak ada subsidi kepada perusahaan forwarder, tetapi tidak ikut menentukan tarif batas atas dan bawah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Besarnya tarif tidak bisa ditentukan oleh pemerintah karena itu kan bersifat business-to-business,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Tidak berwenang&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala Pusat Komunikasi Publik Dephub Bambang S. Ervan menegaskan departemennya tidak mempunyai wewenang untuk mengeluarkan suatu regulasi yang memperbolehkan suatu perusahaan memberikan subsidi ke unit usaha lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Bukan domain Dephub untuk mengatur hal-hal seperti itu. Dephub hanya membuat regulasi dari sisi teknis operasional saja,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, apabila ada ketidakpuasan dari pelaku usaha sejenis atas kejadian di lapangan, hal itu bisa dilaporkan ke instansi yang lebih berwenang, yakni Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Terkait dengan masalah pelayanan sebetulnya ada dua macam, yakni pelayanan itu sendiri dan masalah tarif. Sebetulnya apabila tarif bisa ditekan itu bagus bagi pelanggan, tetapi juga perlu diingat supaya tidak terjadi monopoli. Kalau ada indikasi monopoli, bisa dilaporkan ke KPPU,” tutur Bambang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Gabungan Forwarder, Logistik, dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Iskandar Zulkarnain menuturkan sah-sah saja jika ada forwarder yang mendapat subsidi dari perusahaan pelayaran yang terafiliasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, pola subsidi itu merupakan salah satu strategi bisnis yang legal untuk bisa bersaing dengan perusahaan forwarder lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Itu sah-sah saja karena dikategorikan sebagai subsidi silang. Mungkin saja karena mereka mau bisa bersaing secara tarif, dalam artian lebih baik dibandingkan dengan forwarder lainnya,” tutur Iskandar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menanggapi keluhan dari forwarder yang tidak terafiliasi dengan perusahaan pelayaran, Iskandar mengatakan jumlah shipping line yang mempunyai forwarder tidak banyak, sehingga permasalahan subsidi tidak perlu dikhawatirkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menegaskan bisnis forwarding sangat kompleks sehingga perusahaan pelayaran enggan untuk membuat perusahaan forwarder. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kompleks dalam artian banyak dokumen yang harus diurus dan membutuhkan sumber daya manusia tambahan.” &lt;i&gt;(raydion@ bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 15 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=15-SEP-2009&amp;amp;inw_id=695783&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5996040336760418214?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5996040336760418214/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/subsidi-ke-forwarder-segera-diatur_15.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5996040336760418214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5996040336760418214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/subsidi-ke-forwarder-segera-diatur_15.html' title='Subsidi ke forwarder segera diatur'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7242943301518518227</id><published>2009-09-15T07:53:00.000+07:00</published><updated>2009-09-15T07:54:43.697+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Subsidi ke forwarder segera diatur'/><title type='text'>Subsidi ke forwarder segera diatur</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;color:#000000;"&gt;Subsidi ke &lt;i&gt;forwarder&lt;/i&gt; segera diatur&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;small&gt;Subsidi dalam satu induk usaha picu persaingan tidak sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;JAKARTA: Pemerintah diminta segera membuat regulasi yang melarang pemberian subsidi dari perusahaan pelayaran ke forwarder dalam satu induk usaha karena memicu persaingan tidak sehat. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Vice President Operations and Customer Service PT Repex Wahana (RPX Group) M. Kadrial mengatakan strategi bisnis melalui pemberian subsidi menimbulkan persaingan yang tidak sehat karena perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran sekaligus forwarding bisa memberikan tarif jauh di bawah harga pasar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Pemberian subsidi jelas merugikan bagi forwarder yang tidak terafiliasi dengan shipping line [perusahaan pelayaran], karena pemilik barang jelas akan lebih memilih tarif yang lebih rendah,” katanya seusai acara penerimaan sertifikat Occupational Health and Safety Assessment Series (OHSAS) 18001:2007 dari Tuv Nord Indonesia ke RPX Group, baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Dia mengungkapkan sama seperti tarif angkut peti kemas, tarif jasa forwarding kini dalam kondisi perang tarif karena volume kiriman anjlok, terutama ke luar negeri &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Baik pengiriman lewat laut maupun udara, saat ini mengalami perang tarif karena volume pengiriman sedikit. Hal ini harus dihentikan demi kelangsungan bisnis. Kami akan menyampaikan permintaan ini secara resmi ke asosiasi,” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Selain itu, papar Kadrial, pihaknya juga akan menyiasati perang tarif dengan meningkatkan pelayanan kepada konsumen. “Salah satu jalan adalah kami harus selalu fokus pada kualitas dan layanan guna meningkatkan loyalitas pelanggan,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Kadrial menambahkan Departemen Perhubungan sebaiknya hanya membuat regulasi agar tidak ada subsidi kepada perusahaan forwarder, tetapi tidak ikut menentukan tarif batas atas dan bawah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Besarnya tarif tidak bisa ditentukan oleh pemerintah karena itu kan bersifat business-to-business,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tidak berwenang&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Kepala Pusat Komunikasi Publik Dephub Bambang S. Ervan menegaskan departemennya tidak mempunyai wewenang untuk mengeluarkan suatu regulasi yang memperbolehkan suatu perusahaan memberikan subsidi ke unit usaha lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Bukan domain Dephub untuk mengatur hal-hal seperti itu. Dephub hanya membuat regulasi dari sisi teknis operasional saja,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Menurut dia, apabila ada ketidakpuasan dari pelaku usaha sejenis atas kejadian di lapangan, hal itu bisa dilaporkan ke instansi yang lebih berwenang, yakni Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Terkait dengan masalah pelayanan sebetulnya ada dua macam, yakni pelayanan itu sendiri dan masalah tarif. Sebetulnya apabila tarif bisa ditekan itu bagus bagi pelanggan, tetapi juga perlu diingat supaya tidak terjadi monopoli. Kalau ada indikasi monopoli, bisa dilaporkan ke KPPU,” tutur Bambang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Ketua Gabungan Forwarder, Logistik, dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Iskandar Zulkarnain menuturkan sah-sah saja jika ada forwarder yang mendapat subsidi dari perusahaan pelayaran yang terafiliasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Menurut dia, pola subsidi itu merupakan salah satu strategi bisnis yang legal untuk bisa bersaing dengan perusahaan forwarder lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Itu sah-sah saja karena dikategorikan sebagai subsidi silang. Mungkin saja karena mereka mau bisa bersaing secara tarif, dalam artian lebih baik dibandingkan dengan forwarder lainnya,” tutur Iskandar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Menanggapi keluhan dari forwarder yang tidak terafiliasi dengan perusahaan pelayaran, Iskandar mengatakan jumlah shipping line yang mempunyai forwarder tidak banyak, sehingga permasalahan subsidi tidak perlu dikhawatirkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Dia menegaskan bisnis forwarding sangat kompleks sehingga perusahaan pelayaran enggan untuk membuat perusahaan forwarder. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Kompleks dalam artian banyak dokumen yang harus diurus dan membutuhkan sumber daya manusia tambahan.” &lt;i&gt;(raydion@ bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 15 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=15-SEP-2009&amp;amp;inw_id=695783&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7242943301518518227?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7242943301518518227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/subsidi-ke-forwarder-segera-diatur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7242943301518518227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7242943301518518227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/subsidi-ke-forwarder-segera-diatur.html' title='Subsidi ke forwarder segera diatur'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-8077343668012716103</id><published>2009-09-14T07:34:00.001+07:00</published><updated>2009-09-14T07:36:26.392+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Izin pelayaran rakyat diperketat'/><title type='text'>Izin pelayaran rakyat diperketat</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Izin pelayaran rakyat diperketat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan memperketat izin berlayar bagi kapal pelayaran rakyat (pelra) untuk mengangkut penumpang dan barang selama musim Lebaran tahun ini. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menhub Jusman Syafii Djamal mengatakan kebijakan itu terkait dengan maraknya kecelakaan kapal pelra di Indonesia akibat lemahnya pengawasan di lapangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Pelra kami harus tertibkan. Pelra keluar dari dermaga yang ada syahbandar, tetapi terus mampir-mampir. Dari setiap mampir itu bisa saja menambah penumpang sehingga menyebabkan muatan tak sesuai dengan manifes,” ujarnya, akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Menhub, pihaknya telah menginstruksikan Dirjen Perhubungan Laut Sunaryo mengawasi keluarnya izin berlayar bagi kapal pelra dari Dinas Perhubungan di daerah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Jusman mengungkapkan sampai saat ini Asosiasi Pelayaran Rakyat telah menyiapkan sedikitnya 1.500 unit kapal untuk mengangkut pemudik selama Lebaran 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia memaparkan pihaknya akan mengenakan sanksi kepada kepala administrator pelabuhan, kepala kantor pelabuhan, dan syahbandar jika mengeluarkan izin berlayar bagi pelra tanpa mempertimbangkan manifes. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kalau naikkan penumpang harus sesuai manifes. Kalau bawa barang, dia [pelra] tak ada asuransinya. Kalau lalai, [syahbandar] biasanya dimutasi,” tegas Menhub. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Jembatan Suramadu&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, volume penumpang kapal penyeberangan di Jawa Timur pada musim Lebaran tahun ini diperkirakan merosot 22% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 854.452 orang seiring dengan beroperasinya Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kabid Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan dan LLAJ Jawa Timur B. Suryo Manggolo menuturkan meskipun penumpang feri di lintasan Ujung (Surabaya)-Kamal (Madura) diperkirakan turun, pihaknya tetap menyiapkan tiga kapal cadangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Penurunan jumlah penumpang ASDP [angkutan sungai, danau, dan penyeberangan] memang disebabkan karena beroperasinya Jembatan Suramadu,” ujarnya di sela-sela pemaparan kesiapan angkutan Lebaran kepada Komisi V DPR di Surabaya, akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua Umum Indonesian Ferry Company Association (Infa) Bambang Harjo menuturkan jumlah penumpang feri di Ujung-Kamal berkontribusi sebesar 60% dari seluruh lintasan penyeberangan di Jawa Timur. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Sebetulnya, menurut perkiraan kami, penurunan jumlah penumpang akan mencapai 30%, sedangkan kendaraan roda dua turun 60% dan mobil anjlok hingga 85%,” paparnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Marga Operasional Surabaya-Gempol dan Suramadu Agus Purnomo memperkirakan pada hari H Lebaran antrean masuk pintu tol Suramadu bisa mencapai 1km. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Ini merupakan Lebaran pertama kali setelah Suramadu beroperasi. Kami perkirakan kepadatan kendaraan bermotor akan setara dengan jumlah terbanyak pada 5 Juli 2009, yakni 60.000 unit,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Hendra Wibawa &amp;amp; Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 14 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=14-SEP-2009&amp;amp;inw_id=695621&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-8077343668012716103?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/8077343668012716103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/izin-pelayaran-rakyat-diperketat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8077343668012716103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8077343668012716103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/izin-pelayaran-rakyat-diperketat.html' title='Izin pelayaran rakyat diperketat'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-8799605830442689436</id><published>2009-09-08T08:26:00.001+07:00</published><updated>2009-09-08T08:27:54.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jalur Pelayaran di Pulau Jawa Cukup Kondusif'/><title type='text'>Jalur Pelayaran di Pulau Jawa Cukup Kondusif</title><content type='html'>&lt;h2 style="font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jalur Pelayaran di Pulau Jawa Cukup Kondusif&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;b&gt;Kapanlagi.com&lt;/b&gt; - Jalur pelayaran di perairan utara dan selatan Pulau Jawa dalam dua hari ini dinyatakan cukup kondusif.&lt;p&gt;Kepala Seksi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Muhammad Effendi, di Surabaya, Selasa (1/9), menyebutkan, ketinggian gelombang Laut Jawa pada tanggal 1-2 September 2009 berkisar 0,8-2,5 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, ketinggian gelombang di Perairan Bawean (1,5-2,5 meter), Perairan Kepulauan Kangean (0,8-2,0 meter), Selat Bali (0,3-2,5 meter), dan Selat Madura (0,3-1,3 meter), sedangkan ketinggian gelombang di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah selatan Pulau Jawa mencapai 2,0-3,0 meter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Demikian halnya dengan jalur penerbangan, selama dua hari ini cukup kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prakirawan BMKG Juanda Agus Tri Suhono, mengatakan, tidak ada perubahan kondisi cuaca yang terlalu signifikan yang memengaruhi aktivitas penerbangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Hal ini juga terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia, kecuali Sumatera Barat, Papua, dan Kalimantan Barat karena terdapat awan yang diperkirakan dapat sedikit mengganggu aktivitas penerbangan," katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cuaca wilayah Jatim berdasarkan analisis medan angin dan pantauan data citra satelit pada umumnya berawan. Angin diperkirakan akan bertiup dari arah timur laut-tenggara dengan kecepatan 08-35 kilometer per jam dengan suhu udara berkisar 15-35 derajat Celcius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebutkan, di Madiun, Pacitan, Sumenep, Bawean, Nganjuk, dan Jember cuaca cerah, sedangkan di Malang, Pasuruan, Blitar dan Banyuwangi cuaca berawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara cuaca di Surabaya dan sekitarnya cerah berawan, angin bertiup dari arah timur-tenggara, suhu udara berkisar antara 23-34 derajat Celcius dengan kelembaban 41-90%.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jarak pandang 4-10 kilometer, matahari diperkirakan akan terbit pukul 05.29 WIB dan terbenam pukul 17.28 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Air laut pasang pada hari Selasa maksimum mencapai ketinggian 80 centimeter yang diperkirakan terjadi pada pukul 08.00 WIB. Air laut baru akan surut hingga 110 centimeter yang akan terjadi pada pukul 16.00 WIB.&lt;/p&gt;Pada hari Rabu (2/9) air laut pasang maksimum terjadi pada pukul 09.00 WIB dengan ketinggian 60 centimeter dan baru surut pada pukul 16.00 WIB mencapai 110 centimeter. &lt;b&gt;(kpl/meg)&lt;/b&gt;             &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapanlagi.com. 01 September 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.kapanlagi.com/h/jalur-pelayaran-di-pulau-jawa-cukup-kondusif.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-8799605830442689436?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/8799605830442689436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/jalur-pelayaran-di-pulau-jawa-cukup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8799605830442689436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8799605830442689436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/jalur-pelayaran-di-pulau-jawa-cukup.html' title='Jalur Pelayaran di Pulau Jawa Cukup Kondusif'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-8837813106243724664</id><published>2009-09-08T08:24:00.002+07:00</published><updated>2009-09-08T08:26:09.849+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='50 Tongkang RI segera garap muatan domestik'/><title type='text'>50 Tongkang RI segera garap muatan domestik</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;50 Tongkang RI segera garap muatan domestik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Dephub diminta tutup izin kapal asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sedikitnya 50 kapal tongkang berbendera Indonesia yang mengangkut komoditas pasir dari Vietnam dan Kamboja ke Singapura diperkirakan kembali menggarap muatan dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Tongkang dan Tug Boat DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Teddy Yusaldi mengatakan kapal milik perusahaan nasional itu segera menggarap muatan domestik karena Singapura mulai membatasi impor pasir. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan mulai bulan ini pasir yang masuk ke Singapura menghadapi hambatan setelah pemerintah negara tetangga itu mengeluarkan regulasi yang membatasi volume impor pasir dari Vietnam dan Kamboja. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Akibatnya, jumlah kapal tongkang Indonesia yang beroperasi mengangkut pasir dari Vietnam dan Kamboja terpaksa dipangkas karena muatan berkurang. Mereka dipastikan segera kembali ke Indonesia,” katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, kebijakan Pemerintah Singapura yang membatasi impor pasir menyebabkan muatan tongkang berkurang sehingga kapal-kapal berbendera Indonesia terancam berhenti beroperasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Teddy menjelaskan dengan kondisi itu, 50 kapal tongkang asal Indonesia diprediksi kembali menggarap muatan dalam negeri kendati angkutan batu bara di pasar domestik masih stabil, sedangkan pangsa semen dan pabrik kertas stagnan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan penambahan kapal tongkang dalam 3 tahun terakhir naik secara signifikan karena permintaan pengiriman kargo di dalam negeri, terutama komoditas batu bara naik rata-rata 20% per tahun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Saat krisis global, muatan di domestik lesu sehingga operator melirik angkutan pasir ke Singapura. Angkutan pasir dari Vietnam dan Kamboja sempat bagus, tetapi September ini mulai ada pembatasan dari Singapura sehingga pasar domestik jadi incaran,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Teddy menjelaskan kembalinya 50 kapal tongkang menggarap pasar domestik dipastikan berpengaruh terhadap ketersediaan kapal pengangkut batu bara di dalam negeri yang akan melebihi kebutuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Tutup izin&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dengan kondisi itu, paparnya, Dephub perlu segera menutup lebih cepat pemberian izin permohonan pemakaian kapal asing (PPKA) tanpa menunggu tenggat asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) untuk batu bara pada 1 Januari 2010. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, setelah 50 kapal tongkang kembali beroperasi di perairan Indonesia, ketentuan asas cabotage untuk angkutan batu bara dipastikan langsung terpenuhi sehingga kapal asing sudah tidak diperlukan lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“INSA mendukung langkah-langkah Dephub dalam melaksanakan roadmap [peta jalan] asas cabotage. Salah satunya, jika 50 tongkang itu kembali, izin PPKA asing untuk kapal batu bara harus langsung ditutup,” tutur Teddy. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dephub telah menutup izin PPKA bagi kapal jenis handymax dan panamax karena jumlah armada berbendera Indonesia dinilai sudah mencukupi untuk angkutan batu bara dalam negeri. &lt;i&gt;(tularji @bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 08 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=08-SEP-2009&amp;amp;inw_id=694606&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-8837813106243724664?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/8837813106243724664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/50-tongkang-ri-segera-garap-muatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8837813106243724664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8837813106243724664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/50-tongkang-ri-segera-garap-muatan.html' title='50 Tongkang RI segera garap muatan domestik'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-172777628649245214</id><published>2009-09-04T08:23:00.001+07:00</published><updated>2009-09-04T08:24:19.519+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kapal masih antre di Pontianak'/><title type='text'>Kapal masih antre di Pontianak</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;Kapal masih antre di Pontianak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA:Antrean kapal di Pelabuhan Pontianak semakin parah karena dua unit gantry crane untuk melayani bongkar muat peti kemas di pelabuhan terbesar di Kalimantan Barat itu dalam kondisi rusak berat. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sumber Bisnis di perusahaan pelayaran menyebutkan akibat terganggunya pelayanan di pelabuhan itu, semua jadwal kapal molor dan mengganggu kelancaran angkutan bahan pokok kebutuhan Lebaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Operasi PT Pelabuhan Indonesia II Ferialdi mengakui adanya kerusakan kecil pada peralatan bongkar muat di Pelabuhan Pontianak, tetapi segera ditangani. “Perbaikan langsung dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar,” katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan informasi yang diperoleh Bisnis, KM Tanto Horas yang antre sejak 26 Agustus, sudah menunggu pelayanan sandar selama 10 hari. Meski kapal itu sudah bisa sandar, tidak melakukan bongkar muat karena gantry crane yang melayani kapal itu masih rusak. &lt;i&gt;(Bisnis/k47)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;Bisnis Indonesia, 04 September 2009&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=04-SEP-2009&amp;amp;inw_id=693951&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-172777628649245214?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/172777628649245214/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/kapal-masih-antre-di-pontianak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/172777628649245214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/172777628649245214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/kapal-masih-antre-di-pontianak.html' title='Kapal masih antre di Pontianak'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2833695349819456034</id><published>2009-09-04T08:21:00.001+07:00</published><updated>2009-09-04T08:22:59.927+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kapal batu bara RI garap muatan ekspor'/><title type='text'>Kapal batu bara RI garap muatan ekspor</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Kapal batu bara RI garap muatan ekspor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Operator angkutan kapal nasional jenis handymax dan panamax mulai menggarap komoditas ekspor, menyusul anjloknya muatan batu bara di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Curah Kering Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Bambang Sudarsono mengungkapkan kini kapal curah kering di dalam negeri lebih banyak yang menganggur. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, kondisi itu terkait dengan pengurangan pasokan bahan baku di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Suralaya karena stok batu bara di pembangkit Jawa-Bali itu sudah kelebihan pasokan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan biasanya PLTU Suralaya menyiapkan pasokan batu bara di tempat penampungan (stock file) sekitar 900.000 ton untuk 1 bulan, tetapi kini sudah terisi 2,8 juta ton sehingga rencananya pasokan akan disetop untuk beberapa bulan ke depan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Selain karena ruang kapal untuk angkutan batu bara sudah kelebihan kapasitas, PLTU Suralaya juga tengah mengurangi pasokan karena stock file di pembangkit itu kini sudah penuh,” ujarnya kepada Bisnis, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Tongkang dan Kapal Tunda INSA Teddy Yusaldi mengakui operator kapal nasional terpaksa mencari muatan ekspor karena pangsa pasar di dalam negeri menurun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kondisi itu, paparnya, tampak pada antrean kapal jenis handymax dan panamax pengangkut batu bara di PLTU Suralaya yang terpangkas secara signifikan dari rata-rata 11 unit menjadi tujuh unit. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Antrean kapal batu bara dari Kalimantan di PLTU Suralaya sejak 3 bulan lalu meningkat menjadi 11 unit sehingga terjadi over supply. Sekarang sudah kembali normal menjadi tujuh unit,” katanya.. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Teddy, sebagian kapal handymax dan panamax nasional telah beralih mencari muatan ekspor karena dengan 11 armada yang mengantre, waktu tunggu di PLTU Suralaya dinilai tidak ekonomis lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Ketika antrean mencapai 11 kapal, waiting time kapal di pembangkit Suralaya mencapai 2 minggu sehingga biaya operasional membengkak. Namun, dengan tersisa tujuh armada, waiting time kapal terpangkas,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan INSA telah menerima laporan adanya kapal berkapasitas angkut besar yang menerima order pengiriman batu bara dari Kalimantan ke Thailand, bauksit dari Bintan ke China, dan nikel yang dikapalkan dari Pomalaa ke China. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Teddy, operator yang menggarap muatan ekspor itu hanya bersifat sementara untuk mengurangi beban biaya operasional, menyusul menurunnya muatan domestik setelah stock file batu bara pada pembangkit utama Jawa-Bali kelebihan pasokan. (k47) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 04 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=04-SEP-2009&amp;amp;inw_id=693949&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2833695349819456034?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2833695349819456034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/kapal-batu-bara-ri-garap-muatan-ekspor.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2833695349819456034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2833695349819456034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/kapal-batu-bara-ri-garap-muatan-ekspor.html' title='Kapal batu bara RI garap muatan ekspor'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7096388166999592169</id><published>2009-09-04T08:20:00.001+07:00</published><updated>2009-09-04T08:21:42.923+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='36 Kapal diizinkan layani angkutan Lebaran'/><title type='text'>36 Kapal diizinkan layani angkutan Lebaran</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;36 Kapal diizinkan layani angkutan Lebaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan akhirnya mengizinkan 36 kapal motor penumpang (KMP) melayani angkutan Lebaran tahun ini setelah memenuhi persyaratan laik melaut. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dirjen Perhubungan Laut Dephub Sunaryo mengatakan keputusan itu menyusul kebijakan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan mempercepat proses pemenuhan persyaratan kelaikan kapal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Sebanyak 36 kapal yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus uji petik sekarang sudah dinyatakan lulus," ujarnya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Salah satu kapal, yakni KM BSP I milik PT Bukit Samudera Perkasa yang dilarang beroperasi karena haluan sebelah kiri robek telah menyelesaikan perbaikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sunaryo mengatakan telah memberikan persetujuan kepada operator KMP BSP I untuk melayani kembali lintasan Merak-Bakuheni. "Kapal itu sudah turun docking dan siap melayani angkutan Lebaran," ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ditjen Perhubungan Laut juga telah mengizinkan KMP Ulin Ferry milik PT Dharma Lautan Utama beroperasi kembali karena telah memenuhi kelaikan kapal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, Sunaryo tetap meminta seluruh operator mempersiapkan peralatan keselamatan secara benar, seperti perahu penolong (life craft) tidak boleh dikunci dan jaket pelampung tidak bocor. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sunaryo sebelumnya ultimatum operator 36 KMP yang dinilai tidak laik melaut berdasarkan hasil uji petik secara acak di 18 lokasi pada 22-26 Juli 2009. Dia meminta operator tersebut memenuhi persyaratan kapal sebelum 6 September atau 15 hari sebelum Lebaran (H-15). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Masih docking&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Dephub Arifin Soenardjo mengungkapkan memang masih terdapat sejumlah kapal yang menjalani docking dengan komitmen selesai sebelum 6 September. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Memang ada kapal yang masih proses docking, tetapi itu sesuai dengan jadwalnya. Pada 6 September atau H-15 operator menjamin selesai," paparnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Manajer Cabang Utama Jakarta PT Pelayaran Prima Vista Hutomo mengungkapkan pihaknya menyiapkan 10 kapal untuk melayani angkutan Lebaran tahun ini. "Dari 10 kapal itu, satu kapal masih menjalani docking yang akan selesai pada 5 September." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kapal yang akan dioperasikan itu a.l. KM Marina Nusantara, KM Titian Nusantara, KM Madani Nusantara, KM Mabuhai Nusantara, KM Marisa Nusantara, dan KM Farina Nusantara. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sunaryo memprediksi arus penumpang angkutan laut Lebaran 2009 mencapai 1,118 juta orang atau naik 10% dari tahun sebelumnya. Pada Lebaran 2008, realisasi jumlah penumpang kapal mencapai 1,017 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, tujuh operator kapal siap melayani angkutan Lebaran tahun ini melalui terminal penumpang Nusantara Pura Pelabuhan Tanjung Priok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala Humas Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi mengatakan operator kapal tersebut, antara lain PT Pelni (15 kapal), PT Pelayaran Prima Vista (dua kapal), dan PT Sentosa Lestari Abadi (satu kapal). (k1/Raydion Subiantoro) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Hendra Wibawa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 04 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=04-SEP-2009&amp;amp;inw_id=693943&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7096388166999592169?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7096388166999592169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/36-kapal-diizinkan-layani-angkutan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7096388166999592169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7096388166999592169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/36-kapal-diizinkan-layani-angkutan.html' title='36 Kapal diizinkan layani angkutan Lebaran'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6688568482870779497</id><published>2009-09-03T07:58:00.002+07:00</published><updated>2009-09-03T08:00:01.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='27 Kapal diduga masih berbendera asing'/><title type='text'>27 Kapal diduga masih berbendera asing</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;27 Kapal diduga masih berbendera asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sebanyak 27 dari 44 kapal berbobot 994.600 ton yang dipesan oleh perusahaan pelayaran nasional ditengarai belum beralih menggunakan bendera Indonesia sesuai dengan ketentuan asas cabotage. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kapal-kapal yang dipesan oleh pelayaran dalam negeri itu rencananya digunakan sebagai angkutan kargo umum, kontainer, tanker, curah, kapal penyeberangan, dan pendukung kegiatan lepas pantai (off shore). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hasil studi literatur atas laporan pembangunan, pemesanan, dan domisili kapal yang dilakukan oleh pakar maritim yang juga pengajar pada Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Saut Gurning yang diterima Bisnis, kemarin, menyebutkan baru 17 dari 44 kapal yang beralih menggunakan bendera Merah Putih. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Literatur itu mengacu pada laporan Fairplay Solution edisi Januari-Juli 2009, ISL Shipping Statistics Yearbook (SSYB) 2008, Lioyd Shipping Economist edisi Juli 2008-Juli 2009 dan hasil sementara survei online penelitian faktor-faktor kelemahan asas cabotage di Indonesia 2008-2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Laporan itu menyebutkan selama periode Juli 2008-Juli 2009, jumlah kapal yang dipesan oleh perusahaan pelayaran nasional sebanyak 44 unit dengan bobot mati mencapai 994.600 ton. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;style type="text/css"&gt; .cat { font-weight: bold; font-size: 14px; color: #003399; font-family: Arial, helvetica, sans-serif} .judul { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #000000; font-family: Arial, helvetica, sans-serif} .judul1 { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #FFFFFF; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: center} .judula { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #FFFFFF; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: center} .judulb { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #000000; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: center} .isi { font-weight: bold; font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif} .isi1 { font-weight: bold; font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: right} .isi2 { font-weight: bold; font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: right} .AG1 { font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: right} .liss { list-style-position: inside; list-style-image: url(http://www.bisnis.com/bisimage/dot.gif} &lt;/style&gt;&lt;table border="0" cellpadding="1" cellspacing="1" width="80%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;th colspan="3" class="judul1" bgcolor="#003366"&gt;&lt;div align="center"&gt;Order kapal dari pelayaran RI  Juli 2008—Juli 2009&lt;/div&gt;&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr class="judul1" bgcolor="#003366"&gt;&lt;td&gt;Tipe kapal&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Jumlah&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Berbendera Indonesia&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#e3e3f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Umum &lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;6 &lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#d2d2f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Kontainer&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#e3e3f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Tanker&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;21&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;12&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#d2d2f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Curah&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#e3e3f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Roro&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#d2d2f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Lepas pantai&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#e3e3f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Total&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;44&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;27&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;b&gt;Sumber:&lt;/b&gt; Saut Gurning, diolah &lt;/small&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dari jumlah itu, 17 kapal dengan bobot 216.540 ton dipastikan telah beralih menggunakan bendera Merah Putih, bahkan telah beroperasi di perairan Indonesia untuk mendukung angkutan komoditas nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Hal yang justru menarik diambil kesimpulan dari fakta-fakta tersebut adalah ternyata 70% produksi galangan nasional justru dinikmati oleh pemilik kapal asing, bukan pelayaran nasional,” tulis Saut dalam laporan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Jenis pesanan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Saut mengungkapkan selama Juli 2008-Juli 2009, kapal pesanan pelayaran nasional yang masih berbendera asing terdiri dari dua unit kapal kargo umum, empat kapal pengangkut kontainer, 12 tanker, empat kapal pengangkut curah, dua kapal roll on-roll off (roro), dan tiga kapal lepas pantai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan data Departemen Perhubungan, hingga Maret 2009, jumlah armada kapal niaga berbendera Indonesia sebanyak 8.387 unit atau naik 38,83% dibandingkan dengan kondisi pada Maret 2005. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Saut menjelaskan penerapan peta jalan (roadmap) asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) memberikan dampak positif bagi penambahan jumlah armada kapal berbendera Merah Putih yang beroperasi di perairan Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 01 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=01-SEP-2009&amp;amp;inw_id=693216&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6688568482870779497?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6688568482870779497/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/27-kapal-diduga-masih-berbendera-asing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6688568482870779497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6688568482870779497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/27-kapal-diduga-masih-berbendera-asing.html' title='27 Kapal diduga masih berbendera asing'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4833802620150391700</id><published>2009-09-03T07:56:00.001+07:00</published><updated>2009-09-03T07:57:55.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sewa kapal global naik US$10.000'/><title type='text'>Sewa kapal global naik US$10.000</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Sewa kapal global naik US$10.000&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Pasar &lt;i&gt;handymax&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;panamax&lt;/i&gt; di dalam negeri kelebihan pasokan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Kontrak sewa kapal angkutan curah untuk jenis panamax dan handymax di pasar internasional mulai membaik setelah mencatat kenaikan masing-masing US$5.000 dan US$10.000 per hari dibandingkan dengan nilai sewa pada Oktober 2008. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Tongkang dan Kapal Tunda Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (DPP INSA), Teddy Yusaldi, mengakui biaya sewa harian kapal handymax dan panamax di pasar internasional mulai membaik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, nilai sewa kapal angkutan curah tipe besar itu sempat anjlok drastis pada Oktober 2008 dan berlanjut hingga sekarang, sehingga sejumlah operator handymax dan panamax menarik armadanya ke Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Sekarang nilai sewa kapal handymax dan panamax di pasar internasional mulai membaik walau belum sampai pada level tertinggi seperti yang dinikmati oleh pelayaran sebelum Oktober 2008,” katanya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Teddy mengungkapkan dalam beberapa bulan terakhir nilai sewa kapal kedua jenis kapal berukuran besar itu rata-rata naik cukup signifikan meski belum menyentuh level tertinggi yang pernah dicapai pada 2008. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Nilai sewa kapal jenis panamax sempat menyentuh level US$70.000 per hari sebelum akhirnya merosot menjadi US$4.000 per hari pada Oktober 2008 seiring dengan anjloknya pangsa muatan internasional sebagai dampak dari krisis global. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;style type="text/css"&gt; .cat { font-weight: bold; font-size: 14px; color: #003399; font-family: Arial, helvetica, sans-serif} .judul { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #000000; font-family: Arial, helvetica, sans-serif} .judul1 { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #FFFFFF; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: center} .judula { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #FFFFFF; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: center} .judulb { font-weight: bold; font-size: 11px; color: #000000; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: center} .isi { font-weight: bold; font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif} .isi1 { font-weight: bold; font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: right} .isi2 { font-weight: bold; font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: right} .AG1 { font-size: 11px; font-family: Arial, helvetica, sans-serif; text-align: right} .liss { list-style-position: inside; list-style-image: url(http://www.bisnis.com/bisimage/dot.gif} &lt;/style&gt;&lt;table border="0" cellpadding="1" cellspacing="1" width="80%"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;th colspan="4" class="judul1" bgcolor="#003366"&gt;&lt;div align="center"&gt;Nilai sewa kapal di pasar internasional (US$ per hari)&lt;/div&gt;&lt;/th&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr class="judul1" bgcolor="#003366"&gt;&lt;td&gt;Jenis kapal&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Sebelum krisis&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Saat krisis&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Sekarang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#e3e3f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Panamax&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;70.000&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;4.000&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;14.000&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; &lt;tr bgcolor="#d2d2f4"&gt;&lt;td class="isi"&gt;Handymax&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;50.000&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;3.000&lt;/td&gt;&lt;td class="isi1"&gt;10.000&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;b&gt;Sumber:&lt;/b&gt; INSA, diolah &lt;/small&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Adapun, nilai sewa kapal handymax yang sempat menyentuh US$50.000 per hari sebelum terjadinya krisis muatan di pasar internasional, juga anjlok menjadi US$3.000 per hari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Saat ini, tarif sewa kapal jenis panamax kembali naik menjadi US$14.000 per hari atau naik US$10.000 jika dibandingkan dengan kondisi pada Oktober tahun 2008, sedangkan biaya sewa handymax naik US$10.000 per hari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Teddy memaparkan pada 2008 kapal-kapal nasional banyak yang beroperasi di luar negeri karena nilai sewa lebih tinggi dibandingkan dengan biaya sewa di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Akibatnya, jumlah armada berbendera Merah Putih berkurang sehingga menimbulkan kekhawatiran target pemerintah memenuhi ketentuan angkutan batu bara di dalam negeri wajib dilakukan oleh kapal Indonesia paling lambat 1 Januari 2010 tidak tercapai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Memang tadinya kapal handymax dan panamax berbendera Indonesia banyak yang beroperasi di luar negeri karena rate-nya bagus, tetapi ketika harga sewa jatuh, pemilik kapal terancam merugi,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Kelebihan pasokan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, dengan merosotnya nilai sewa kapal di pasar internasional mendorong pelayaran nasional mengalihkan kapalnya ke perairan Indonesia dan membidik pangsa muatan di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Akibatnya, jumlah armada berbendera Merah Putih yang beroperasi di Indonesia melonjak secara signifikan, bahkan melampaui kebutuhan. “Kebutuhan handymax dan panamax hanya 23 unit, tetapi sekarang sudah ada 30 kapal atau terjadi kelebihan pasokan.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pekan lalu, Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Dephub Leon Muhamad mengatakan pemerintah menutup izin permohonan pemakaian kapal asing (PPKA) jenis handymax dan panamax. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, jumlah armada berbendera Indonesia jenis handymax dan panamax untuk angkutan batu bara sudah melampaui kebutuhan hingga 2010 sehingga izin PPKA ditutup tanpa harus menunggu tenggat waktu pelaksanaan roadmap asas cabotage 1 Januari 2010. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan data INSA, selama periode Agustus 2008-Agustus 2009, jumlah kapal handymax dan panamax berbendera Merah Putih tercatat 30 unit. Jumlah itu dinilai telah melebihi kebutuhan untuk mendukung kegiatan distribusi batu bara di dalam negeri, terutama memasok kebutuhan sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Tanah Air. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Penilaian itu mengacu pada data Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut Dephub yang memperkirakan kebutuhan kapal batu bara nasional hingga 2010 sebanyak 10 kapal jenis panamax dan 13 unit handymax. &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 01 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=01-SEP-2009&amp;amp;inw_id=693214&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4833802620150391700?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4833802620150391700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/sewa-kapal-global-naik-us10000.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4833802620150391700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4833802620150391700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/sewa-kapal-global-naik-us10000.html' title='Sewa kapal global naik US$10.000'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5759962880187852315</id><published>2009-09-03T07:55:00.001+07:00</published><updated>2009-09-03T07:56:27.355+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tarif sewa kapal PSV terus merosot'/><title type='text'>Tarif sewa kapal PSV terus merosot</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Tarif sewa kapal PSV terus merosot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Tarif sewa kapal lepas pantai jenis platform supply vessel (PSV) berbobot 4.500-5.000 tenaga kuda (HP) di Indonesia selama 2009 terus merosot hingga menyentuh US$20.000 per hari dibandingkan dengan kondisi 2008 mencapai US$40.000 per hari. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Operator kegiatan lepas pantai (off shore) nasional menilai krisis ekonomi global dan anjloknya harga minyak mentah dunia telah memukul sektor angkutan pendukung off shore di Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Presiden Direktur PT Swasta Bahari Utama Zuher Gani mengatakan penurunan tarif sewa armada lepas pantai yang terjadi mulai pertengahan 2008 bertambah parah setelah krisis ekonomi global mulai Oktober dan berlanjutnya penurunan harga minyak mentah dunia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mencontohkan pada Juni 2008, tarif sewa kapal jenis PSV ukuran 4.500-5.000 HP masih di atas US$40.000 per hari, bahkan sempat menembus US$55.000 per hari, tetapi memasuki semester II mulai turun dan berlanjut hingga sekarang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Saat ini, tarif sewa kapal tipe itu hanya US$20.000 per hari. Dengan kata lain, selama setahun terakhir tarif sewa PSV anjlok hingga 50%,” katanya kepada Bisnis, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan tarif sewa PSV berbobot 3.000 HP juga turun dari US$20.000 per hari pada 2008 menjadi US$10.000-US$12.000 per hari pada 2009, kendati kapal berbobot lebih rendah itu sudah jarang digunakan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Zuher mengatakan pihaknya belum bisa memastikan kapan tarif sewa itu kembali naik karena perbaikan kondisi perekonomian dalam negeri dan harga minyak mentah dunia sangat berpengaruh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Utama PT Wintermar yang juga Ketua Bidang Angkutan Lepas Pantai Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (DPP INSA) Sugiman Layanto mengakui tarif kapal off shore jenis PSV saat ini turun drastis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan pada 2008 operator bisa menikmati tarif sewa hingga US$40.000 per hari, tetapi sekarang turun menjadi US$20.000 per hari. “Tarif sewa kapal off shore memang anjlok,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Sugiman, salah satu pemicu penurunan tarif sewa off shore adalah stagnasi kegiatan lepas pantai sebagai dampak krisis ekonomi global yang menimbulkan ketidakseimbangan antara pertumbuhan armada dan perkembangan pasar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Dikuasai asing&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Zuher mengungkapkan sekitar 90% dari total nilai sewa kapal pendukung lepas pantai jenis PSV bobot 4.500-5.000 HP di Indonesia masih dinikmati oleh pelayaran asing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan data INSA, paparnya, nilai sewa kapal off shore, termasuk jenis PSV di Indonesia mencapai US$1,5 miliar per tahun. Dari jumlah itu, US$1,12 miliar dinikmati oleh asing, sedangkan sisanya diperebutkan oleh sejumlah operator kapal nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 03 September 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=03-SEP-2009&amp;amp;inw_id=693688&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5759962880187852315?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5759962880187852315/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/tarif-sewa-kapal-psv-terus-merosot.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5759962880187852315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5759962880187852315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/09/tarif-sewa-kapal-psv-terus-merosot.html' title='Tarif sewa kapal PSV terus merosot'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6715175779072716091</id><published>2009-08-28T09:07:00.001+07:00</published><updated>2009-08-28T09:09:57.373+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Meneg BUMN diingatkan soal jamsostek'/><title type='text'>Meneg BUMN diingatkan soal jamsostek</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Meneg BUMN diingatkan soal jamsostek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Menakertrans Erman Suparno mengingatkan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil tentang masih banyaknya badan usaha milik negara (BUMN) yang belum mengikutsertakan karyawan mereka dalam program jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek). &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menakertrans mengirimkan surat pemberitahuan kepada Meneg BUMN tentang keharusan perusahaan yang berstatus BUMN untuk menaati Undang-undang No. 3/1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hingga saat ini, sebanyak 21 dari 170 BUMN yang ada, belum mendaftarkan karyawannya sebagai peserta program jamsostek. Selain itu, sebanyak 149 BUMN yang sudah mengikuti program tersebut, menunggak iuran kesertaan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Saya sudah membuat surat pemberitahuan kepada Meneg BUMN yang isinya menjelaskan bahwa pelaksanaan jamsostek ada undang-undangnya. Namun, [surat] itu sebatas mengingatkan,” ujar Menakertrans seusai pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Depnakertrans, Rabu malam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Surat yang dikirim beberapa waktu lalu itu, menurut Erman, dimaksudkan agar BUMN tidak termasuk dalam kategori pelanggar undang-undang yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sebelumnya, Meneg BUMN menyatakan tidak ada keharusan bagi karyawan BUMN untuk mengikuti progam jamsostek, apalagi sejumlah badan usaha itu telah memperoleh manfaat pensiun karyawan yang lebih baik dibandingkan dengan jamsostek. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sebagian BUMN kini membayar kewajiban iuran jaminan sosial sekitar 17%-20% dari gaji yang diterima karyawan atau lebih tinggi dibandingkan dengan iuran jamsostek yang ditetapkan sebesar 12% dari gaji karyawan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Utama PT Jamsostek Hotbonar Sinaga menilai ada banyak alasan yang menyebabkan sejumlah BUMN tidak mengikutsertakan pekerjanya sebagai peserta program jamsostek. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Saat ini, ada BUMN yang sudah memberikan dan mengelola sendiri program perlindungan terhadap pekerjanya dan ada yang menggunakan asuransi swasta.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, ada juga anggapan bahwa BUMN, sebagai perusahaan milik negara, tidak perlu tunduk kepada peraturan ketenagakerjaan, termasuk peraturan tentang jaminan sosial. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;R. Fitriana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 28 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=28-AUG-2009&amp;amp;inw_id=692708&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6715175779072716091?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6715175779072716091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/meneg-bumn-diingatkan-soal-jamsostek.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6715175779072716091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6715175779072716091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/meneg-bumn-diingatkan-soal-jamsostek.html' title='Meneg BUMN diingatkan soal jamsostek'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6673093664206761136</id><published>2009-08-28T09:04:00.001+07:00</published><updated>2009-08-28T09:07:16.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='593 Kapal laut disiapkan'/><title type='text'>593 Kapal laut disiapkan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;593 Kapal laut disiapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Jumlah kapal laut yang disiapkan untuk mengangkut penumpang pada Lebaran tahun ini sebanyak 593 unit dengan kapasitas angkut mencapai 3 juta orang. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Data Ditjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan menyebutkan sebenarnya potensi armada angkutan laut pada Lebaran tahun ini yang beroperasi pada H-15 sampai H+15 sebanyak 725 unit dengan kapasitas angkut 3.193.561 orang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Potensi itu berdasarkan armada yang dimiliki oleh PT Pelni 28 unit dengan kemampuan angkut 1,1 juta orang, armada perintis 58 unit dengan kapasitas angkut 39.765 orang, dan kapal roll on-roll off (roro) swasta 21 unit yang dimiliki oleh Dharma Lautan Nusantara dan Prima Vista dengan total kapasitas 399.197 orang. &lt;i&gt;(Bisnis/k1)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisnis Indonesia, 28 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=28-AUG-2009&amp;amp;inw_id=692703&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6673093664206761136?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6673093664206761136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/593-kapal-laut-disiapkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6673093664206761136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6673093664206761136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/593-kapal-laut-disiapkan.html' title='593 Kapal laut disiapkan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1865412052341415231</id><published>2009-08-28T09:02:00.001+07:00</published><updated>2009-08-28T09:04:10.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pembiayaan kapal RI andalkan asing'/><title type='text'>Pembiayaan kapal RI andalkan asing</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pembiayaan kapal RI andalkan asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Perusahaan pelayaran nasional masih mengandalkan pembiayaan dari perbankan luar negeri untuk pengadaan armada berbendera Indonesia karena tingginya perbedaan suku bunga dengan bank di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Kerja sama dan Hubungan Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Djoni Sutji mengatakan pelayaran nasional bisa mendapatkan pembiayaan dari asing dengan bunga sangat rendah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan organisasinya mencatat perbedaan bunga kredit yang dikucurkan oleh perbankan nasional dengan asing untuk sektor pelayaran di dalam negeri berkisar 8%-9%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Perbankan nasional baru bisa memberikan pembiayaan dengan bunga 13,5%, kendati BI Rate telah turun ke level 6,5%. Bahkan, masih ada bank yang memberikan kredit dengan bunga 16%-18%,” katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Djoni memaparkan perbankan Singapura, Jerman, dan Jepang bersedia mengucurkan kredit ke sektor pelayaran nasional dengan bunga antara 6% dan 7% per tahun atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan bunga perbankan nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, menurutnya, lembaga pembiayaan asing masih takut mengucurkan kredit pengadaan armada berbendera Merah Putih yang beroperasi di perairan Indonesia karena pemerintah belum meratifikasi asas penahanan kapal atau arrest of ship. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Mereka menilai risiko membiayai armada berbendera Merah Putih masih tinggi karena jika terjadi gagal bayar, perbankan tidak bisa melakukan penahanan terhadap kapal yang beroperasi di perairan Indonesia,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Baru-baru ini, INSA mengungkapkan pembiayaan pengadaan kapal milik 10 perusahaan pelayaran nasional yang bersumber dari lembaga keuangan Singapura, Malaysia, dan Jerman tertunda karena Indonesia belum meratifikasi asas arrest of ship. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 28 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=28-AUG-2009&amp;amp;inw_id=692702&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1865412052341415231?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1865412052341415231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pembiayaan-kapal-ri-andalkan-asing.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1865412052341415231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1865412052341415231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pembiayaan-kapal-ri-andalkan-asing.html' title='Pembiayaan kapal RI andalkan asing'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-299596355921560691</id><published>2009-08-26T07:52:00.002+07:00</published><updated>2009-08-26T07:54:55.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asal Mula THR (Tunjangan Hari Raya)'/><title type='text'>Asal Mula THR (Tunjangan Hari Raya)</title><content type='html'>&lt;span class="smalltext"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Asal Mula THR (Tunjangan Hari Raya) &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;div class="post_body" id="pid_107015"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengapa THR itu hak karyawan …..?????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu THR…, berikut sekilas tentang asal muasal THR.&lt;img src="http://www.kikil.org/forum/images/smilies/set7/dft009.gif" style="vertical-align: middle;" alt=":)" title=":)" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa THR menjadi hak karyawan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan Gaji per-bulan :Rp. 5 Juta&lt;br /&gt;Maka Gaji per-minggu :Rp. 1,25 Juta.&lt;br /&gt;(Sebulan Ada 4 Minggu, sehingga 5 Juta dibagi 4 = 1.25 juta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam setahun Ada 52 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaji 1 tahun = Gaji 52 minggu = 52 x 1,25 juta = Rp. 65.000.000&lt;br /&gt;Gaji 1 tahun = 12 bulan x 5 Juta = Rp. 60.000.000&lt;br /&gt;Selisih = Rp 5.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Ada selisih Rp. 5.000.000,- Inilah yang disebut THR! atau gaji ke-13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, jangan GE-ER dulu bila memperoleh THR…, itu memang uang Kita sendir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;source :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;http://www.kikil.org/forum/Thread-asal-mula-thr-tunjangan-hari-raya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-299596355921560691?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/299596355921560691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/asal-mula-thr-tunjangan-hari-raya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/299596355921560691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/299596355921560691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/asal-mula-thr-tunjangan-hari-raya.html' title='Asal Mula THR (Tunjangan Hari Raya)'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4807916166249683440</id><published>2009-08-25T07:54:00.001+07:00</published><updated>2009-08-25T07:55:23.147+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='STIP fokus ke logistik kelautan'/><title type='text'>STIP fokus ke logistik kelautan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;STIP fokus ke logistik kelautan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda akan fokus pada pendidikan logistik kelautan atau maritime logistic, menyusul tren perkembangan dunia pelayaran ke sektor tersebut. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Tren dunia sekarang adalah soal logistik, sehingga kami akan fokus ke sana. Langkah itu akan ditindaklanjuti dengan membuka program magister pelayaran. Kami akan buka dalam dua konsentrasi, yaitu port and shipping management dan maritime safety and environmental protection,” kata Ketua STIP Yan Risuandi kemarin. &lt;i&gt;(Bisnis/ray)&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;Bisnis Indonesia, 25 Agustus 2009&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=25-AUG-2009&amp;amp;inw_id=691930&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4807916166249683440?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4807916166249683440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/stip-fokus-ke-logistik-kelautan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4807916166249683440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4807916166249683440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/stip-fokus-ke-logistik-kelautan.html' title='STIP fokus ke logistik kelautan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-8421021227852204142</id><published>2009-08-25T07:52:00.001+07:00</published><updated>2009-08-25T07:54:18.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sampit butuh tambahan kapal'/><title type='text'>Sampit butuh tambahan kapal</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;MULTIMODA&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;Sampit butuh tambahan kapal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;SAMPIT, Kalteng: Administrator Pelabuhan Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengusulkan penambahan kapal untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang menjelang Lebaran. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Pengelola pelayaran agar menambah armada kapal, sebab berdasarkan pangalaman, mendekati Lebaran akan terjadi peningkatan jumlah penumpang hingga 15%," kata Kepala Adpel Sampit Sunanto kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, penambahan kapal itu diharapkan direalisasikan pada H-7 Lebaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Saat ini, enam kapal melayani rute ke Pelabuhan Sampit, yakni KM Lauser, KM Awu, KM Lawit, KM Binaiya, KM Dharma Ferry II, dan KM Kirana. &lt;i&gt;(Antara)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;Bisnis Indonesia, 25 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=25-AUG-2009&amp;amp;inw_id=691926&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-8421021227852204142?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/8421021227852204142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/sampit-butuh-tambahan-kapal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8421021227852204142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8421021227852204142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/sampit-butuh-tambahan-kapal.html' title='Sampit butuh tambahan kapal'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4237289673242595109</id><published>2009-08-24T15:42:00.003+07:00</published><updated>2009-08-24T15:45:05.719+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='21 BUMN belum ikut jamsostek'/><title type='text'>21 BUMN belum ikut jamsostek</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;21 BUMN belum ikut jamsostek&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;PLN menganggap sebagai beban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sedikitnya 21 badan usaha milik negara (BUMN) dari 170 perusahaan yang ada di lingkungan BUMN sama sekali belum mengikuti program jaminan sosial untuk melindungi tenaga kerja. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Utama PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Persero Hotbonar Sinaga menyatakan dari 149 perusahaan di BUMN yang sudah mendaftar sebagai peserta jaminan sosial ini ternyata masih banyak yang menunggak iuran dan perusahaan melakukan daftar sebagian (PDS), baik upah, tenaga kerja, maupun program yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Banyak alasan dan permasalahan yang menyebabkan belum semua BUMN yang jelas-jelas milik pemerintah mengikutsertakan pekerja sebagai peserta Jamsostek, padahal peraturan perundangannya sudah jelas,” ungkapnya akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan BUMN yang belum mendaftar sebagai peserta Jamsostek karena sudah memberikan program perlindungan terhadap pekerjanya dengan dikelola sendiri dan juga melalui asuransi swasta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bahkan, lanjutnya, ada anggapan bahwa BUMN sebagai perusahaan milik negara tidak perlu tunduk pada peraturan ketenagakerjaan, termasuk peraturan tentang jaminan sosial, meski berlaku secara nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Dalam UU No. 3/1992 tentang Jamsostek sudah jelas disebutkan program ini kepesertaannya bersifat wajib dan diselenggarakan oleh PT Jamsostek dan jika perusahaan atau BUMN memiliki plan yang sama, harus dilakukan penyesuaian atau integrasi,” tuturnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Apabila plan atau kerja sama yang dilakukan BUMN dengan asuransi swasta mempunyai manfaat yang lebih baik dibandingkan dengan penyelenggaraan Jamsostek, Hotbonar menambahkan, manfaat yang diterima oleh karyawan tidak boleh dikurangi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Beban PLN&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mencontohkan BUMN yang belum mengikuti program Jamsostek adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan alasan sudah mengikuti program lain dan belum dianggarkan untuk pembayaran iuran Jamsostek. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Manajemen PLN juga menganggap pembayaran premi kepada Jamsostek merupakan sebuah beban terhadap biaya pekerja dan bukan merupakan upaya perlindungan kepada pekerja yang sekaligus meningkatkan produktivitas di dalam bekerja,” ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Mengenai produktivitas pekerja, Kasis Iskandar ahli asuransi kesehatan, mengakui memiliki satu pendorong yakni adanya jaminan atas risiko sakit yang apabila menimpa dirinya ataupun keluarganya, baik secara aktif bekerja maupun pascakerja, akan membuat pekerja menjadi tenteram sepanjang masa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Bahkan, jika tidak diterapkan sistem jaminan sosial, seperti sistem jaminan pemeliharaan kesehatan yang memadai dapat membengkaknya biaya dari tahun ke tahun yang melebihi angka inflasi, sehingga merugikan pekerja dan keluarganya,” paparnya dalam seminar serikat pekerja BUMN, pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Iskandar menuturkan sebagian besar BUMN melakukan pengelolaan pemeliharaan kesehatan karyawan mereka tidak diserahkan kepada pihak ketiga, tetapi dikelola sendiri dengan bervariasi sistem pemberian jaminan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Ada BUMN yang memberikan jaminan kesehatan dalam bentuk tunai, ada yang dalam bentuk penggantian sesuai kuitansi dan juga sebagian membentuk yayasan berdasarkan asuransi sosial atau komersial,” ungkapnya. &lt;i&gt;(rochmat.fitriana@bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;R. Fitriana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 24 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=24-AUG-2009&amp;amp;inw_id=691689&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4237289673242595109?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4237289673242595109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/21-bumn-belum-ikut-jamsostek_24.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4237289673242595109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4237289673242595109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/21-bumn-belum-ikut-jamsostek_24.html' title='21 BUMN belum ikut jamsostek'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-437313126950733543</id><published>2009-08-24T15:42:00.000+07:00</published><updated>2009-08-24T15:43:57.079+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='21 BUMN belum ikut jamsostek'/><title type='text'>21 BUMN belum ikut jamsostek</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;color:#000000;"&gt;21 BUMN belum ikut jamsostek&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;small&gt;PLN menganggap sebagai beban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;JAKARTA: Sedikitnya 21 badan usaha milik negara (BUMN) dari 170 perusahaan yang ada di lingkungan BUMN sama sekali belum mengikuti program jaminan sosial untuk melindungi tenaga kerja. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Direktur Utama PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Persero Hotbonar Sinaga menyatakan dari 149 perusahaan di BUMN yang sudah mendaftar sebagai peserta jaminan sosial ini ternyata masih banyak yang menunggak iuran dan perusahaan melakukan daftar sebagian (PDS), baik upah, tenaga kerja, maupun program yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Banyak alasan dan permasalahan yang menyebabkan belum semua BUMN yang jelas-jelas milik pemerintah mengikutsertakan pekerja sebagai peserta Jamsostek, padahal peraturan perundangannya sudah jelas,” ungkapnya akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Dia menjelaskan BUMN yang belum mendaftar sebagai peserta Jamsostek karena sudah memberikan program perlindungan terhadap pekerjanya dengan dikelola sendiri dan juga melalui asuransi swasta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Bahkan, lanjutnya, ada anggapan bahwa BUMN sebagai perusahaan milik negara tidak perlu tunduk pada peraturan ketenagakerjaan, termasuk peraturan tentang jaminan sosial, meski berlaku secara nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Dalam UU No. 3/1992 tentang Jamsostek sudah jelas disebutkan program ini kepesertaannya bersifat wajib dan diselenggarakan oleh PT Jamsostek dan jika perusahaan atau BUMN memiliki plan yang sama, harus dilakukan penyesuaian atau integrasi,” tuturnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Apabila plan atau kerja sama yang dilakukan BUMN dengan asuransi swasta mempunyai manfaat yang lebih baik dibandingkan dengan penyelenggaraan Jamsostek, Hotbonar menambahkan, manfaat yang diterima oleh karyawan tidak boleh dikurangi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Beban PLN&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Dia mencontohkan BUMN yang belum mengikuti program Jamsostek adalah Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan alasan sudah mengikuti program lain dan belum dianggarkan untuk pembayaran iuran Jamsostek. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Manajemen PLN juga menganggap pembayaran premi kepada Jamsostek merupakan sebuah beban terhadap biaya pekerja dan bukan merupakan upaya perlindungan kepada pekerja yang sekaligus meningkatkan produktivitas di dalam bekerja,” ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Mengenai produktivitas pekerja, Kasis Iskandar ahli asuransi kesehatan, mengakui memiliki satu pendorong yakni adanya jaminan atas risiko sakit yang apabila menimpa dirinya ataupun keluarganya, baik secara aktif bekerja maupun pascakerja, akan membuat pekerja menjadi tenteram sepanjang masa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Bahkan, jika tidak diterapkan sistem jaminan sosial, seperti sistem jaminan pemeliharaan kesehatan yang memadai dapat membengkaknya biaya dari tahun ke tahun yang melebihi angka inflasi, sehingga merugikan pekerja dan keluarganya,” paparnya dalam seminar serikat pekerja BUMN, pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Iskandar menuturkan sebagian besar BUMN melakukan pengelolaan pemeliharaan kesehatan karyawan mereka tidak diserahkan kepada pihak ketiga, tetapi dikelola sendiri dengan bervariasi sistem pemberian jaminan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Ada BUMN yang memberikan jaminan kesehatan dalam bentuk tunai, ada yang dalam bentuk penggantian sesuai kuitansi dan juga sebagian membentuk yayasan berdasarkan asuransi sosial atau komersial,” ungkapnya. &lt;i&gt;(rochmat.fitriana@bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Oleh &lt;b&gt;R. Fitriana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 24 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=24-AUG-2009&amp;amp;inw_id=691689&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-437313126950733543?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/437313126950733543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/21-bumn-belum-ikut-jamsostek.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/437313126950733543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/437313126950733543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/21-bumn-belum-ikut-jamsostek.html' title='21 BUMN belum ikut jamsostek'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1341377793950443382</id><published>2009-08-24T15:39:00.002+07:00</published><updated>2009-08-24T15:42:14.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran RI siap gantikan 47 kapal asing'/><title type='text'>Pelayaran RI siap gantikan 47 kapal asing</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pelayaran RI siap gantikan 47 kapal asing&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Pertamina diduga hemat US$1,9 juta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sejumlah perusahaan pelayaran nasional siap menggantikan 47 kapal berbendera asing yang disewa oleh PT Pertamina, menyusul komitmen BUMN itu untuk memenuhi tenggat waktu asas cabotage pada 1 Januari 2010. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Presiden Direktur PT Berlian Laju Tanker Widihardja Tanudjaja mengungkapkan indikasi kesiapan armada dalam negeri tampak pada setiap tender pengadaan kapal yang digelar oleh Pertamina. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Buktinya, pada setiap tender pengadaan kapal yang digelar Pertamina, sedikitnya lima hingga enam perusahaan pelayaran nasional ikut mengajukan proposal penawaran,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan jumlah perusahaan pelayaran nasional yang ikut dalam lelang pengadaan kapal Pertamina akan terus bertambah karena BUMN itu bersedia memberikan kontrak sewa antara 5 tahun dan 7 tahun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, tersedianya kontrak sewa kapal selama 5 tahun hingga 7 tahun memberikan kemudahan kepada pelayaran nasional untuk mendapatkan sumber pembiayaan dari lembaga keuangan di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kalau melihat komitmen PT Pertamina tersebut, target menggantikan kapal berbendera asing dengan armada nasional sesuai dengan roadmap asas cabotage pada 1 Januari 2010 akan tercapai,” tutur Widihardja. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Cair Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) itu menegaskan Pertamina tidak perlu khawatir soal ketersediaan kapal berbendera Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan armada berbendera nasional siap menggantikan kapal berbendera asing selama BUMN itu bersedia memberikan kontrak sewa jangka panjang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selama ini, Pertamina mengoperasikan 160 kapal untuk distribusi BBM dan gas ke berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah itu, 35 kapal milik sendiri dan 130 armada dengan 47 kapal berbendera asing disewa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;BUMN itu berencana mengalihkan penyewaan 47 kapal asing ke dalam negeri untuk memenuhi roadmap asas cabotage (angkutan komoditas di dalam negeri wajib dilakukan oleh kapal berbendera Indonesia) paling lambat pada 1 Januari 2010. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Saat ini, Pertamina telah menyelesaikan proses perpanjangan kontrak sewa untuk 20 kapal asing ke dalam negeri, sedangkan 17 unit lainnya masih dalam proses tender dan 10 armada masih menunggu kontrak sewa berakhir. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Penghematan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, DPP INSA meminta proses pergantian penyewaan kapal asing dengan armada nasional yang diperkirakan menghemat biaya sewa US$1,9 juta itu tidak mengabaikan aspek keselamatan armada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua DPP INSA Johnson W. Sutjipto mengatakan organisasinya mendukung kebijakan Pertamina dalam mengalihkan penyewaan kapal asing ke dalam negeri karena sesuai dengan UU No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan roadmap asas cabotage. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, dia menegaskan penghematan biaya sewa sebesar US$1,9 juta dari pengalihan sewa kapal asing ke dalam negeri jangan sampai memangkas komponen keselamatan armada. “Kami harapkan aspek keselamatan kapal tidak terabaikan.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, kemampuan Pertamina melakukan penghematan dari perubahan kontrak sewa kapal asing ke dalam negeri secara signifikan membuktikan penerapan asas cabotage tidak hanya menguntungkan pelayaran, tetapi juga pemilik komoditas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Pemilik komoditas bisa mendapatkan kapal berbendera Merah Putih dengan nilai sewa yang lebih murah daripada menyewa kapal asing.” &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 24 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=24-AUG-2009&amp;amp;inw_id=691685&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1341377793950443382?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1341377793950443382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pelayaran-ri-siap-gantikan-47-kapal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1341377793950443382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1341377793950443382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pelayaran-ri-siap-gantikan-47-kapal.html' title='Pelayaran RI siap gantikan 47 kapal asing'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6956760125510201524</id><published>2009-08-20T15:19:00.003+07:00</published><updated>2009-08-20T15:35:25.000+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Selamat Berpuasa 1430 H'/><title type='text'>Selamat Berpuasa 1430 H</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/So0IOUJ8u3I/AAAAAAAAABU/3F_1n2Be1rE/s1600-h/selamat+berpuasa.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 429px; height: 253px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/So0IOUJ8u3I/AAAAAAAAABU/3F_1n2Be1rE/s320/selamat+berpuasa.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5371958972544498546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Marhaban ya Ramadhan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita memohon ridho-Nya dalam bulan suci ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menunaikan ibadah puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Taqoballahu mina wa minkum&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-weight: bold;"&gt;Mohon maaf lahir dan batin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6956760125510201524?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6956760125510201524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/selamat-berpuasa-1430-h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6956760125510201524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6956760125510201524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/selamat-berpuasa-1430-h.html' title='Selamat Berpuasa 1430 H'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/So0IOUJ8u3I/AAAAAAAAABU/3F_1n2Be1rE/s72-c/selamat+berpuasa.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-608004366820808870</id><published>2009-08-15T11:49:00.004+07:00</published><updated>2009-08-15T12:01:06.023+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dirgahayu HUT ke-64 RI'/><title type='text'>Dirgahayu HUT ke-64 RI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/SoY-cmdNAAI/AAAAAAAAABM/9ykZ39PzLeI/s1600-h/hut64.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 544px; height: 128px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/SoY-cmdNAAI/AAAAAAAAABM/9ykZ39PzLeI/s320/hut64.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370048266766188546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;PT Bahtera Adhiguna (Persero) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengucapkan Dirgahayu ke-64&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Republik Indonesia (RI) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tahun 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-608004366820808870?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/608004366820808870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/dirgahayu-hut-ri-ke-64.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/608004366820808870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/608004366820808870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/dirgahayu-hut-ri-ke-64.html' title='Dirgahayu HUT ke-64 RI'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/SoY-cmdNAAI/AAAAAAAAABM/9ykZ39PzLeI/s72-c/hut64.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2485633470588833407</id><published>2009-08-12T08:04:00.005+07:00</published><updated>2009-08-12T08:09:43.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hati-Hati Pesisir Pantai Selatan Jatim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran Kondusif'/><title type='text'>Pelayaran Kondusif, Hati-Hati Pesisir Pantai Selatan Jatim</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;Pelayaran Kondusif, Hati-hati Pesisir Pantai Selatan Jatim&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="ssnet"&gt;suarasurabaya.net&lt;/span&gt;| Aktifitas pelayaran untuk hari ini, Minggu (09/08), cukup kondusif. Namun hati-hati di pesisir pantai selatan Jawa Timur. Demikian disampaikan EKO PRASETYO Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Perak Surabaya waktu dihubungi &lt;i&gt;suarasurabaya.net&lt;/i&gt;, Minggu (09/08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini karena tinggi gelombang disana hari ini dapat mencapai 2 meter,” ungkap EKO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data dari BMKG Maritim Perak, gelombang di perairan Laut Jawa berkisar 0-2,5 meter, di Samudera Hindia berkisar 1-2,5 meter, perairan Sapudi-Kangean berkisar 0,5-2 meter, Gresik-Bawaen 0,5-2 meter, Bawean-Masalembu 0,8-2,5 meter. Angin dari Timur ke Barat berkecepatan sekitar 1-45 km/jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi gelombang di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk berkisar 0,3-1,5 meter, Selat Bali 0,3-2 meter, penyeberangan Padang Bai-Lembar dan Selat Lombok berkisar 0,5-2 meter, dan penyebrangan Ujung-Kamal 0,5-0,8 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu di pesisir Surabaya Timur pasang maksimum mencapai 110 cm pada pukul 11.00 WIB, dan surut minimum minus 90 cm pukul 18.00 WIB. Cuaca cerah berawan dan masih belum ada peluang hujan.(far/edy) Oleh : Laporan Farida Retnowulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suarasurabaya.net, 09 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=5ac8ca137961317f57a0878536fa4321200967989&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2485633470588833407?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2485633470588833407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pelayaran-kondusif-hati-hati-pesisir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2485633470588833407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2485633470588833407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pelayaran-kondusif-hati-hati-pesisir.html' title='Pelayaran Kondusif, Hati-Hati Pesisir Pantai Selatan Jatim'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6323912127298291824</id><published>2009-08-12T08:02:00.002+07:00</published><updated>2009-08-12T08:07:59.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran Terhambat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asap Pekat'/><title type='text'>Asap Pekat, Pelayaran Terhambat</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Asap Pekat, Pelayaran Terhambat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PALANGKARAYA, SENIN -&lt;/b&gt; Pekatnya asap ditambah surutnya Sungai Kahayan mengakibatkan pelayaran angkutan penumpang dan barang dari Palangkaraya ke Danau Panggang, Kalimantan Selatan dan ke Bahaur Pulang Pisau serta Gunung Mas di Kalimantan Tengah terhambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak motoris kapal yang pulang kampung, terutama ke Banjar," kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Palangkaraya Manuel N melalui Kepala Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Pelabuhan Rambang Budiono Amat di Palangkaraya, Senin (10/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udin, seorang awak kapal dagang, menuturkan, kabut asap pekat menghambat perjalanan hingga empat jam dibanding saat cuaca cerah. Biasanya mereka berangkat dari Bahaur subuh, tapi belakangan memundurkan jadwal keberangkatan hingga pukul 11.00 menunggu tipisnya asap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipisnya asap diperlukan agar awak kapal dapat memilih alur yang masih dalam supaya kapal mereka tidak kandas di gosong. Daya tampung kapal dagang maksimal 30 ton, dengan tarif angkut sekitar Rp 170.000 per ton.(Kompas.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjarmasin Post, 10 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/19158/asap-pekat-pelayaran-terhambat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6323912127298291824?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6323912127298291824/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/asap-pekat-pelayaran-terhambat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6323912127298291824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6323912127298291824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/asap-pekat-pelayaran-terhambat.html' title='Asap Pekat, Pelayaran Terhambat'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6198332836586460527</id><published>2009-08-12T08:00:00.001+07:00</published><updated>2009-08-12T08:01:27.223+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran nasional incar pengadaan floating storage'/><title type='text'>Pelayaran nasional incar pengadaan floating storage</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pelayaran nasional incar pengadaan floating storage&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;ConocoPhilips gelar tender prakualifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sembilan perusahaan pelayaran nasional mengikuti tender prakualifikasi pengadaan kapal lepas pantai jenis floating storage &amp;amp; offloading (FSO) yang digelar ConocoPhilips Indonesia Inc Ltd. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Perusahaan pelayaran tersebut, antara lain PT Samudra Indonesia, PT Rig Tender, PT Wintermar, PT Swasti Bahari Utama, dan PT Aquaria Shipping, telah memasukkan penawaran dalam tender prakualifikasi tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua DPP Indonesian National Shipowner's Association (INSA) Zuher Gani mengatakan tender prakualifikasi pengadaan armada lepas pantai jenis FSO itu mendapat respons positif dari pelaku usaha pelayaran di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan pelayaran nasional antusias mengikuti tender itu meskipun bukan untuk menggantikan FSO yang ada. "Sebanyak sembilan perusahaan pelayaran mengikuti tender. Mereka siap mengadakan FSO," katanya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, tender yang membuka kesempatan lebih besar bagi pelaku usaha pelayaran nasional itu merupakan kali pertama sejak pemberlakuan Inpres No.5/2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Zuher yang juga Direktur PT Swasti Bahari Utama itu mengharapkan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mitra Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) lainnya segera mengikuti jejak ConocoPhilips. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pelayaran nasional, tuturnya, perlu diberikan kesempatan melalui tender pengadaan kapal lepas pantai tersebut guna memenuhi peta jalan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut kapal berbendera Indonesia). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;ConocoPhilips Indonesia merupakan KKKS mitra BP Migas yang sebelumnya menyewa satu unit FSO dan tiga unit FPSO (floating production storage &amp;amp; offloading) berbendera asing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Lepas Pantai DPP INSA Sigiman Layanto mengatakan tander prakualifikasi pengadaan FSO yang akan dioperasikan di wilayah perairan Natuna tersebut sudah ditutup sejak sebulan yang lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Armada baru&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia memastikan tender pengadaan FSO itu bukan untuk menggantikan armada berbendera asing yang masih beroperasi dengan masa kontrak melampaui tenggat pelaksanaan asas cabotage 1 Januari 2011. "Tender itu untuk pengadaan armada baru." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sugiman menilai wajar apabila pelayaran nasional diberi kesempatan ikut dalam tender yang digelar KKKS. "Justru yang kami pertanyakan kapan tender pengadaan FSO dan FPSO asing yang existing itu akan digelar," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan pelayaran dalam negeri masih menunggu rencana aksi BP Migas dan KKKS dalam upaya mengganti armada berbendera asing guna memenuhi asas cabotage. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan dalam beberapa kali pertemuan, BP Migas selalu menyampaikan siap mengganti kapal berbendera asing dengan armada berbendera Merah Putih. "Itu yang kami tunggu, apakah akan ditender ulang atau bagaimana," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pihaknya mengharapkan proses pergantian kapal FSO dan FPSO berbendera asing melalui tender ulang dimulai dari sekarang karena pengadaannya memerlukan waktu 1,5 tahun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, katanya, investasi pengadaan kapal jenis ini juga sangat besar karena termasuk armada yang padat teknologi. Satu unit FPSO memerlukan investasi sedikitnya US$100 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan data BP Migas, masih ada lima kapal FSO dan FPSO yang disewa KKKS hingga melampaui tenggat pelaksanaan asas cabotage secara penuh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kelima kapal tersebut adalah FSO Intan (ConocoPhilips), FSO Federal I (Petrochina Jabung), FSO Shanghai (Santos), FSO CNOOC 114 (CNOOC), dan FPSO Seagood 101 (Santos). &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 12 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=12-AUG-2009&amp;amp;inw_id=689732&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6198332836586460527?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6198332836586460527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pelayaran-nasional-incar-pengadaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6198332836586460527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6198332836586460527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/pelayaran-nasional-incar-pengadaan.html' title='Pelayaran nasional incar pengadaan floating storage'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6155600635404312326</id><published>2009-08-12T07:58:00.001+07:00</published><updated>2009-08-12T08:00:23.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Stimulus pelayaran diperlukan'/><title type='text'>Stimulus pelayaran diperlukan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;Stimulus pelayaran diperlukan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Kalangan pelaku pelayaran menginginkan stimulus angkutan laut berupa diskon atas pelayanan jasa kepelabuhanan tetap dilanjutkan dengan format yang lebih terarah dan dapat dirasakan langsung oleh perusahaan pelayaran serta pemilik barang. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Indonesian Shipping Association (ISA) Jaka A. Singgih mengatakan sepanjang usaha angkutan laut domestik dan internasional saat ini belum pulih dari dampak krisis ekonomi global, sehingga stimulus itu perlu diberikan kepada pelaku usaha terkait agar perekonomian dalam negeri bisa berjalan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, tuturnya, yang lebih penting adalah produktivitas dan fasilitas pelayananan jasa kepelabuhanan ditingkatkan agar Indonesia tidak terus-menerus menjadi pelabuhan pengumpan atau feeder. ”Stimulus angkutan laut saat ini masih diperlukan. Namun, operator pelabuhan juga harus bisa mendongkrak kinerjanya,” kata Jaka kemarin. &lt;i&gt;(Bisnis/k1)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;Bisnis Indonesia, 12 Agustus 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=12-AUG-2009&amp;amp;inw_id=689735&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6155600635404312326?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6155600635404312326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/stimulus-pelayaran-diperlukan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6155600635404312326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6155600635404312326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/stimulus-pelayaran-diperlukan.html' title='Stimulus pelayaran diperlukan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-8339844493145046247</id><published>2009-08-10T09:58:00.001+07:00</published><updated>2009-08-10T09:59:47.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uji petik kapal tingkatkan kepercayaan internasional'/><title type='text'>Uji petik kapal tingkatkan kepercayaan internasional</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Uji petik kapal tingkatkan kepercayaan internasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Pelaksanaan uji petik atau audit kapal secara acak yang dilakukan Departemen Perhubungan guna menjaga keselamatan pelayaran dinilai dapat meningkatkan kepercayaan internasional terhadap kapal berbendera Indonesia, baik yang berlayar di dalam negeri maupun rute internasional. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pemerintah diharapkan menyampaikan laporan secara berkesinambungan mengenai hasil uji petik tersebut kepada International Maritime Organization (IMO). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Presiden Kesatuan Pelaut Indonesia Hanafi Rustandi mengatakan pemerintah hendaknya tidak berkompromi dalam mengimplementasikan aspek keselamatan pelayaran, khususnya terhadap kapal penyeberangan, kapal penumpang, ataupun kapal barang berbendera Merah Putih. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Pelaut mendukung langkah Dephub dalam pelaksanaan uji petik yang dilakukan secara berkesinambungan dan terjadwal, bukan hanya dilakukan saat persiapan angkutan Lebaran,” katanya akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Hanafi, uji petik yang dilakukan secara terjadwal akan meningkatkan pandangan dunia internasional terhadap keseriusan Pemerintah Indonesia dalam mengedepankan faktor keselamatan pelayaran di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Guna mendukung langkah Dephub tersebut, tuturnya, administrator pelabuhan dan kepala kantor pelabuhan di seluruh daerah agar tidak gampang menerbitan surat izin berlayar (SIB) dan harus memeriksa secara langsung sebelum kapal bertolak dari pelabuhan keberangkatan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Selama ini kebijakan Dephub sering kali sulit berjalan sebagaimana mestinya karena di lapangan masih terjadi kompromi dalam penerbitan SIB tanpa dilakukan cek silang menyeluruh terhadap alat-alat keselamatan kapal. Hal ini semestinya tidak boleh terjadi lagi,” tandasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hanafi menambahkan perusahaan pelayaran agar tidak lagi mencari-cari alasan untuk menghindari kewajibannya dalam memenuhi aspek keselamatan sebagaimana yang ditetapkan Dephub. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;”Kami mendengar cukup banyak operator kapal yang keberatan dengan hasil uji petik tersebut. Dephub jangan sampai melunak dalam hal ini karena bagaimanapun operator kapal wajib melengkapi aspek keselamatan yang dipersyaratkan dalam IMO,” tuturnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Dephub telah mengumumkan hasil uji petik periode 22-26 Juli 2009 terhadap kapal berbendera Merah Putih. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dari 39 kapal (terdiri dari kapal penyeberangan, penumpang, dan kapal kargo) yang terjaring dalam uji petik secara acak di 18 lokasi itu, ternyata 36 kapal di antaranya atau lebih dari 90% dinyatakan tidak laik melaut atau tidak memenuhi persyaratan keselamatan pelayaran. (k1) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;BISNIS INDONESIA, 10 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=10-AUG-2009&amp;amp;inw_id=689238&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-8339844493145046247?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/8339844493145046247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/uji-petik-kapal-tingkatkan-kepercayaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8339844493145046247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8339844493145046247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/uji-petik-kapal-tingkatkan-kepercayaan.html' title='Uji petik kapal tingkatkan kepercayaan internasional'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3793590948036467841</id><published>2009-08-10T09:57:00.001+07:00</published><updated>2009-08-10T09:58:30.199+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muatan kapal di Babel naikTRANSIT'/><title type='text'>Muatan kapal di Babel naik</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;Muatan kapal di Babel naik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;PANGKALPINANG: Jumlah barang yang diangkut dengan kapal melalui pelabuhan di Bangka Belitung (Babel) pada Juni 2009 mencapai 341.770 ton atau naik 31,55% dibandingkan dengan pencapaian pada bulan sebelumnya 259.800 ton. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kabid Statistik Distribusi pada Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Babel Haryono mengatakan volume angkutan laut meningkat karena membaiknya kondisi perairan Babel dibandingkan dengan kondisi sebelumnya yang menyebabkan kunjungan kapal kargo rendah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Jumlah angkutan barang melalui laut meningkat karena permintaan dari luar provinsi meningkat untuk menambah persediaan menjelang bulan puasa dan Lebaran,” katanya kemarin. &lt;i&gt;(Antara)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;Bisnis Indonesia, 10 Agustus 2009&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=10-AUG-2009&amp;amp;inw_id=689245&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3793590948036467841?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3793590948036467841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/muatan-kapal-di-babel-naik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3793590948036467841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3793590948036467841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/muatan-kapal-di-babel-naik.html' title='Muatan kapal di Babel naik'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7705335234049543336</id><published>2009-08-10T09:55:00.001+07:00</published><updated>2009-08-10T09:57:10.827+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peran armada asing siap diambil alih'/><title type='text'>Peran armada asing siap diambil alih</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Peran armada asing siap diambil alih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Kontrak lima kapal lampaui tenggat asas cabotage&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Perusahaan pelayaran nasional siap mengambil alih peran kapal minyak jenis floating storage &amp;amp; offloading (FSO) dan floating production storage &amp;amp; offloading (FPSO) berbendera asing, apabila diberikan kontrak sewa jangka panjang. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kesiapan itu menyusul lampu hijau dari Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) yang membuka kesempatan bagi perusahaan nasional untuk menggantikan peran kapal lepas pantai berbendera asing dengan armada Merah Putih. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Apalagi, masa kontrak lima FSO dan FPSO berbendera asing ternyata melampaui batas waktu bagi operasi kapal migas asing paling lambat 1 Januari 2011, sesuai dengan peta jalan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut kapal berbendera Indonesia). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kelima kapal yang disewa kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mitra Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) itu, yakni FSO Intan, FSO CNOOC 114, FSO Federal I, FSO Shanghai, dan FPSO Seagood 101. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Lepas Pantai DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Layanto Sugiman menyatakan pelayaran nasional siap menggantikan peran kelima armada berbendera asing tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, banyak perusahaan pelayaran nasional, baik sendiri-sendiri maupun melalui konsorsium, yang ingin masuk ke angkutan lepas pantai (off shore), khususnya kapal jenis FSO dan FPSO. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Pelayaran nasional siap masuk menggantikan armada FSO dan FPSO asing itu dengan mendatangkan kapal baru ataupun ikut dalam kepemilikan kapal dengan mengganti biaya konstruksi," katanya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, ungkap Layanto, pengusaha pelayaran tidak mungkin melakukan pengadaan armada FSO dan FPSO tanpa disertai dengan kontrak sewa jangka panjang dari KKKS. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, investasi pengadaan FSO dan FPSO sangat besar karena kapal jenis ini termasuk padat teknologi. Satu unit FPSO memerlukan investasi sedikitnya US$100 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan pelayaran mengharapkan proses pergantian kapal FSO dan FPSO tersebut dapat dimulai dari sekarang karena persiapan pengadaan armada ini kurang dari 2 tahun, yakni sebelum 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan BP Migas Sulistya Hastuti Wahyu mengatakan pihaknya optimistis kelima FSO dan FPSO berbendera asing itu dapat berganti bendera merah putih sesuai dengan peta jalan asas cabotage. "Intinya, kami siap memenuhinya," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Sulistya, pelayaran nasional seharusnya proaktif karena pihaknya telah memberikan lampu hijau, apalagi BP Migas berkomitmen untuk memperbesar kandungan lokal, terutama bagi perusahaan nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekretaris Masyarakat Pemerhati Pelayaran, Pelabuhan, dan Lingkungan Maritim (Mappel) Maman Permana mengatakan FSO dan FPSO masih sulit dibangun di galangan dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, industri galangan dalam negeri baru bisa melakukan pemasangan peralatan yang ada di atas kapal FSO dan FPSO tersebut. "Jadi, kapal jenis ini mau tidak mau harus dibangun di luar negeri atau diimpor," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Dukungan pembiayaan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Lembaga pembiayaan dalam negeri juga siap menggelontorkan dana kepada perusahaan pelayaran yang ingin melakukan pengadaan armada jenis FSO dan FPSO guna menggantikan armada berbendera asing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Utama PT PANN Multifinance Ibnu Wibowo mengatakan perbankan dan lembaga pembiayaan nasional memiliki dana yang cukup untuk membiayai pengadaan armada tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, katanya, BP Migas harus berani membeberkan kebutuhan investasi pengadaan armada FSO dan FPSO serta memastikan jaminan kontrak jangka panjang bagi perusahaan pelayaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Berapa besar dana yang dibutuhkan, bagaimana kontraknya, dan nilai sewa per bulannya harus dibuat secara transparan. Bila semua cocok, pihak perbankan dan lembaga pembiayaan siap menggelontorkan dana," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ibnu mengakui selama ini belum ada perusahaan pelayaran nasional, baik melalui konsorsium maupun sendiri, yang mengajukan permohonan pembiayaan untuk pengadaan FSO dan FPSO kepada PANN. &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 10 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=10-AUG-2009&amp;amp;inw_id=689242&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7705335234049543336?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7705335234049543336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/peran-armada-asing-siap-diambil-alih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7705335234049543336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7705335234049543336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/peran-armada-asing-siap-diambil-alih.html' title='Peran armada asing siap diambil alih'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3764709586522231404</id><published>2009-08-05T09:43:00.001+07:00</published><updated>2009-08-05T09:45:38.004+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Regulator Juga Harus Diaudit'/><title type='text'>Regulator Juga Harus Diaudit</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;Regulator Juga Harus Diaudit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Yogyakarta, Kompas&lt;bell&gt;&lt;/bell&gt; - Audit kapal laut oleh pemerintah tiga bulan sekali dinilai tidak tepat. Audit seharusnya juga dilakukan terhadap aparat pemerintah yang mengelola pelayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apalagi, selama ini kecelakaan yang terjadi sebagian besar karena kegagalan sistem. Selain itu, audit terhadap kapal juga setidaknya telah dilakukan setahun sekali oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Kapal feri dan kapal penumpang selama ini telah disurvei. Bila pemerintah ingin meningkatkan keselamatan di laut, lebih tepat mengaudit kapal kargo dan kapal penumpang yang belum masuk klas BKI ataupun kapal pelayaran rakyat,” kata Wakil Ketua Umum Indonesian Ferry Companies Association (IFA) Bambang Harjo, Minggu (2/8) di Yogyakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Bambang, Asosiasi Perusahaan Pelayaran di Indonesia (Indonesia National Shipowner’s Association/INSA) membawahi 8.500 kapal. Sekitar 25 persen dari jumlah kapal itu belum masuk klas BKI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun kapal penumpang dan kargo yang tergolong pelayaran rakyat hanya 20 persen yang terdaftar dalam klas BKI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alasan lain tidak diperlukannya audit per tiga bulan, kata Bambang, karena setiap kali kapal akan berlayar, Administratur Pelabuhan mengeluarkan surat izin berlayar (SIB).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”SIB dikeluarkan dengan mempertimbangkan kelaikan berlayar. SIB sama saja dengan audit tiap hari, atau buat feri berarti audit tiap rit penyeberangan,” ujar Bambang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, tiap tahun ada pemeriksaan, antara lain, terhadap konstruksi badan kapal, mesin, dan garis muat. Ini diperiksa rutin saat naik dok oleh BKI. Dari pemeriksaan ini ada tiga sertifikat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun Marine Inspector dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengaudit sisi nautis, teknis, dan radio. Audit ini dimaksudkan untuk memperoleh Sertifikat Kesempurnaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi hal itu, Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan Bobby R Mamahit menyatakan, audit tiga bulanan tak hanya melihat persoalan teknis, tetapi juga kemampuan manajemen perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Minggu depan, sudah ada hasilnya. Momentumnya pas, sebelum masa angkutan Lebaran,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan, audit dilakukan secara acak. ”Kami mengaudit kapal secara random. Misalkan di Bakauheni, sudah bagus bila diaudit 2-3 kapal,” kata Bobby.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di lintas Merak-Bakauheni, saat penyeberangan padat, sekitar 25 kapal feri yang dioperasikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;crosshead&gt;&lt;/crosshead&gt;&lt;strong&gt;Audit regulator&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bambang berpendapat, bila pemerintah serius ingin meningkatkan keselamatan angkutan laut, audit juga harus diterapkan bagi regulator sebagai pengawas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Bila sampai kapal berlayar dengan muatan lebih lalu celaka, artinya mungkin ada kontribusi kesalahan regulator yang menerbitkan SIB,” kata Bambang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Audit terhadap regulator, menurut Bambang, seharusnya dikerjakan badan yang independen, bukan oleh pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, bila terjadi kecelakaan angkutan laut di pelabuhan, bisa jadi karena pengelola pelabuhan tak menjalankan fungsi, antara lain, tidak menjaga kedalaman alur pelayaran, atau mensterilkan pelabuhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bambang menjelaskan, 70 persen kecelakaan laut disebabkan kesalahan manusia. Oleh karena itu, tidak tertutup kemungkinan ada kegagalan dalam pendidikan di sekolah pelayaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalan lain yang harus dicermati adalah keandalan tim search and rescue (SAR). ”Andai tim SAR kita sangat kompeten, tak perlu jatuh korban terlalu banyak. Meskipun ada pelampung, tentu ada keterbatasan penumpang menyelamatkan diri,” ujarnya. &lt;bell&gt;&lt;/bell&gt;(RYO)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kompas, 03 Agustus 2009&lt;/p&gt;&lt;p&gt;http://koran.kompas.com/read/xml/2009/08/03/03330113/Regulator.Juga.Harus.Diaudit&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3764709586522231404?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3764709586522231404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/regulator-juga-harus-diaudit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3764709586522231404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3764709586522231404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/regulator-juga-harus-diaudit.html' title='Regulator Juga Harus Diaudit'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6464248695274883830</id><published>2009-08-05T09:40:00.001+07:00</published><updated>2009-08-05T09:42:19.540+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Izin operasi 12 jenis kapal asing ditutup'/><title type='text'>Izin operasi 12 jenis kapal asing ditutup</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Izin operasi 12 jenis kapal asing ditutup&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;INSA sanggup penuhi kebutuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan menutup izin pengoperasian kapal asing (PPKA) bagi 12 jenis kapal pendukung kegiatan lepas pantai, menyusul kesanggupan pengusaha nasional memenuhinya. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Duabelas jenis armada lepas pantai (off shore) itu adalah kapal tunda, tongkang, crew boat (pengangkut kru), mooring boat (kapal pandu), landing craft (kapal pendarat), crane barge (sejenis tongkang) berkapasitas 100 ton, dan utility vessel (pengangkut peralatan). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dephub juga menghentikan PPKA jenis oil barge (tongkang minyak), pilot barge (sejenis kapal pandu), security boat (kapal patroli), sea truck (sejenis pengangkut kru), dan anchor boat (pengangkut jangkar). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Departemen Perhubungan Leon Muhamad mengatakan PPKA hanya diberikan bagi kapal lepas pantai asing setelah terbukti tidak ada kapal sejenis yang dimiliki pelayaran nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dephub meminta Indonesian National Shipowners' Association (INSA) mengklarifikasi ketersediaan 12 kapal lepas pantai sebelum PPKA diterbitkan. "Jika klarifikasi INSA membuktikan ada kapal nasional, izin PPKA tidak akan dikeluarkan," katanya kepada Bisnis, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan BP Migas telah memberikan rambu-rambu kepada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) terkait dengan implementasi asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut kapal berbendera Indonesia) bagi armada pendukung kegiatan lepas pantai. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Rambu-rambu tersebut telah disampaikan BP Migas kepada KKKS pada rapat kerja instansi itu di Surabaya pada 27 Juli 2009. "Kini, kami meminta KKKS agar melaksanakan arahan tersebut." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Leon menjelaskan penutupan izin 12 jenis kapal pendukung kegiatan lepas pantai bagi asing merupakan bagian dari penahapan implementasi peta jalan asas cabotage secara penuh mulai 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Mampu dipenuhi&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Lepas Pantai INSA Sugiman Layanto menegaskan pelayaran nasional mampu memenuhi kebutuhan 12 jenis kapal lepas pantai itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, pemerintah seharusnya telah menutup keterlibatan asing dalam kegiatan lepas pantai menggunakan 12 jenis kapal itu sejak tahun lalu. "Pengusaha nasional sudah mampu memenuhi kebutuhan kapal jenis ini,” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pemerintah akhirnya menutup keterlibatan asing untuk 12 jenis armada lepas pantai tanpa harus menunggu berakhirnya tenggat waktu pelaksanaan asas cabotage secara penuh. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Penutupan itu disepakati dalam rapat Departemen Perhubungan yang melibatkan DPP INSA dan BP Migas, baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan INSA Paulis A. Djohan menjelaskan pelayaran nasional siap menggantikan peran seluruh 12 jenis kapal asing penunjang kegiatan lepas pantai itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan pengusaha pelayaran nasional yang tergabung ke dalam INSA terus melakukan pengadaan kapal baik untuk kegiatan lepas pantau maupun angkutan komoditas lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Dahulukan nasional&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Data BP Migas menyebutkan jumlah kapal yang beroperasi untuk semua kegiatan hulu migas nasional mencapai 613 unit dengan 541 kapal di antaranya berbendera Indonesia, sedangkan sisanya berbendera asing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;INSA mencatat nilai sewa kapal asing selama setahun mencapai US$1,25 miliar, sedangkan total kebutuhan investasi untuk menggantikan kapal off shore asing berkisar US$3 miliar-US$4 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Leon menjelaskan agar peta jalan asas cabotage terlaksana sesuai dengan jadwal, pihaknya meminta BP Migas dan KKKS mendahulukan kapal Indonesia dalam tender pengadaan armada. &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 03 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=03-AUG-2009&amp;amp;inw_id=688063&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6464248695274883830?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6464248695274883830/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/izin-operasi-12-jenis-kapal-asing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6464248695274883830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6464248695274883830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/izin-operasi-12-jenis-kapal-asing.html' title='Izin operasi 12 jenis kapal asing ditutup'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-80977223687082479</id><published>2009-08-05T09:38:00.001+07:00</published><updated>2009-08-05T09:42:41.241+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem informasi kapal diuji coba'/><title type='text'>Sistem informasi kapal diuji coba</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Sistem informasi kapal diuji coba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sistem informasi jarak jauh pada kapal atau long range identification tracking (LRIT) mulai diuji coba dengan Uni Eropa dan China, guna memastikan kelancaran sistem pertukaran data antarnegara. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut Dephub Boedhi Setiadjid mengungkapkan uji coba yang dimulai sejak 1 Agustus 2009 itu juga dikategorikan sebagai audit pusat data LRIT (National Data Centre) dari International Maritime Organization (IMO). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Uji coba ini menjadikan Indonesia berada di bawah satu sistem dengan Uni Eropa dan China. Hal tersebut juga bisa dibilang sebagai audit dari IMO,” katanya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;LRIT adalah sistem informasi yang menyediakan data tentang identitas, lokasi, serta tanggal dan waktu posisi kapal. Regulasi LRIT dimasukkan dalam ketentuan Safety of Life at Sea (Solas) Bab V tentang Keselamatan Navigasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kapal yang menjadi objek sistem LRIT adalah yang melakukan pelayaran internasional, termasuk kapal penumpang, kargo, pengeboran lepas pantai yang berbobot lebih dari 300 GT. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Awalnya, kewajiban penerapan sistem LRIT bagi kapal yang berlayar di perairan internasional itu akan diterapkan pada 1 Juli 2009. Namun, karena sebagian besar negara anggota IMO belum melalui proses audit NDC, implementasi sistem itu akhirnya ditunda hingga 1 Oktober 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Siap bergabung&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dirjen Perhubungan Laut Dephub Sunaryo mengatakan Indonesia sudah siap bergabung dengan negara anggota IMO lainnya dalam menerapkan sistem LRIT. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Indonesia sudah berada di jalan yang benar dalam proses menuju ketentuan untuk wajib menerapkan sistem LRIT,” ujarnya beberapa waktu lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kendati IMO segera menetapkan secara penuh ketentuan LRIT mulai Oktober, sejumlah negara tetap tidak akan mempersulit kapal-kapal yang belum mengimplementasikan sistem tersebut hingga akhir tahun ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Johnson W. Sutjipto, Ketua Umum Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), memaparkan pemilik kapal nasional sudah siap dan tidak berkeberatan menerapkan sistem LRIT pada armada mereka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurutnya, LRIT merupakan ketentuan internasional yang harus ditaati setiap pemilik kapal. “Penerapan sistem itu merupakan syarat bagi pemilik kapal yang armadanya melayani rute internasional dan berlabuh di negara lain. Kalau mau tetap beroperasi ya harus memiliki sistem itu di kapalnya,” paparnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 04 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=04-AUG-2009&amp;amp;inw_id=688263&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-80977223687082479?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/80977223687082479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/sistem-informasi-kapal-diuji-coba.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/80977223687082479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/80977223687082479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/08/sistem-informasi-kapal-diuji-coba.html' title='Sistem informasi kapal diuji coba'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4695566701807540189</id><published>2009-07-30T09:10:00.001+07:00</published><updated>2009-07-30T09:12:20.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ratifikasi asas penahanan kapal tunggu perbaikan naskah'/><title type='text'>Ratifikasi asas penahanan kapal tunggu perbaikan naskah</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Ratifikasi asas penahanan kapal tunggu perbaikan naskah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Luar Negeri mendesak Departemen Perhubungan merampungkan perbaikan naskah akademis ratifikasi asas penahanan kapal atau arrest of ship agar bisa segera disampaikan kepada Presiden. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan dalam naskah akademis yang diajukan kepada Deplu belum lama ini, masih ada perbaikan yang harus dilakukan Dephub. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Ternyata naskah ratifikasi arrest of ship itu masih harus diperbaiki oleh Dephub, terutama hasil terjemahan 45 kopi dokumen penahan kapal ke dalam bahasa Indonesia karena masih ada yang tidak tepat,” katanya kepada Bisnis, baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ratifikasi arrest of ship merupakan kelanjutan dari ratifikasi konvensi internasional tentang hipotek atas kapal (mortgage law). Arrest of ship merupakan ketentuan internasional tentang penahanan kapal yang disepakati dalam konvensi internasional pada 1999. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketentuan ini memberikan kewenangan kepada lembaga pembiayaan atau perbankan melakukan penahanan kapal milik debitur yang melanggar ketentuan atau wanprestasi dalam melaksanakan kewajibannya kepada kreditur. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ratifikasi konvensi internasional mengenai penahanan kapal merupakan salah satu rencana aksi yang disiapkan oleh pemerintah agar industri pelayaran nasional memperoleh pendanaan guna pengadaan kapal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Faizasyah menjelaskan departemennya sudah menginformasikan hasil koreksian tersebut dalam rapat interdep yang digelar 4 bulan lalu, tetapi hingga saat ini naskah akademis hasil perbaikan belum masuk ke Deplu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan selain soal terjemahan 45 kopi dokumen, Deplu juga meminta Dephub agar naskah akademis itu dapat merefleksikan UU No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran. “Naskah itu belum merefleksikan UU tentang Pelayaran,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, hingga saat ini naskah hasil perbaikan belum diterima dari Dephub sehingga pihaknya belum meneruskan kepada Presiden. Faizah membantah departemennya mempersulit keluarnya perpres ratifikasi arrest of ship, justru sebaliknya Deplu ingin agar naskah akademis itu sempurna sehingga tidak dikembalikan lagi ke Dephub setelah diajukan kepada Presiden. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Draf surat pengantarnya sudah disiapkan, bahkan semua yang dibutuhkan sudah siap, tinggal lampirannya itu [naskah ratifikasi arrest of ship]. Begitu naskah hasil perbaikan itu masuk, langsung dikirim ke Setneg,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Faizasyah menegaskan proses ratifikasi asas penahanan kapal tidak harus melalui parlemen karena ketentuan asas arrest of ship cukup diatur dengan peraturan presiden (perpres). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Jaminan hukum&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Direktorat Perhubungan Laut Dephub Leon Muhamad mengatakan ratifikasi asas penahanan kapal bertujuan untuk memberikan jaminan hukum bagi penyedia pembiayaan di sektor pelayaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, penyelesaian proses ratifikasi itu sangat mendesak guna mendukung penerapan penuh asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) secara penuh mulai 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (DPP INSA) mengindikasikan bank asing siap membiayai pengadaan 127 kapal berbendera Indonesia untuk kegiatan lepas pantai serta angkutan minyak dan gas (migas). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP INSA Johnson W. Sutjipto mengatakan perusahaan pelayaran nasional membutuhkan pembiayaan untuk pengadaan 127 kapal senilai US$6,5 miliar guna menggantikan peran asing pengangkut migas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, pelayaran asing menikmati US$1,385 miliar per tahun dari pengoperasian 127 kapal itu untuk kegiatan lepas pantai dan migas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 24 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=24-JUL-2009&amp;amp;inw_id=686568&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4695566701807540189?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4695566701807540189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/ratifikasi-asas-penahanan-kapal-tunggu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4695566701807540189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4695566701807540189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/ratifikasi-asas-penahanan-kapal-tunggu.html' title='Ratifikasi asas penahanan kapal tunggu perbaikan naskah'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1794355594711955614</id><published>2009-07-30T09:06:00.001+07:00</published><updated>2009-07-30T09:08:52.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 Perusahaan pilih INSA'/><title type='text'>10 Perusahaan pilih INSA</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;10 Perusahaan pilih INSA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sebanyak 10 perusahaan pelayaran nasional yang bergerak di bidang lepas pantai atau off-shore memutuskan mundur dari Indonesian Offshore Shipping Association (IOSA) dan kembali bergabung menjadi anggota Indonesian National Shipowners’ Association (INSA). &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Sampai saat ini ada 10 perusahaan pelayaran off-shore yang menyatakan hanya bergabung dengan INSA, bukan asosiasi lain di luar itu [IOSA],” ujar Ketua Umum DPP INSA Johnson W.Sucipto kepada Bisnis, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan sejak pekan lalu INSA mengirimkan surat resmi kepada 34 perusahaan pelayaran off-shore anggotanya yang juga bergabung dengan IOSA. &lt;i&gt;(Bisnis/k1)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisnis Indonesia, 28  Juli 2009&lt;/p&gt;&lt;p&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=28-JUL-2009&amp;amp;inw_id=687123&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1794355594711955614?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1794355594711955614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/10-perusahaan-pilih-insa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1794355594711955614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1794355594711955614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/10-perusahaan-pilih-insa.html' title='10 Perusahaan pilih INSA'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7321244366854331863</id><published>2009-07-30T09:04:00.001+07:00</published><updated>2009-07-30T09:06:45.838+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Usaha maritim diminta aktif garap migas'/><title type='text'>Usaha maritim diminta aktif garap migas</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Usaha maritim diminta aktif garap migas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;SURABAYA: Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) mendorong sektor usaha maritim nasional untuk semakin banyak terlibat dalam industri migas karena besarnya peluang usaha di sektor strategis itu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala Divisi Penunjang Operasi BP Migas Budi Indiyanto mengungkapkan jumlah kapal yang beroperasi untuk semua kegiatan hulu migas nasional kini sebanyak 613 unit dengan 541 kapal di antaranya berbendera Indonesia, sedangkan sisanya berbendera asing. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, kapal-kapal itu digunakan oleh sekitar 51 wilayah kerja migas yang ditangani oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas yang telah memasuki tahap eksploitasi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Dari 189 wilayah kerja migas secara nasional, ada 51 yang telah berproduksi, 124 memasuki tahap eksplorasi, 14 dalam tahap development [pengembangan]. Beberapa yang kini tahap eksplorasi akan segera memasuki produksi. Ini peluang yang mesti ditangkap oleh industri maritim nasional, jangan malah ditangkap asing,” katanya seusai rapat kerja BP Migas dan pelaku usaha industri perkapalan dan lepas pantai, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, Budi mengungkapkan pada 2015 akan ada proses pengelolaan proyek migas lepas pantai (off shore) di Wanane, Selat Timor, senilai US$11,5 miliar yang akan memasuki tahap produksi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Direktur Utama PT PAL yang juga Ketua Ikatan Perusahaan Perkapalan dan Industri Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Harsusanto mengatakan pihaknya merespons positif sinergi antara BP Migas dan asosiasinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, peluang usaha sektor migas yang bisa dimasuki oleh industri perkapalan dan lepas pantai nasional semakin besar sehingga mesti disiapkan secara sistematis agar potensi dan kebutuhan yang ada bisa dipertemukan. Iperindo segera memetakan potensi industri galangan nasional untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kapal migas baru.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Harsusanto mengakui industri lepas pantai yang merupakan penunjang sektor migas masih kesulitan karena sekitar 80% dari komponen industri itu masih bergantung pada impor. “Ini beda dengan Jepang dan Korea Selatan yang mayoritas telah menggunakan konten lokal.” &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan Iperindo berharap dapat menggarap 25% dari peluang investasi proyek migas sektor hulu yang diperkirakan mencapai US$1 miliar. “Artinya, dengan 25% nilainya mencapai US$250 juta,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Johnson W. Sujipto menambahkan pemberlakuan sistem pembayaran progresif oleh industri galangan kapal nasional sangat memberatkan anggota asosiasinya yang memesan kapal baru. (k21/Marlina A. Jobs) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 28 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=28-JUL-2009&amp;amp;inw_id=687122&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7321244366854331863?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7321244366854331863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/usaha-maritim-diminta-aktif-garap-migas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7321244366854331863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7321244366854331863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/usaha-maritim-diminta-aktif-garap-migas.html' title='Usaha maritim diminta aktif garap migas'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7880403032729360941</id><published>2009-07-27T09:56:00.002+07:00</published><updated>2009-07-27T09:58:07.543+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Audit 3 bulanan fokus ke kapal feri'/><title type='text'>Audit 3 bulanan fokus ke kapal feri</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Audit 3 bulanan fokus ke kapal feri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;img src="http://www.bisnis.com/bisimage/selipan.gif" width="5" height="10" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Pemerintah hanya memfokuskan kapal penumpang penyeberangan antarpulau jenis roll on-roll off (roro) sebagai objek audit perawatan kapal setiap 3 bulan pada tahap awal penerapan kebijakan itu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan Bobby R. Mamahit mengatakan strategi itu untuk memeriksa kesiapan kapal penyeberangan menjelang masa angkutan Lebaran tahun ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menegaskan kapal feri menjadi fokus objek pemeriksaan karena angkutan laut itu selama ini banyak mengalami kasus yang terkait dengan keamanan dan keselamatan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kami membentuk lima tim dari petugas pusat untuk melakukan audit 3 bulanan, dengan konsentrasi di lintasan penyeberangan karena sudah mendekati hari raya,” katanya, akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bobby mengungkapkan kelima tim itu akan difokuskan untuk melakukan audit di tujuh lintasan penyeberangan yang berada di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Timur. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dephub mulai menerapkan audit perawatan 3 bulanan kapal penumpang pada pekan lalu. Pelaksanaan audit itu menggunakan sistem acak di setiap wilayah dengan menerjunkan petugas di daerah, yang dibantu oleh petugas pusat apabila terdapat kasus teknis yang memerlukan keahlian khusus. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua Indonesia Ferry Companies Association (IFA) Bambang Harjo menuturkan sebenarnya setiap kapal penyeberangan yang akan berlayar sudah harus memenuhi persyaratan kelaikan dalam pemeriksaaan teknis serta aspek keselamatan dan muatan angkutan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kalau Dephub sudah memberlakukan audit 3 bulanan ya mau bagaimana lagi. Namun, perlu diingat setiap kapal feri sudah harus melalui pemeriksaan ketat yang dilakukan oleh kesyahbandaran untuk mendapatkan surat izin berlayar [SIB],” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menuturkan sebaiknya audit hanya dilakukan pada saat musim liburan atau dalam menyambut Idulfitri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Bambang, audit juga sebaiknya ditekankan kepada pelatihan bagi anak buah kapal (ABK) sehingga para awak kapal bisa memperoleh arahan-arahan mengenai prosedur yang benar dari regulator. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Karena sekitar 80% kecelakaan itu disebabkan human error. Lagipula, pemeriksaan aspek teknis juga sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang ada, yakni sebelum berlayar, kapal sudah harus melalui pemeriksaan yang ketat,” paparnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan setiap kapal juga harus melalui pemeriksaan tahunan yang mencakup pemeriksaan lambung kapal dan mesin yang dilakukan oleh Badan Klasifikasi Indonesia (BKI). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Diperluas&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bobby mengatakan setelah memeriksa angkutan penyeberangan, objek audit 3 bulanan diperluas ke semua jenis kapal, termasuk angkutan barang. “Kalau kapal feri sudah diaudit semua, kami juga akan memeriksa jenis lainnya, termasuk kapal angkutan barang,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Johnson W. Sutjipto mengatakan asosiasinya menolak kebijakan audit 3 bulanan apabila pemeriksaan juga mencakup kapal angkutan barang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, selama ini operasional dari kapal angkutan barang belum pernah mengalami masalah dalam hal keselamatan dan keamanan yang parah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kami mendukung audit 3 bulanan yang dilakukan Dephub, sejauh itu hanya mencakup kapal penumpang. Kalau kapal angkutan barang tidak perlu, karena belum pernah mengalami kecelakaan yang berarti sehingga menandakan perawatan sudah benar-benar ketat,,” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit mengatakan sebaiknya Dephub memaparkan hasil audit 3 bulanan tersebut kepada publik sehingga masyarakat mengetahui kualifikasi teknis dan neraca keuangan dari operator angkutan laut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Gagasan audit 3 bulanan pertama kali dilontarkan oleh Menhub Jusman Syafii Djamal pada awal Juni 2009, menyusul berulangnya kasus kapal terbakar milik PT Prima Vista, yakni KM Titian Nusantara pada 2007 dan KM Mandiri Nusantara pada tahun ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 27 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=27-JUL-2009&amp;amp;inw_id=686910&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7880403032729360941?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7880403032729360941/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/audit-3-bulanan-fokus-ke-kapal-feri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7880403032729360941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7880403032729360941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/audit-3-bulanan-fokus-ke-kapal-feri.html' title='Audit 3 bulanan fokus ke kapal feri'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3153989740885381038</id><published>2009-07-27T09:54:00.002+07:00</published><updated>2009-07-27T09:57:44.732+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gelombang Perairan Papua Berkisar 3 - 4 Meter'/><title type='text'>Gelombang Perairan Papua Berkisar 3 - 4 Meter</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Gelombang Perairan Papua Berkisar 3 - 4 Meter&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jayapura &lt;/span&gt;(ANTARA News) - Gelombang perairan Papua, yakni Laut Arafuru dan perairan selatan Merauke diperkirakan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkisar 3 hingga 4 meter sepanjang Minggu (26/7) sampai Senin (27/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BMKG yang prakiraannya dipantau di Jayapura, Sabtu pagi menyebutkan tinggi gelombang yang sama juga berpeluang terjadi di perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, perairan Kepulauan Kai, perairan Kepulauan Tanimbar serta perairan Kepulauan Aru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tinggi gelombang 2 - 3 meter kemungkinan terjadi di Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, perairan barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya di Laut Timor, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, perairan Kepulauan Sangihe Talaud, Laut Banda, Laut Buru hingga Laut Seram, Laut Maluku serta Laut Halmahera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di Laut Andaman dan Samudera Hindia selatan Jawa Barat, tinggi gelombang diprediksikan mencapai 4 - 5 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan dini dikeluarkan BMKG hingga Rabu (29/7) untuk sejumlah wilayah perairan yang diperkirakan mencapai 2 - 3 meter, yakni di Laut Cina Selatan, perairan barat Aceh, perairan barat Bengkulu hingga Lampung, perairan Mentawai, Selat Karimata dan Laut Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya, Selat Makassar bagian selatan, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Bali hingga NTB, Laut Maluku, perairan selatan Ambon, perairan utara Sangihe Talaud, Laut Halmahera, Laut Sawu serta Laut Timor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan yang sama juga berlaku untuk perairan utara Aceh, perairan selatan Jawa, Laut Banda, perairan Kepulauan Aru, Kai dan Tanimbar serta Laut Arafuru yang tinggi gelombangnya berkisar 3 - 4 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Laut Andaman, peringatan dini dikeluarkan karena gelombang mencapai 4 - 5 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, prakiraan cuaca untuk sejumlah daerah di Papua hingga esok Selasa (28/7) menunjukkan hujan dengan suhu bervariasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jayapura dan Sorong diperkirakan terjadi hujan ringan dengan suhu masing-masing 25 - 31 derajat dan 24 - 31 derajat selsius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkiraaan yang sama juga berlaku untuk Manokwari dengan suhu minimum 24 dan maksimum 31 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun di Biak, hujan sedang dengan suhu berkisar 24 - 29 derajat. Sedangkan cuaca berawan, mungkin terjadi di Merauke dengan suhu 23 - 31 derajat selsius.(*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan dini adanya hujan deras disertai kilat dan angin kencang berlaku sampai dengan hari ini di pesisir timur Sumatera bagian tengah, Sumatera bagian tengah, Maluku bagian Utara dan Tengah serta Papua bagian barat.***3***(PSO-124/27/7/2009)&lt;br /&gt;&lt;p class="cprt"&gt;COPYRIGHT © 2009&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="cprt"&gt;Antara News, 27 Juli 2009&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="cprt"&gt;http://www.antaranews.com/berita/1248641349/gelombang-perairan-papua-berkisar-3--4-meter&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3153989740885381038?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3153989740885381038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/gelombang-perairan-papua-berkisar-3-4.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3153989740885381038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3153989740885381038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/gelombang-perairan-papua-berkisar-3-4.html' title='Gelombang Perairan Papua Berkisar 3 - 4 Meter'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-51833402784731793</id><published>2009-07-21T09:59:00.001+07:00</published><updated>2009-07-21T10:01:44.466+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INSA larang keanggotaan ganda'/><title type='text'>INSA larang keanggotaan ganda</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;INSA larang keanggotaan ganda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: INSA melarang anggotanya yang bergerak di bidang pelayaran lepas pantai (off-shore) mengantongi keanggotaan ganda di organisasi selain asosiasi perusahaan pelayaran itu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Johnson W.Sucipto mengatakan pihaknya segera melakukan pendataan ulang terhadap anggotanya yang bergerak pada usaha pelayaran off-shore. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, selain untuk menghindari keanggotaan ganda, pendataan ulang juga diharapkan bisa mempermudah konsolidasi antarperusahaan pelayaran off-shore anggota INSA dalam menyukseskan asas cabotage (muatan domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) mulai 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengatakan pihaknya segera mengirimkan surat resmi kepada seluruh perusahaan pelayaran off-shore nasional yang masih tercatat sebagai anggota INSA sekaligus Indonesian Offshore Shipping Association (IOSA). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kami berikan opsi kepada perusahaan-perusahan pelayaran tersebut untuk menentukan sikap tegas dan silakan memilih apakah ingin bergabung dengan INSA atau memilih asosiasi lain [IOSA]. Kami menegaskan tidak mentolerir keanggotaan ganda,” ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia juga membantah pernyataan Ketua Umum IOSA Budi H.M Siregar yang menyebutkan jumlah anggota asosiasi pelayaran off-shore tersebut kini 37 perusahaan dengan tiga di antaranya juga merupakan anggota INSA. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Justru 34 perusahaan pelayaran yang direkrut oleh IOSA itu sampai saat ini masih tercatat sebagai anggota INSA bidang lepas pantai. Oleh karena itu, kami meminta kepada 34 perusahaan pelayaran tersebut menentukan pilihannya, apakah ingin bergabung dengan INSA atau IOSA,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Johnson menuturkan kebijakan INSA itu dalam rangka mempertegas posisi organisasi tersebut dalam menolak rencana pelaksanaan registrasi kapal terbuka (open registry) yang sedang dikaji oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Perhubungan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kami tetap menolak [open registry] karena akan menjadikan Indonesia sebagai negara berbendera kapal kemudahan [flag of convenience/FoC], sekaligus menggagalkan asas cabotage,” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan INSA memiliki bukti bahwa usulan open registry dan FoC diwacanakan oleh IOSA dalam pertemuan asosiasi itu dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal pada 9 Juni 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Dibantah&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Saat dikonfirmasi Ketua Umum IOSA Budi H.M.Siregar mengatakan hingga saat ini pihaknya belum pernah secara resmi menyampaikan usulan apa pun kepada instansi mana pun terkait dengan open registry ataupun FoC. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengatakan pertemuan IOSA di BKPM pada 9 Juni 2009 itu hanya dalam rangka mempelajari pemikiran-pemikiran guna memperoleh kapal berbendera Indonesia bidang off-shore seiring dengan semakin dekatnya batas waktu pemenuhan asas cabotage pada Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Tolong dibuktikan kalau ada usulan kami yang mendorong open registry. Kami menilai INSA hanya mencari kambing hitam atas masalah ini,” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam dokumen pertemuan IOSA dan BKPM pada 9 Juni 2009 yang diperoleh Bisnis menyebutkan IOSA mengungkapkan tiga permasalahan yang mesti disikapi oleh pemerintah dalam rangka menunjang kegiatan sektor minyak dan gas bumi (migas) seiring dengan pemenuhan asas cabotage. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pertama, hingga saat ini masih ada 80 kapal off-shore di dalam negeri yang sebagian besar beroperasi menggunakan bendera kemudahan, tetapi belum ada sumber dana untuk menggantikan kapal itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kedua, pemilik kapal asing tidak bersedia menjadikan kapal mereka berbendera Indonesia. Ketiga, perbankan lokal belum reaktif menyalurkan kredit usaha pelayaran nasional, sedangkan investor luar negeri enggan menanamkan modalnya dengan keharusan kapal berbendera Merah Putih. (k1) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 21 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=21-JUL-2009&amp;amp;inw_id=685762&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-51833402784731793?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/51833402784731793/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/insa-larang-keanggotaan-ganda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/51833402784731793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/51833402784731793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/insa-larang-keanggotaan-ganda.html' title='INSA larang keanggotaan ganda'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5204614616391643273</id><published>2009-07-21T09:57:00.001+07:00</published><updated>2009-07-21T09:59:29.730+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seluruh pelabuhan terapkan tally'/><title type='text'>Seluruh pelabuhan terapkan tally</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Seluruh pelabuhan terapkan tally&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan akhirnya memberlakukan kegiatan pencatatan dan penghitungan keluar masuk barang dan peti kemas atau tally independen di seluruh pelabuhan Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kebijakan itu dituangkan dalam Keputusan Dirjen Perhubungan Laut Dephub Sunaryo No. KN.42/1/8/DTPL-09 tanggal 15 Juli 2009 tetang Mekanisme Pembayaran Tarif Pelayanan Jasa Tally di Pelabuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam SK yang diperoleh Bisnis itu juga menegaskan pelaksanaan tally di seluruh pelabuhan Indonesia agar dapat dilaksanakan setelah SK Dirjen Perhubungan Laut itu ditetapkan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;SK itu juga mengatur mengenai mekanisme pembayaran jasa tally untuk kegiatan pemuatan dan pembongkaran kargo di pelabuhan. Untuk kegiatan bongkar, pembayaran jasa tally harus sudah diselesaikan sebelum barang dikeluarkan dari pelabuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam hal ini, perusahaan tally harus membuat nota tagihan kepada pemilik barang berdasarkan pelayanan jasa tally yang telah diberikan sesuai dengan dokumen yang telah ditandatangani oleh nakhoda (mualim I) dan perusahaan bongkar muat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selanjutnya, pemilik barang atau kuasanya diwajibkan membayar tarif pelayanan jasa tally berdasarkan nota tagihan perusahaan tally independen di lokasi bersangkutan, sebelum barang dikeluarkan dari pelabuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Adapun, untuk kegiatan pemuatan, pemilik barang atau kuasanya diharuskan membayar uang pertanggungan terlebih dahulu yang besarannya dihitung berdasarkan jumlah barang sesuai dengan dokumen shipping instruction, surat jalan, atau pemberitahuan ekspor kepada perusahaan tally bersangkutan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selanjutnya, perusahaan tally membuat nota tagihan kepada pemilik barang berdasarkan dokumen yang telah ditandatangani oleh nakhoda kapal dan perusahaan bongkar muat atau terminal operator. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Tally Mandiri Indonesia (APTMI) F.S. Popal saat dikonfirmasi Bisnis mengatakan pihaknya menyambut positif keluarnya aturan tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kami sudah mendapatkan tembusannya. Segera kegiatan tally bisa kami lakukan, paling lambat per 1 Agustus 2009 semuanya sudah bisa berjalan, termasuk di Tanjung Priok,” tutur Popal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, tarif jasa pelayanan kegiatan tally masih mengacu pada kesepakatan tarif yang telah ditandatangani oleh asosiasi penyedia dan pengguna jasa di pelabuhan, beberapa waktu lalu. (k1) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 21 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=21-JUL-2009&amp;amp;inw_id=685761&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5204614616391643273?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5204614616391643273/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/seluruh-pelabuhan-terapkan-tally.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5204614616391643273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5204614616391643273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/seluruh-pelabuhan-terapkan-tally.html' title='Seluruh pelabuhan terapkan tally'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3741196319278499162</id><published>2009-07-21T09:56:00.001+07:00</published><updated>2009-07-21T09:57:52.325+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontrak kapal asing segera diubah'/><title type='text'>Kontrak kapal asing segera diubah</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Kontrak kapal asing segera diubah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Penggantian bendera kapal tunda dan tongkang didahulukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: BP Migas akhirnya bersedia merevisi kontrak kapal asing yang beroperasi pada kegiatan lepas pantai (off-shore) yang disesuaikan dengan jadwal penerapan asas cabotage. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hal itu terungkap dalam rapat pelaksanaan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) untuk angkutan laut serta kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (migas) yang digelar oleh Direktorat Perhubungan Laut Departemen Perhubungan, Jumat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Rapat itu dihadiri oleh Dirjen Perhubungan Laut Dephub Sunaryo, Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Leon Muhamad, Ketua DPP INSA Johnson W. Sujipto, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan INSA Paulis A. Djohan, dan Kepala Divisi Operasi Penunjang Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Budi Indianto. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Leon mengatakan dalam rapat itu Dephub memang meminta BP Migas merevisi kontrak kapal asing yang masa berlakunya melampaui roadmap asas cabotage. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;”Bapak Dirjen [Dirjen Perhubungan Laut Sunaryo] meminta BP Migas melalui kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) merevisi kontrak yang ada karena klausul dalam kontrak itu bisa diamendemen, dan BP Migas bisa memahami hal itu,” katanya kepada Bisnis akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan dokumen yang diterima Bisnis, hingga April 2009 terdapat sembilan kapal KKKS yang masih menggunakan bendera asing dengan masa kontrak melampaui tenggat pelaksanaan asas cabotage secara penuh pada 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kesembilan kapal itu yakni Facific Lion III, CNOOC-114 Tanker, FSO Federal I, Shanghai, Seagood 101, Neon, Searex IV, Parameswara, dan Amber. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam dokumen itu juga terungkap BP Migas masih memberikan kontrak kerja sama angkutan migas kepada tiga kapal berbendera asing melebihi tenggat pelaksanaan asas cabotage. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketiga kapal tersebut adalah Seagood 101 dan Neon yang dikontrak oleh Santos Pty Pld serta kapal Parameswara yang dikontrak oleh Total E&amp;amp;P Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kontrak kapal Seagood 101 yang berbendera Singapura berlaku dari 1 September 2008 sampai 1 September 2014, sedangkan kapal Neon yang juga berbendera Singapura berlaku dari 2009 hingga 2012. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Adapun, kontrak Parameswara yang berbendera Vanuatu berlaku dari 21 November 2008 sampai 20 November 2012. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Leon menegaskan Dephub telah meminta BP Migas mendukung secara penuh pelaksanaan Inpres No.5/2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional dan roadmap asas cabotage sesuai dengan UU No.17/2008 tentang Pelayaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Segera diganti&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan dalam rapat pelaksanaan asas cabotage juga disepakati kapal-kapal ringan yang masih berbendera asing, seperti armada jenis kapal tunda dan tongkang segera diganti dengan kapal berbendera Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;”Sementara itu, proses pergantian bendera bagi kapal-kapal asing yang memerlukan kelengkapan teknologi tinggi akan dicarikan solusinya tanpa harus melanggar ketentuan asas cabotage,” tutur Leon. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menhub Jusman Syafii Djamal sebelumnya menegaskan departemennya tidak akan memberikan kelonggaran terhadap pemegang kontrak kapal yang melebihi tenggat pelaksanaan asas cabotage secara penuh pada 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Jusman juga meminta BP Migas agar ikut menyosialisasikan asas cabotage dan membuat kebijakan supaya pelayaran asing yang bergerak di sektor migas dalam negeri dapat memenuhi aturan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala BP Migas R. Priyono mengatakan aturan yang ditetapkan hendaknya tidak mengganggu operasional sektor migas karena akan merugikan negara, apalagi kapal berbendera asing yang digunakan oleh KKKS merupakan kontrak yang sudah telanjur ada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;”Kalau sudah telanjur kontrak, kemudian mesti dihentikan bagaimana dengan liability-nya. Kami sudah berbicara dengan Menhub di Bandung, dan pada prinsipnya beliau wellcome,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan roadmap asas cabotage, kewajiban angkut komoditas di dalam negeri menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk migas dan batu bara paling lambat pada 1 Januari 2010, sedangkan angkutan lepas pantai pada 1 Januari 2011. &lt;i&gt;(tularji@bisnis. co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 21 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=21-JUL-2009&amp;amp;inw_id=685760&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3741196319278499162?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3741196319278499162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/kontrak-kapal-asing-segera-diubah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3741196319278499162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3741196319278499162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/kontrak-kapal-asing-segera-diubah.html' title='Kontrak kapal asing segera diubah'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4426087123293856565</id><published>2009-07-13T11:18:00.001+07:00</published><updated>2009-07-13T11:19:31.055+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Halmahera Selatan subsidi kapal'/><title type='text'>Halmahera Selatan subsidi kapal</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;Halmahera Selatan subsidi kapal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;TERNATE: Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, memberikan subsidi bagi kapal laut yang secara reguler melayani daerah pesisir dan pulau terpencil, sebagai upaya meningkatkan pelayanan transportasi laut di daerah itu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;”Sekarang ini ada satu kapal laut yang kita beri subsidi untuk secara reguler melayani daerah pesisir dan pulau-pulau terpencil di Halmahera Selatan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan Zulfikra B. Duwila, akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Subsidi kapal itu dilakukan dengan cara menghitung selisih (kekurangan) antara pendapatan yang diperoleh oleh pemilik kapal saat melayani daerah terpencil dan biaya operasional yang dikeluarkan. Pengusaha kapal laut selama ini enggan melayani daerah pesisir dan pulau-pulau terpencil karena biaya operasional yang dikeluarkan jauh lebih besar daripada pendapatan yang diperoleh. &lt;i&gt;(Antara)&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=13-JUL-2009&amp;amp;inw_id=684372&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4426087123293856565?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4426087123293856565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/halmahera-selatan-subsidi-kapal.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4426087123293856565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4426087123293856565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/halmahera-selatan-subsidi-kapal.html' title='Halmahera Selatan subsidi kapal'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-878214850012899297</id><published>2009-07-13T11:16:00.001+07:00</published><updated>2009-07-13T11:18:10.132+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pencalonan Dewan IMO agar disiapkan sejak dini'/><title type='text'>Pencalonan Dewan IMO agar disiapkan sejak dini</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pencalonan Dewan IMO agar disiapkan sejak dini&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Pemilik kapal nasional meminta Departemen Perhubungan mempersiapkan sejak dini pencalonan Indonesia menjadi anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) periode 2009-2011. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Johnson W. Sucipto mengatakan posisi Dewan IMO akan mendukung peran Indonesia dalam penentuan regulasi pelayaran internasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Pemilihan Dewan IMO akan bergantung pada kekuatan lobi-melobi negara karena yang memilih negara lain,” katanya akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Saat ini, menurutnya, Dephub seharusnya mampu mengukur kemampuan lobi pemerintah dengan negara lain, guna memperlancar proses pemilihan Dewan IMO di London, Inggris, pada November 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kekuatan lobi itu, paparnya, akan menentukan posisi Indonesia di Dewan IMO periode 2009-2011. “Apakah menjadi anggota Dewan IMO di kategori B atau di kategori C, semua bergantung pada lobi,” ujar Johnson. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menegaskan INSA mendukung pencalonan Indonesia menjadi anggota Dewan IMO karena posisi organisasi itu sangat penting dalam penentuan regulasi pelayaran dunia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selama ini, tutur Johnson, industri pelayaran nasional diuntungkan dengan posisi Indonesia menjadi anggota Dewan IMO periode sebelumnya sehingga posisi itu harus dipertahankan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Jakarta Siswanto Rusdi menilai Indonesia seharusnya meningkatkan peran permanent representative Indonesia di Dewan IMO. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Siswanto, beberapa negara anggota Dewan IMO negara lain menempatkan perwakilan setingkat duta besar yang terpisah dari duta besar yang bersifat politis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selama ini, permanent representative Indonesia di Dewan IMO adalah Duta Besar RI di London, tetapi mayoritas sidang Dewan IMO dihadiri oleh Atase Perhubungan setingkat eselon III di Dephub. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Padahal, Atase Perhubungan harus menghadiri sidang Dewan IMO yang berlangsung 36 minggu hingga 40 minggu per tahunnya,” tutur Siswanto. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kasubag Humas Ditjen Perhubungan Laut Dephub Bambang Sutisna menyatakan Dephub menargetkan Indonesia menjadi anggota Dewan IMO periode 2009-2011 dalam sidang majelis IMO di London, Inggris. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Hendra Wibawa &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 13 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=13-JUL-2009&amp;amp;inw_id=684370&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-878214850012899297?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/878214850012899297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/pencalonan-dewan-imo-agar-disiapkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/878214850012899297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/878214850012899297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/pencalonan-dewan-imo-agar-disiapkan.html' title='Pencalonan Dewan IMO agar disiapkan sejak dini'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3799522259746220543</id><published>2009-07-13T11:15:00.001+07:00</published><updated>2009-07-13T11:16:33.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dephub siap cegah penyelundupan'/><title type='text'>Dephub siap cegah penyelundupan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Dephub siap cegah penyelundupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan akan berkoordinasi dengan Ditjen Bea dan Cukai untuk merumuskan formulasi yang efektif dalam mencegah penyelundupan barang melalui kapal penumpang dari Batam ke Tanjung Priok, Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menhub Jusman Syafii Djamal mengatakan Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi telah mengirimkan surat ke Dephub, yang salah satu isinya mengusulkan agar rute kapal penumpang Batam-Tanjung Priok ditutup untuk menghilangkan penyelundupan barang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, menurutnya, Dephub menilai masih ada cara lain yang lebih efektif untuk mereduksi penyelundupan barang di rute itu, karena kapal penumpang masih diperlukan untuk melayani masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Surat dari Dirjen Bea Cukai salah satunya menginginkan agar tidak ada lagi jalur itu [Batam-Tanjung Priok]. Menurut saya, tidak bisa karena bukan kapalnya yang harus dihilangkan, tetapi ya penyelundupannya,” ujarnya pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Jussabella Sahea sebelumnya mengakui adanya penyelundupan melalui kapal penumpang, terutama dari Batam ke Tanjung Priok yang dibawa oleh pedagang antarpulau. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menuturkan Pelni kesulitan mencegah penyelundupan tersebut karena barang-barang itu diangkut oleh buruh pelabuhan. Sebetulnya, menurut Jussabella, keberadaan barang ilegal itu sangat mengganggu kenyamanan penumpang kapal laut karena menyita sebagian besar ruangan kelas ekonomi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Namun, petugas Pelni di darat ataupun di kapal tidak berdaya mencegah barang itu naik ke kapal karena dibenturkan dengan buruh pelabuhan yang bisa bebas masuk terminal penumpang di Batam,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit mengatakan tingkat pergerakan lalu lintas transportasi berbanding lurus terhadap pertumbuhan ekonomi, sehingga seharusnya tidak dilakukan penutupan rute kapal penumpang Batam-Tanjung Priok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, pemerintah hanya perlu memperketat pengawasan dan pemeriksaan di pelabuhan untuk mencegah penyelundupan. Cara itu, papar Danang, lebih efektif dalam mereduksi penyelundupan barang daripada menutup rute pelayaran yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia,  13 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=13-JUL-2009&amp;amp;inw_id=684369&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3799522259746220543?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3799522259746220543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/dephub-siap-cegah-penyelundupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3799522259746220543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3799522259746220543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/dephub-siap-cegah-penyelundupan.html' title='Dephub siap cegah penyelundupan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-8013761680733686742</id><published>2009-07-13T11:12:00.001+07:00</published><updated>2009-07-13T11:15:29.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Open registry kapal untungkan asing'/><title type='text'>Open registry kapal untungkan asing</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Open registry kapal untungkan asing&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Jadwal penerapan asas cabotage bisa terganggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Mappel menilai pemberlakukan sistem registrasi terbuka pendaftaran kapal atau open registry di dalam negeri berpotensi memperluas penguasaan pihak asing dalam kegiatan angkutan laut di perairan Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Harian Masyarakat Pemerhati Pelayaran, Pelabuhan, dan Lingkungan Maritim (Mappel) Elly Radiani mengatakan open registry bagi Indonesia adalah sistem pendaftaran kapal berbendera Merah Putih yang sebagian sahamnya bisa dimiliki oleh badan usaha atau perseorangan asing sesuai dengan Perpres No. 77/2007. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan aturan tentang daftar bidang usaha yang tertutup dan terbuka dengan persyaratan di bidang penanaman modal itu, kegiatan angkutan laut nasional dapat dilakukan oleh perusahaan joint venture antara badan usaha Indonesia dan asing dengan batasan kepemilikan modal asing maksimal 49%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;?Namun, untuk menjamin kepemilikan nasional 51%, harus dicari suatu mekanisme pengawasan yang nyata dan efektif melalui aturan yang lebih tegas. Aturan pengawasan seperti inilah yang mesti dipersiapkan terlebih dahulu,? ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengatakan hal itu menanggapi rencana Departemen Perhubungan yang mengkaji perubahan sistem pendaftaran kapal dari sebelumnya close registry menjadi open registry yang mengacu pada Perpres No. 77/2007. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Peneliti Madya Badan Penelitian dan Pengembangan Dephub Johny Malisan mengatakan sistem registrasi terbuka bisa menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan jumlah armada kapal berbendera Merah Putih untuk angkutan barang ekspor impor. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Elly mengatakan kegiatan usaha pelayaran sesuai dengan Perpres No. 77/2007 sebaiknya hanya diterapkan pada perusahaan yang beroperasi untuk angkutan laut luar negeri, bukan untuk usaha angkutan laut dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, sistem open registry saat ini hanya dianut oleh beberapa negara yang potensi maritimnya tidak terlalu besar, seperti Panama, Liberia, Somalia, Mauritus, Barbados, dan Bahama, yang menjadikan sistem itu hanya sebagai alat untuk menambah pendapatan negara dari sektor angkutan laut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;?Keliru kalau open registry hanya untuk menggenjot jumlah armada berbendera Indonesia. Seharusnya badan usaha asing tidak dapat memiliki kapal berbendera Indonesia dan tidak dapat mendaftarkan kapalnya menjadi berbendera Merah Putih, khususnya untuk angkutan laut dalam negeri,? tutur Elly. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Perhubungan Laut Dephub Leon Muhamad mengakui sistem pendaftaran terbuka tidak cocok diterapkan pada negara yang menganut asas cabotage, seperti Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Ganggu tenggat&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, penerapan sistem open registry akan mengganggu pemenuhan tenggat penerapan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) secara penuh pada 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;?Untuk negara yang menerapkan asas cabotage, seperti Indonesia, sistem ini [open registry] tidak memungkinkan dipakai. Kalau diterapkan, kerja selama 5 tahun terakhir akan sia-sia,? katanya kepada Bisnis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, Leon mengakui Badan Penelitian dan Pengembangan Dephub sedang mengkaji penggunaan sistem registrasi terbuka untuk pendaftaran kapal di Indonesia. ?Itu memang kewenangan Balitbang untuk mengkajinya,? katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, jika sistem open registry diterapkan, UU No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran harus diubah terlebih dahulu. ?Selain itu, semua upaya pemerintah untuk membangun kedaulatan di laut menjadi sia-sia.? &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners? Association (INSA) Johnson W. Sucipto mengatakan konsep open registry melanggar UU Pelayaran yang mengatur asas cabotage karena pelayaran asing menjadi bebas menggunakan bendera Indonesia dan mengambil pangsa muatan angkutan laut dalam negeri 243 juta ton per tahun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh karena itu, ungkapnya, dengan penerapan pendaftaran terbuka, Indonesia berpotenasi kehilangan pendapatan sekitar US$78 juta dari pajak dan devisa atas ongkos angkut US$6,5 miliar per tahun. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sesuai dengan roadmap asas cabotage, jumlah armada angkutan laut nasional akan ditingkatkan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas di dalam negeri yang sebelumnya didominasi asing menjadi dikuasai kapal berbendera Merah Putih. (k1/ Tularji/ Aidikar M. Saidi) &lt;i&gt;(redaksi@bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 13 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=13-JUL-2009&amp;amp;inw_id=684368&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-8013761680733686742?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/8013761680733686742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/open-registry-kapal-untungkan-asing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8013761680733686742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/8013761680733686742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/open-registry-kapal-untungkan-asing.html' title='Open registry kapal untungkan asing'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2106453169811106465</id><published>2009-07-10T08:26:00.001+07:00</published><updated>2009-07-10T08:27:29.586+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cabotage lepas pantai sesuai jadwal'/><title type='text'>Cabotage lepas pantai sesuai jadwal</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Cabotage lepas pantai sesuai jadwal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan tetap memberlakukan asas cabotage secara penuh untuk angkutan lepas pantai (off-shore) pada 1 Januari 2011, kendati perusahaan pelayaran nasional masih kesulitan memperoleh kontrak jangka panjang. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Dephub Bobby R. Mamahit mengatakan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) untuk angkutan lepas pantai bisa diterapkan dalam 2 tahun mendatang karena lembaga keuangan sudah menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi kebijakan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, paparnya, pemilik kapal diharapkan lebih aktif untuk memperoleh kontrak jangka panjang dari pemilik komoditas sehingga pembiayaan yang disediakan bisa terserap secara optimal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kami optimistis asas cabotage untuk off-shore akan berlangsung lancar pada 2011. Kalau pemilik kapal secara aktif ingin mendapat kontrak jangka panjang, Dephub juga pasti akan mendukung," katanya seusai kampanye Pekan Nasional Keselamatan Jalan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pelaksanaan asas cabotage diatur dalam Pasal 8 UU No. 17/2008 tentang Pelayaran yang menyebutkan kegiatan angkutan laut di dalam negeri dilakukan oleh perusahaan angkutan laut nasional dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia serta diawaki oleh awak kapal berkewenegaraan Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pasal 284 UU itu juga memaparkan setiap orang yang masih mengoperasikan kapal asing untuk angkutan penumpang ataupun barang antarpulau di Indonesia akan dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp600 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan roadmap (peta jalan) asas cabotage, kewajiban angkut komoditas di dalam negeri menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk minyak dan gas (migas) dan batu bara paling lambat pada 1 Januari 2010, sedangkan angkutan lepas pantai pada 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Paulis A. Djohan sebelumnya mengatakan permasalahan utama dalam pengadaan armada berbendera Indonesia adalah sulitnya pengusaha pelayaran dalam memperoleh kontrak jangka panjang dari pemilik komoditas, sehingga tidak dapat menyerap pembiayaan secara optimal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, menurut Bobby, permasalahan-permasalahan dalam persiapan asas cabotage angkutan lepas pantai pada 2011 lebih banyak bersifat kasuistis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 07 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=07-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683149&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2106453169811106465?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2106453169811106465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/cabotage-lepas-pantai-sesuai-jadwal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2106453169811106465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2106453169811106465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/cabotage-lepas-pantai-sesuai-jadwal.html' title='Cabotage lepas pantai sesuai jadwal'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-3326915930349402569</id><published>2009-07-10T08:24:00.001+07:00</published><updated>2009-07-10T08:25:48.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dephub didesak cari solusi polemik harga BBM feri'/><title type='text'>Dephub didesak cari solusi polemik harga BBM feri</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Dephub didesak cari solusi polemik harga BBM feri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Operator angkutan penyeberangan mendesak Departemen Perhubungan segera mencarikan solusi yang tepat atas polemik antara operator kapal feri dan PT Pertamina mengenai selisih harga keekonomian bahan bakar minyak (BBM). &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kelambanan Dephub dalam menyikapi polemik tersebut dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian berusaha dan meresahkan operator penyeberangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Demikian salah satu kesimpulan dari rapat pleno diperluas yang digelar Dewan Pengurus Pusat Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (DPP Gapasdap) kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Rapat dihadiri Ketua DPP Gapasdap Syarifuddin Mallarangan, Sekjen Luthfi Syarif, Ketua Bidang Angkutan Penyeberangan Sonni Matovani, Kepala Litbang Nugroho Basuki, Ketua DPC Merak Togar Napitupulu, dan sejumlah pengurus DPC Gapasdap Merak. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Syarifuddin mengatakan Dephub harus segera mencarikan solusi atas polemik tersebut guna memberikan kepastian bagi operator penyeberangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Rapat pleno itu memutuskan operator tetap menolak membayar kekurangan harga keekonomian atas pemakaian BBM yang ditagih oleh Pertamina beberapa waktu lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Operator beralasan BBM angkutan penyeberangan, baik untuk kegiatan operasional port to port (antarpelabuhan), perawatan, maupun operasional kapal dari dan ke lokasi perawatan (docking), dihitung berdasarkan harga subsidi sesuai dengan KM Perhubungan No. 58/2003. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Sudah koordinasi&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala Pusat Komunikasi Publik Departemen Perhubungan Bambang S. Ervan mengatakan departemennya sudah melakukan koordinasi dengan Pertamina dan Kantor Meneg BUMN terkait dengan persoalan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, pihaknya sudah mendengar penjelasan dari Pertamina mengenai adanya tagihan kekurangan harga keekonomian atas pemakaian BBM oleh operator angkutan penyeberangan berdasarkan hasil audit BPK. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan departemennya tengah mencari jadwal yang tepat untuk mempertemukan pihak Pertamina, BPK dan operator angkutan penyeberangan sekaligus mengakhiri polemik itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 07 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=07-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683148&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-3326915930349402569?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/3326915930349402569/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/dephub-didesak-cari-solusi-polemik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3326915930349402569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/3326915930349402569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/dephub-didesak-cari-solusi-polemik.html' title='Dephub didesak cari solusi polemik harga BBM feri'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2553878161312104398</id><published>2009-07-10T08:22:00.001+07:00</published><updated>2009-07-10T08:24:01.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asing di pelayaran dibatasi 49%'/><title type='text'>Asing di pelayaran dibatasi 49%</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Asing di pelayaran dibatasi 49%&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Pelaku usaha masih berbeda pendapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan memastikan investasi asing di sektor pelayaran dibatasi maksimal 49% dalam revisi Peraturan Presiden No. 111/2007 tentang Daftar Negatif Investasi (DNI) yang akan diterbitkan pada akhir bulan ini. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menhub Jusman Syafii Djamal mengatakan pembatasan investasi asing di bidang pelayaran merupakan usulan dari Dephub dalam rapat koordinasi tentang DNI, belum lama ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Investasi asing di pelayaran maksimal 49%, bukan 51%," katanya, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pembatasan investasi asing itu sejalan dengan Undang-Undang (UU) No.17/2008 tentang Pelayaran terutama Pasal 29 Ayat (2) dan Pasal 158 Ayat (2) poin c. Dalam Pasal 29 Ayat (2) disebutkan warga negara Indonesia (WNI) diizinkan bekerja sama dengan perusahaan angkutan laut asing dalam bentuk usaha patungan dengan memiliki kapal berbendera Merah Putih minimal satu unit kapal berukuran 5.000 gross tonnage (GT) dan diawaki oleh WNI. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selanjutnya, Pasal 158 Ayat (2) poin c menyebutkan kapal dapat didaftarkan di Indonesia jika kapal milik badan hukum Indonesia yang merupakan usaha patungan dengan mayoritas sahamnya dimiliki oleh WNI. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Staf ahli Menhub Bidang Ekonomi dan Kemitraan Iskandar Abubakar pernah menyebutkan Dephub kemungkinan menunda rencana membuka peluang bagi pemodal asal Asean menguasai saham di perusahaan pelayaran nasional hingga 51% mulai 2010. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Penundaan itu sesuai dengan UU No. 17/2008 yang menyebutkan perusahaan patungan harus dikuasai perusahaan nasional. "Dengan UU itu, sulit bagi pemodal Asean berpatungan dengan perusahaan pelayaran Indonesia dengan saham mayoritas," ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Iskandar yang juga ketua tim kecil Dephub untuk Asean Framework Agreement on Services (AFAS) menegaskan pihaknya belum dapat memastikan kapan saham asing asal Asean dapat menguasai mayoritas saham di pelayaran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Johnson W. Sutjipto menyatakan kebijakan Dephub mengatur investasi asing di bidang pelayaran dibatasi maksimal 49% telah sesuai dengan aturan yang berlaku. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kebijakan investasi asing dalam draf revisi Perpres DNI telah sesuai dan sama dengan tahun lalu," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menegaskan kebijakan Dephub menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjadikan industri pelayaran sebagai tuan rumah di negeri sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Indonesian Shipping Association (ISA) sebelumnya juga menyatakan penolakan atas rencana pemerintah membuka peluang bagi investor asing menguasai saham di perusahaan pelayaran dan pelabuhan nasional hingga 51%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP ISA Jaka Aryadipa Singgih mengatakan kepemilikan mayoritas asing di perusahaan pelayaran akan menyebabkan eliminasi perusahaan pelayaran nasional yang beroperasi di dalam negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Berbeda pendapat&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, mantan Ketua Umum Indonesian Shipbroker Association (ISBA) yang juga CEO PT Puradika Reinhard L. Tobing mengatakan semestinya pemerintah dan pelaku usaha pelayaran di dalam negeri tidak perlu khawatir dengan kepemilikan mayoritas asing di sektor pelayaran nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kalau mereka [investor] menggunakan badan hukum Indonesia, idealnya kapal mereka pun berbendera Merah Putih. Negara akan menerima pajak-pajak atas penggunaan bendera kapal tersebut," paparnya beberapa waktu lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menyebutkan masuknya asing sebagai pemegang saham mayoritas dalam usaha pelayaran nasional hanya dikhawatirkan oleh perusahaan nasional yang tergolong besar dan selama ini telah menguasai pasar domestik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Masuknya asing setidaknya akan menjadi kompetitor di dalam negeri. Semestinya pelayaran nasional siap bersaing, bukan menghalangi. Ini juga untuk menghindari monopoli freight oleh sejumlah pelayaran yang telah menguasai pasar." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hal senada diungkapkan Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin). Menurut dia, kebijakan itu akan mendorong peningkatan modal perusahaan pelayaran lokal yang pada akhirnya menambah jumlah armada kapal nasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Karena pelayaran lokal tidak kuat secara finansial, komposisi saham bisa melebihi 51% saham," kata Siswanto. (Junaidi Halik) &lt;i&gt;(hendra.wibawa@bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Hendra Wibawa &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 07 juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=07-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683147&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2553878161312104398?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2553878161312104398/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/asing-di-pelayaran-dibatasi-49.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2553878161312104398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2553878161312104398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/asing-di-pelayaran-dibatasi-49.html' title='Asing di pelayaran dibatasi 49%'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5055956396085078587</id><published>2009-07-10T08:21:00.002+07:00</published><updated>2009-07-10T08:22:24.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dispensasi kapal operasi hulu migas ditolak'/><title type='text'>Dispensasi kapal operasi hulu migas ditolak</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Dispensasi kapal operasi hulu migas ditolak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;BP Migas khawatir gangguan operasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan menolak permohonan BP Migas yang meminta agar kapal khusus kegiatan seismik, pengeboran, dan konstruksi diberi kelonggaran dari kewajiban berbendera Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Dephub Leon Muhammad mengatakan usulan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) itu ditolak karena penerapan asas cabotage (komoditas di dalam negeri wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) sudah dimulai pada 2005 dan kapal untuk tiga kegiatan itu sudah tersedia di Tanah Air. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Dephub tetap berkomitmen untuk menerapkan asas cabotage secara penuh pada 1 Januari 2011 sehingga kapal asing yang mengangkut komoditas di dalam negeri wajib berbendera Indonesia. Ini sudah komitmen pemerintah dan tidak berubah sampai sekarang,” katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Kepala BP Migas Abdul Muin mengakui pihaknya memang menyurati Departemen Perhubungan terkait dengan kewajiban kapal pengangkut komoditas domestik menggunakan bendera Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Instansi pengelola sumber migas di Tanah Air itu juga meminta kelonggaran aturan pembatasan usia kapal. Menurut Muin, aturan itu tidak bisa diterapkan sekaligus pada tahun ini karena sempitnya waktu untuk mempersiapkan kapal pengganti. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kesepakatan kita secara nasional, kami mendukung dan menyepakati adanya aturan itu. Namun, kalau aturan itu diterapkan sekarang, waktu terlalu sempit untuk memesan kapal sehingga tidak mudah menggantinya dan bisa mengganggu operasi,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan dengan realitas sebagian besar dari 20 kapal jenis floating storage and of loading (FSO) dan floating, production, storage and of loading(FPSO)masih berbendera asing dan berusia di atas 20 tahun, BP Migas meminta penundaan pemberlakuan aturan itu setidaknya hingga awal 2011 atau masa kontrak berakhir. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Hal itu juga merujuk pada KM 71/2005 yang membolehkan kapal berbendera asing beroperasi di kegiatan migas hingga Januari 2011,” tutur Muin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan instansinya juga meminta kelonggaran yang sama untuk untuk kapal penunjang, seperti anchor handling and supply vessel (AHTS), kapal tunda, tongkang, dan kapal penunjang lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Sudah banyak&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, Leon menegaskan alasan BP Migas bahwa tidak tersedianya kapal untuk kegiatan seismik, pengeboran, dan konstruksi, tidak benar. “Siapa bilang tidak ada, sudah banyak pengusaha yang memiliki kapal untuk kegiatan seismik, drilling, dan konstruksi,” ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menambahkan BP Migas seharusnya lebih proaktif dengan berkomitmen mendorong terpenuhinya roadmap asas cabotage, guna mendorong pelayaran mendapatkan kontrak jangka panjang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Penerapan asas cabotage sudah tidak bisa dimundurkan lagi. Kami tetap konsekuen dengan tenggat roadmap tersebut dan BP Migas kami harapkan menyesuaikan diri,” tutur Leon. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan peta jalan (roadmap) asas cabotage, kewajiban angkut komoditas di dalam negeri menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk minyak dan gas (migas) dan batu bara paling lambat pada 1 Januari 2010, sedangkan angkutan lepas pantai pada 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Dephub Bobby R. Mamahit mengatakan departemennya optimistis dapat menerapkan asas cabotage secara penuh pada 1 Januari 2011 kendati perusahaan pelayaran masih kesulitan memperoleh kontrak jangka panjang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Paulis A. Djohan mengimbau pemangku kepentingan di luar organisasi itu agar berupaya lebih baik dalam memenuhi tenggat penerapan asas cabotage. &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id/ rudi.ariffianto@bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji &amp;amp; Rudi Ariffianto&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 10 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=10-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683966&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5055956396085078587?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5055956396085078587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/dispensasi-kapal-operasi-hulu-migas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5055956396085078587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5055956396085078587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/dispensasi-kapal-operasi-hulu-migas.html' title='Dispensasi kapal operasi hulu migas ditolak'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1681270506665691929</id><published>2009-07-10T08:18:00.001+07:00</published><updated>2009-07-10T08:19:50.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem registrasi terbuka untuk kapal dikaji'/><title type='text'>Sistem registrasi terbuka untuk kapal dikaji</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Sistem registrasi terbuka untuk kapal dikaji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Perhubungan mengkaji penggunaan sistem registrasi terbuka atau flag of convenience (FOC) untuk pendaftaran kapal di Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Peneliti Madya Badan Penelitian dan Pengembangan Dephub Johny Malisan mengatakan sistem registrasi terbuka bisa menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan jumlah armada kapal berbendera Merah Putih untuk angkutan barang ekspor impor. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Selama ini angkutan ke luar negeri selalu didominasi oleh kapal asing, sehingga muncul gagasan registrasi terbuka atau open registry [flag of convenience],” katanya seusai acara diskusi bertema Kebijakan Sistem Registrasi Kapal Pada Masa Yang Akan Datang, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Registrasi dengan sistem FOC memungkinkan kapal mengibarkan bendera suatu negara yang berbeda dari pemilik kapal tersebut. FOC juga bisa didefinisikan sebagai kebijakan dari satu negara untuk memberi kesempatan kepada pemilik kapal dari seluruh dunia, tidak terbatas hanya kepada warga negara bersangkutan untuk menggunakan bendera negaranya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Johny memaparkan jika ingin menerapkan sistem registrasi terbuka, Indonesia harus memberikan sejumlah kemudahan, seperti keringanan pajak, kepastian hukum dan lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Salah satu cara agar angkutan ekspor impor tidak didominasi asing dengan mendorong perusahaan lokal untuk menambah armada atau kita menarik kapal asing mengubah bendera,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menegaskan sistem registrasi terbuka tidak akan mengganggu penerapan asas cabotage yang mewajibkan komoditas domestik diangkut oleh kapal berbendera Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Akan ada aturan yang memisahkan. Kapal yang teregistrasi secara terbuka tidak diperbolehkan mengangkut komoditas domestik ke antarpulau atau mengganggu asas cabotage. Memang masih ada citra negatif mengenai open registry, karena itu diperlukan pengawasan yang ketat,” tutur Johny. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, beberapa waktu lalu, pelaut Indonesia dan Rusia justru menandatangani kerja sama untuk memerangi kapal-kapal yang beroperasi dengan menggunakan FOC yang masuk di perairan dan pelabuhan kedua negara tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Penandatanganan kerja sama itu dilakukan oleh Ketua Umum DPP Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Hanafi Rustandi dan Presiden Kesatuan Pelaut Rusia (Seaferers Union of Rusia) Nikolay Sukhanov, serta disaksikan oleh Ketua Serikat Pekerja Transportasi Rusia Vadim G. Ivanov. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Nikolay mengungkapkan organisasi pelaut Rusia telah menemukan lebih dari 2.000 pelaut asal Indonesia yang bekerja di kapal berbendera kemudahan milik pengusaha kapal Rusia yang diberi upah sangat rendah atau di bawah standar upah internasional, yang rata-rata US$1.350 per bulan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Organisasi itu, paparnya, juga akan mendesak pengusaha kapal Rusia yang masih mengoperasikan kapal FOC untuk segera mengalihkan kapalnya menjadi bendera negara tersebut. (Junaidi Halik) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 10 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=10-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683967&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1681270506665691929?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1681270506665691929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/sistem-registrasi-terbuka-untuk-kapal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1681270506665691929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1681270506665691929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/sistem-registrasi-terbuka-untuk-kapal.html' title='Sistem registrasi terbuka untuk kapal dikaji'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-7658871200676063687</id><published>2009-07-10T08:17:00.001+07:00</published><updated>2009-07-10T08:18:49.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelni bangun fasilitas perawatan kapal'/><title type='text'>Pelni bangun fasilitas perawatan kapal</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pelni bangun fasilitas perawatan kapal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan membangun fasilitas pemeliharaan dan perawatan kapal di enam lokasi di Indonesia untuk menekan biaya perawatan kapal. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Armada Pelni M. Luthfi mengatakan fasilitas yang dinamakan Pelni Maintenance Facility (PMF) itu akan dibangun di Jakarta, Surabaya, Tanjung Pinang, Manado, Makassar, dan Ambon. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Fasilitas ini akan dikelola oleh divisi sendiri atau SBU [strategic business unit] di bawah kendali direksi. Fasilitas yang mirip Garuda Maintenance Facility milik PT Garuda Indonesia ini akan dikembangkan di enam daerah," katanya kepada Bisnis, kemarin. Dia menjelaskan PMF ditargetkan mampu mengefisienkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada saat kapal melakukan perawatan rutin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Kapal milik Pelni tidak perlu lagi ditarik ke tempat perawatan yang jaraknya cukup jauh sehingga memerlukan BBM dalam jumlah besar. Ini bisa menghemat biaya perawatan kapal," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kepala Humas Pelni Edi Heryadi menambahkan pembangunan PMF di enam lokasi tersebut agar kapal-kapal milik perseroan memenuhi standar yang diterapkan IMO (International Maritime Organization). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan rencana pembangunan PMF sudah dimatangkan dengan melakukan kajian teknis. "Intinya kami ingin perbaikan semua kapal Pelni dapat dilakukan dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan cepat," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, pembangunan pusat perawatan kapal ini termasuk unit bisnis strategis yang diharapkan mampu menggenjot pendapatan perseroan secara signifikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Menjanjikan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Luthfi menjelaskan fasilitas itu memiliki prospek usaha yang menjanjikan karena permintaan reparasi kapal dan pembangunan kapal baru di dalam negeri terus meningkat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pelni telah memiliki unit bisnis galangan Surya Surabaya yang hanya melayani perawatan kapal tipe 500 milik perseroan dan perusahaan pelayaran lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, manajemen berkomitmen mengembangkan fasilitas perawatan kapal itu dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan sekaligus menekan kerugian perseroan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Tahun ini, Pelni menargetkan dapat menurunkan kerugian hingga Rp40,38 miliar menjadi Rp14,99 miliar dibandingkan dengan kerugian pada 2008 sebesar Rp55,37 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pada 2006, perseroan pelat merah ini merugi Rp159,88 miliar, tetapi setahun kemudian mampu ditekan menjadi Rp90,25 miliar, dan pada 2008 kerugian BUMN ini tercatat Rp55,37 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain mengembangkan fasilitas perawatan kapal, kerugian ditekan dengan menggarap layanan angkutan kontainer melalui modifikasi kapal sehingga multifungsi, baik angkutan penumpang, kendaraan, maupun peti kemas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Manajemen BUMN itu menargetkan modifikasi dua kapal selesai pada semester II/ 2009 sehingga layanan angkutan peti kemas dapat dimulai pada tahun ini mengingat prospek angkutan barang cukup menjanjikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Konsep pengembangan armada menjadi angkutan kontainer dalam rangka mendukung visi Pelni yang mengarahkan setiap kapal yang dioperasikan bisa menutupi kebutuhan biaya operasional, bahkan mencetak keuntungan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 10 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=10-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683962&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-7658871200676063687?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/7658871200676063687/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/pelni-bangun-fasilitas-perawatan-kapal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7658871200676063687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/7658871200676063687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/pelni-bangun-fasilitas-perawatan-kapal.html' title='Pelni bangun fasilitas perawatan kapal'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5870262192717407107</id><published>2009-07-06T08:42:00.001+07:00</published><updated>2009-07-06T08:44:00.242+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harga bahan bakar kapal naik 8%'/><title type='text'>Harga bahan bakar kapal naik 8%</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Harga bahan bakar kapal naik 8%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Biaya pelayanan bahan bakar kapal atau bunker di dalam negeri naik lagi rata-rata sebesar 8% sejak 1 Juli 2009, menyusul pergerakan harga minyak dunia yang kini mendekati US$ 70 per barel. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kenaikan harga bunker itu berlaku untuk kapal rute domestik ataupun yang melayani angkutan rute internasional. Namun, pelaku usaha pelayaran nasional menilai kenaikan harga bunker kapal di dalam negeri saat ini tidak tepat mengingat belum pulihnya ekonomi nasional dan perdagangan global. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pjs Manajer Pemasaran BBM, Industri &amp;amp; Marine Region II Pertamina Sutiyono dalam surat edaranya No. F12600/2009-S3 yang ditujukan kepada pelanggan pelayaran menyebutkan biaya bunker untuk jenis minyak solar atau high speed diesel (HSD) bagi kapal rute domestik yang sebelumnya Rp5,25 juta per kiloliter (kl) naik menjadi Rp5,7 juta/kl. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Untuk jenis minyak diesel atau marine fuel diesel (MFD) yang sebelumnya Rp5,15 juta/kl menjadi Rp5,57 juta/kl, sedangkan jenis minyak bakar atau marine fuel oil (MFO) yang sebelumnya Rp4,5 juta/kl menjadi Rp4,75 juta/kl. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Kenaikan harga juga diberlakukan untuk kapal rute internasional yang melakukan bunker di dalam negeri. Bunker jenis HSD bagi kapal asing yang sebelumnya US$512,9/kl menjadi US$557,2/kl. Untuk jenis MFD yang sebelumnya US$503/kl menjadi US$545/kl, sedangkan bunker jenis MFO dari US$439,6/kl menjadi US$464,4/kl. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua Bidang Organisasi DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Paulis A. Johan mengatakan saat ini bukan saat yang tepat untuk menaikkan biaya bunker kapal karena volume muatan dan tarif angkut sedang menurun akibat dampak krisis ekonomi global. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;”Kami melihatnya bukan saat yang tepat [kenaikan bunker]. Volume muatan peti kemas domestik saja turun lebih dari 35% saat ini dan tarif angkut masih anjlok karena perang tarif antaroperator pelayaran masih terjadi,” ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Paulis, semestinya pemerintah mendorong usaha pelayaran nasional dengan memberikan stimulus di antaranya tidak menaikkan beban biaya bunker kapal berbendera Indonesia di dalam negeri, sehingga biaya operasional kapal ada kepastian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan biaya bunker selama ini merupakan salah satu komponen terbesar operasional kapal, yakni 30%-40%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, paparnya, INSA juga tetap mendesak pemerintah menghapuskan beban pajak pertambahan nilai (PPN) 10% yang selama ini diberlakukan bagi kapal yang melakukan bunker di dalam negeri. ”Saat ini pelayaran nasional sedang berdarah-darah, kami berharap jangan lagi ditambahkan beban,” tutur Paulis. (k1) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 06 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=06-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683022&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5870262192717407107?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5870262192717407107/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/harga-bahan-bakar-kapal-naik-8.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5870262192717407107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5870262192717407107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/harga-bahan-bakar-kapal-naik-8.html' title='Harga bahan bakar kapal naik 8%'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2769540268652256414</id><published>2009-07-06T08:40:00.001+07:00</published><updated>2009-07-06T08:42:03.765+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asas cabotage lepas pantai terancam gagal'/><title type='text'>Asas cabotage lepas pantai terancam gagal</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Asas &lt;i&gt;cabotage&lt;/i&gt; lepas pantai terancam gagal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Pelayaran nasional terkendala kontrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Penerapan asas cabotage secara penuh untuk angkutan lepas pantai (offshore) pada 1 Januari 2011 terancam gagal karena pengusaha pelayaran nasional masih sulit memperoleh kontrak jangka panjang. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners? Association (INSA) Paulis A. Djohan mengatakan pengusaha pelayaran baru bisa memastikan mampu memenuhi tenggat penerapan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) untuk angkutan minyak dan gas (migas) serta batu bara. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;?Namun, kegagalan untuk memenuhi asas cabotage angkutan offshore sesuai dengan tenggat 1 Januari 2011 sudah di depan mata, apalagi kebutuhan investasi pengadaan kapal tipe ini sangat besar,? katanya kepada Bisnis pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sesuai dengan roadmap asas cabotage, kewajiban angkut komoditas di dalam negeri menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk migas dan batu bara diterapkan paling lambat 1 Januari 2010, sedangkan angkutan lepas pantai mulai 1 Januari 2011. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Indonesia merupakan negara ke-18 dan satu-satunya di kawasan Asia Tenggara yang menerapkan asas cabotage, sedangkan Amerika Serikat sebagai negara pertama menerapkan aturan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Hingga Mei 2009, masih ada 127 kapal pengangkut migas berbendera asing yang harus beralih menggunakan bendera Indonesia sebelum 1 Januari 2011, padahal perusahaan galangan kapal di dalam negeri sudah kelebihan pesanan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Paulis mengungkapkan total kebutuhan investasi pengadaan armada untuk menggantikan kapal offshore asing bisa mencapai US$3 miliar-US$4 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;?Kendalanya bukan pada biaya, melainkan kontrak jangka panjang yang tidak didapatkan oleh perusahaan pelayaran nasional,? ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan kebutuhan investasi pengadaan kapal lepas pantai sebenarnya bisa dipenuhi oleh lembaga pembiayaan dan perbankan karena mereka sudah berkomitmen untuk menyediakan dana itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, menurut Paulis, kontrak jangka panjang yang diminta oleh perbankan masih sulit diperoleh oleh pelayaran nasional dari para pemilik komoditas sehingga pembiayaan yang disediakan itu tidak terserap secara optimal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Paulis menegaskan kendati penerapan asas cabotage untuk angkutan lepas pantai berpotensi gagal, pelaku usaha pelayaran tetap bekerja secara optimal untuk memenuhi tenggat yang telah ditetapkan oleh pemerintah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Harga tinggi &lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP Indonesian Offshore Shipping Association (IOSA) Budi H.M. Siregar pernah mengungkapkan untuk memenuhi asas cabotage angkutan offshore pada 2011, masih dibutuhkan investasi sedikitnya US$1 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dana itu disiapkan untuk pengadaan 80 unit kapal lepas pantai jenis floating storage and of loading(FSO), floating, production, storage and of loading(FPSO), utility vessel, dan anchor handling tug &amp;amp; supply (AHTS). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Budi mengatakan harga kapal offshore yang masih tinggi di pasar internasional menyebabkan perusahaan pelayaran nasional yang bergerak pada kegiatan pendukung lepas pantai sulit menambah armada. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, harga kapal bekas jenis angkutan kontainer dan curah saat ini masih rendah. Namun, harga kapal lepas pantai belum turun sehingga dukungan pemerintah dan lembaga keuangan dalam negeri sangat dibutuhkan untuk mendukung pengadaan armada angkutan offshore. &lt;i&gt;(tularji@bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 06 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=06-JUL-2009&amp;amp;inw_id=683021&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2769540268652256414?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2769540268652256414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/asas-cabotage-lepas-pantai-terancam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2769540268652256414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2769540268652256414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/asas-cabotage-lepas-pantai-terancam.html' title='Asas cabotage lepas pantai terancam gagal'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1541297807000296409</id><published>2009-07-02T10:18:00.003+07:00</published><updated>2009-07-02T10:20:56.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harga minyak diwaspadai'/><title type='text'>Harga minyak diwaspadai</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;Harga minyak diwaspadai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Perusahaan angkutan penyeberangan mewaspadai pergerakan harga minyak mentah dunia yang sempat menyentuh US$70 per barel sebelum turun ke level US$68 per barel pada pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Angkutan Penyeberangan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Soni Matufani mengatakan pergerakan harga minyak mentah dunia patut diwaspadai karena berpengaruh terhadap pasar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Namun, dampak kenaikan [harga] itu bisa direm jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM di dalam negeri. Kami mewaspadai kenaikan itu, tetapi berharap BBM domestik tidak naik,” katanya baru-baru ini. &lt;i&gt;(Bisnis/aji)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;Bisnis Indonesia, 02 juli 2009&lt;br /&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=02-JUL-2009&amp;amp;inw_id=682534&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1541297807000296409?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1541297807000296409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/harga-minyak-diwaspadai.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1541297807000296409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1541297807000296409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/harga-minyak-diwaspadai.html' title='Harga minyak diwaspadai'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5455768445914009378</id><published>2009-07-02T10:15:00.001+07:00</published><updated>2009-07-02T10:17:44.397+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bunker nonsubsidi lebih diminati'/><title type='text'>Bunker nonsubsidi lebih diminati</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Bunker nonsubsidi lebih diminati&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Penyaluran bunker bersubsidi diperketat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Perusahaan pelayaran lebih memilih menggunakan bahan bakar kapal atau bunker dengan harga pasar sehingga penyaluran bunker bersubsidi belum optimal. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Manuel Moniaga, Direktur PT Pagar Dewa Karya Utama-perusahaan penyedia layanan bunker-mengatakan operator kapal memilih menggunakan bunker nonsubsidi karena pelayanannya lebih cepat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan kepercayaan operator kapal asing untuk melakukan bunker di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia juga sudah mulai meningkat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Untuk di Pelabuhan Tanjung Priok saja rata-rata 5.000 ton per bulan untuk bunker kapal asing. Jumlah yang hampir sama juga terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” katanya di sela-sela rapat umum anggota Asosiasi Pelayanan Bunker Indonesia (APBI) di Jakarta, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Rapat umum anggota (RUA) ke-1 itu diikuti oleh sejumlah perusahaan penyedia layanan bunker dari Jakarta dan Surabaya dengan mengambil tema Konsolidasi Menuju Pelayanan Bunker Setara Internasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, pelaku usaha pelayaran nasional dan instansi terkait sektor angkutan laut diminta berperan aktif mengawasi penyaluran bahan bakar kapal bersubsidi untuk kapal penumpang, penyeberangan, dan angkutan kargo umum bermuatan bahan kebutuhan pokok. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Manajer Industri &amp;amp; Marine PT Pertamina Gandhi Sriwidodo mengatakan bahan bakar kapal bersubsidi hingga saat ini masih tetap diberikan kepada operator kapal penumpang yang menerima dana public service obligation (PSO) dan kapal pengangkut barang-barang kebutuhan pokok masyarakat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Di sisi lain, paparnya, Pertamina akan tetap menjamin keberlangsungan penyaluran bahan bakar bersubsidi tersebut agar kegiatan angkutan laut bisa terus berjalan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Namun, yang terpenting pengawasan harus tetap ditingkatkan terhadap penyaluran bahan bakar bersubsidi itu. Jangan sampai jatuh ke pihak yang kurang tepat untuk menghindari penyalahgunaan atau kegiatan bunker ilegal,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menegaskan meskipun dikenakan harga subsidi, aktivitas pelayanan bunker terhadap kapal penumpang ataupun angkutan kargo umum tidak boleh terlambat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Diperlukan kecepatan pelayanan bunker untuk kedua kapal itu karena ketika angkutan itu terlambat, dampaknya akan meresahkan masyarakat,” tutur Gandhi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Koordinasi&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh karena itu, paparnya, perusahaan pelayaran nasional dan anggota APBI diharapkan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum di laut, di antaranya Administrator Pelabuhan, Polri, dan TNI Angkatan Laut untuk mengawasi penyaluran bahan bakar kapal bersubsidi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Jika menemukan kegiatan penyaluran bahan bakar kapal di bawah harga yang sudah ditetapkan pertamina agar dilaporkan. Harmonisasi koordinasi antarinstansi dan pelaku bisnis terkait inilah yang mesti terus dilakukan,” tegasnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum APBI Jojok Moedijo mengatakan pengawasan atas bahan bakar kapal bersubsidi masih perlu ditingkatkan dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh aparat terkait di pelabuhan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengungkapkan pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar bersubsidi sudah diatur dalam UU No.22/2000 dan pihak kepolisian ataupun aparat di laut bisa melakukan tindakan jika menemukan pelanggaran. (k1/Junaidi Halik) &lt;i&gt;(redaksi@bisnis. co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 02 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=02-JUL-2009&amp;amp;inw_id=682531&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5455768445914009378?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5455768445914009378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/bunker-nonsubsidi-lebih-diminati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5455768445914009378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5455768445914009378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/bunker-nonsubsidi-lebih-diminati.html' title='Bunker nonsubsidi lebih diminati'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-868109991296812353</id><published>2009-07-02T10:10:00.002+07:00</published><updated>2009-07-02T10:18:25.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='4%'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Volume angkutan laut anjlok 35'/><title type='text'>Volume angkutan laut anjlok 35,4%</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Volume angkutan laut anjlok 35,4%&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Arus penumpang pesawat cenderung meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Volume angkutan barang antarpulau melalui laut dalam 5 bulan pertama tahun ini anjlok 35,41% menjadi 45,5 juta ton dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 70,45 juta ton. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), penurunan volume angkutan barang melalui laut selama Januari-Mei tahun ini terjadi di tiga pelabuhan utama, yakni Tanjung Priok Jakarta –1%, Tanjung Perak Surabaya 4,1%, dan Balikpapan -43,3%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dua pelabuhan utama lainnya, yakni Pelabuhan Panjang Lampung dan Makassar mencatat peningkatan, masing-masing 30,3% dan 91,1%. Sementara itu, pelabuhan lainnya di Indonesia mencatat penurunan 42,8% selama 5 bulan pertama tahun ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Meski demikian, secara bulanan (month-to-month), volume angkutan laut pada Mei hanya turun 1,99% menjadi 8,34 juta ton dibandingkan dengan bulan sebelumnya 8,51 juta ton. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pada Mei, menurut laporan itu, volume angkutan barang melalui Pelabuhan Tanjung Priok melonjak 36,5% dan Tanjung Perak naik 8,9%. Pelabuhan utama lainnya mencatat penurunan cukup signifikan, yakni Panjang –36,79%, Makassar –10,96%, dan Balikpapan 9,35%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;BPS juga mengungkapkan jumlah penumpang angkutan laut pada Januari-Mei tahun ini turun 3,97% menjadi 2,25 juta orang, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 2,34 juta orang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Bidang Organisasi DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Paulis Djohan terkejut dengan penurunan volume angkutan laut yang signifikan itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, anjloknya volume kiriman lewat laut tidak terlepas dari kondisi perekonomian Indonesia yang belum stabil akibat krisis keuangan global. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Penurunan 35% itu besar sekali, tetapi saya rasa daya beli masyarakat Indonesia memang melemah, sehingga jumlah produksi barang pun berkurang, dan berakibat pada anjloknya volume kiriman lewat laut,” katanya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menolak anggapan penurunan volume angkutan laut disebabkan oleh moda tersebut kalah bersaing dengan moda angkutan lain, terutama pesawat yang makin serius menggeluti bisnis pengiriman akhir-akhir ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Berbanding terbalik&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidhi menuturkan penurunan jumlah penumpang di angkutan laut berbanding terbalik dengan kondisi di penerbangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Jumlah penumpang domestik dan internasional meningkat pada Januari-Mei tahun ini. Penumpang domestik naik tipis 0,55% menjadi 13,46 juta orang, sementara penumpang internasional meningkat 3,85% menjadi 2,86 juta orang,” paparnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Jumlah penumpang pesawat pada Mei bahkan melonjak 12% menjadi 2,9 juta orang dari bulan sebelumnya 2,5 juta orang. Peningkatan arus penumpang terjadi hampir di semua bandar udara utama di Indonesia, yakni Soekarno-Hatta Jakarta 13,66%, Ngurah Rai Bali 22,29%, Juanda Surabaya 8,37%, Polonia Medan 6,34%, dan Hasanuddin Makassar 11,35%. Adapun arus penumpang di bandara lainnya tumbuh 11,36% pada bulan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekjen Indonesian National Air Carrier Association (INACA) Tengku Burhanuddin mengatakan peningkatan arus penumpang itu dipicu oleh bergairahnya penerbangan rute domestik. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;“Wisatawan dalam negeri yang biasanya berlibur ke luar negeri, sekarang lebih memilih wisata di dalam negeri karena nilai tukar yang melemah terhadap dolar AS. Jadi krisis ini ada berkahnya juga untuk penerbangan domestik,” ujarnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Data BPS menunjukkan arus penumpang pesawat rute internasional pada Mei tetap tumbuh 6,66% menjadi 629.200 orang dibandingkan dengan April 589.900 orang. Secara kumulatif 5 bulan pertama tahun ini, arus penumpang internasional juga naik 3,85% menjadi 2,86 juta orang dibandingkan dengan periode yang sama 2008 sebanyak 2,75 juta orang. (Hery Lazuardi) &lt;i&gt;(raydion@bisnis.co.id) &lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Raydion Subiantoro&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 02 Juli 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=02-JUL-2009&amp;amp;inw_id=682526&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-868109991296812353?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/868109991296812353/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/volume-angkutan-laut-anjlok-354.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/868109991296812353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/868109991296812353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/07/volume-angkutan-laut-anjlok-354.html' title='Volume angkutan laut anjlok 35,4%'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4147156863165768468</id><published>2009-06-30T08:03:00.000+07:00</published><updated>2009-06-30T08:04:27.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kapal yang belum adopsi LRIT tidak dipersulit'/><title type='text'>Kapal yang belum adopsi LRIT tidak dipersulit</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;Kapal yang belum adopsi LRIT tidak dipersulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;JAKARTA: Sejumlah negara berkomitmen tidak mempersulit proses administrasi kapal yang belum mengaplikasikan sistem informasi kapal atau long range indentification tracking (LRIT) meski IMO akan memberlakukan aturan itu mulai 1 Juli 2009. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Sumber Bisnis yang mengikuti pertemuan IMO mengatakan beberapa negara, termasuk Singapura yang memiliki volume lalu lintas angkutan laut sangat tinggi, berinisiatif bersikap lebih longgar soal aturan LRIT karena hingga kini baru tujuh negara yang sistemnya sudah diaudit oleh International Maritime Organization (IMO). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Hingga akhir tahun ini, sejumlah negara mengambil kebijakan tidak akan menekan, mempersulit, atau memberi denda terhadap kapal yang belum punya LRIT. Peraturan ini kan juga baru pertama kali, jadi sejumlah negara juga masih meraba-raba,” ujarnya, akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Proses audit pusat data atau National LRIT Data Centre (NDC) dari IMO diduga sebagai masalah utama untuk menerapkan sistem informasi kapal itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Meskipun anggota IMO sudah siap dengan infrastruktur, tidak bisa menerapkan LRIT jika belum mendapat sertifikat audit dari IMO. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;LRIT merupakan sistem informasi yang menyediakan tentang identitas, lokasi, serta tanggal dan waktu di mana posisi kapal berada. Regulasi mengenai LRIT diatur dalam ketentuan Safety of Life at Sea (SOLAS) Bab V. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Jenis kapal yang termasuk dalam objek LRIT adalah yang melakukan pelayaran luar negeri, termasuk kapal penumpang, kargo, serta pengeboran lepas pantai, yang berbobot lebih dari 300GT. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Sebenarnya, menurut sumber itu, audit NDC tidak sulit karena bisa dilakukan di kantor pusat IMO di London, Inggris, melalui sistem teknologi informasi. Setiap negara, paparnya, hanya dikenakan biaya sebesar 8.500 pound sterling untuk audit itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;“Masalahnya, ketentuan ini dilakukan secara serentak dan melibatkan banyak negara. Bukan hanya Indonesia yang mengantre untuk audit, melainkan semua negara juga mengalami hal yang sama,” katanya. (22) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Bisnis Indonesia, 30 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=30-JUN-2009&amp;amp;inw_id=682134&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4147156863165768468?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4147156863165768468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/kapal-yang-belum-adopsi-lrit-tidak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4147156863165768468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4147156863165768468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/kapal-yang-belum-adopsi-lrit-tidak.html' title='Kapal yang belum adopsi LRIT tidak dipersulit'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4953495113030094735</id><published>2009-06-26T08:31:00.001+07:00</published><updated>2009-06-26T08:32:53.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelindo III tambah 4 kapal tunda Rp160 miliar'/><title type='text'>Pelindo III tambah 4 kapal tunda Rp160 miliar</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pelindo III tambah 4 kapal tunda Rp160 miliar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;SURABAYA: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III akan menambah empat unit kapal tunda senilai Rp160 miliar sehingga jumlahnya menjadi 31 unit. Dari empat kapal itu, satu di antaranya yaitu KT Bima 306 dioperasikan mulai pekan ini. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan meski arus kunjungan kapal di pelabuhan yang dikelola Pelindo III pada 2009 hanya naik 4% dibandingkan dengan realisasi 2008, peningkatan layanan tetap dilakukan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Dengan tambahan KT Bima 306, Pelindo III kini mengoperasikan 28 unit kapal tunda, yaitu 15 unit merupakan milik Pelindo III dan selebihnya 13 kapal sewa. Tambahan kapal tunda itu diharapkan dapat memaksimalkan layanan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya," kata Djarwo, Senin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengatakan tambahan empat kapal tunda itu dibangun oleh galangan kapal PT Daya Radar Utama senilai 1,45 juta yen atau setara Rp40 miliar per kapal. Pembangunan setiap kapal mencapai 500 hari. Khusus untuk KT Bima 306 dikerjakan 19 Maret 2008 dan selesai 31 Mei 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain menambah kapal tunda, lanjut Djarwo, Pelindo III juga melakukan repowering atau mengganti mesin kapal yang dinilai tidak efisien lagi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Humas Pelindo III Iwan Sabatini menambahkan sisa pesanan tiga kapal tunda tersebut akan diselesaikan pada 2010-2011. "Ketiga kapal tunda itu akan dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah pelabuhan yang dikelola Pelindo III, insya Allah pada 2010-2011 semua kapal tunda itu dapat beroperasi," kara Iwan &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Managing Director PT Daya Radar Utama Agus Guanawan mengatakan kapal tunda tersebut menggunakan mesin Nigata GL 25H dengan kemampuan 2x1500 HP dan Aux Cummin berkapasitas 2x136 kW, sehingga secara teknis memiliki daya dorong kapal cukup besar, yakni hingga 40 ton. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Agus menambahkan untuk membangun kapal itu, galangan kapalnya didukung tenaga ahli profesional, selain telah mengantongi ISO 9001-2008. (k21/Ardiansyah) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 25 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=25-JUN-2009&amp;amp;inw_id=681487&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4953495113030094735?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4953495113030094735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/pelindo-iii-tambah-4-kapal-tunda-rp160.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4953495113030094735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4953495113030094735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/pelindo-iii-tambah-4-kapal-tunda-rp160.html' title='Pelindo III tambah 4 kapal tunda Rp160 miliar'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-135997575871533907</id><published>2009-06-26T08:29:00.001+07:00</published><updated>2009-06-26T08:30:59.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kapal perintis setop operasi'/><title type='text'>Kapal perintis setop operasi</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;Kapal perintis setop operasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Palangkaraya: Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kalimantan Tengah menyayangkan penghentian operasi kapal perintis yang melayani wilayah itu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kapal perintis yang berhenti beroperasi tersebut melayani penumpang di pelabuhan perintis Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau," kata Kepala Bidang Transportasi Laut, Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kalteng Salim, kemarin. &lt;i&gt;(Antara)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisnis Indonesia, 26 Juni 2009&lt;/p&gt;&lt;p&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=26-JUN-2009&amp;amp;inw_id=681642&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-135997575871533907?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/135997575871533907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/kapal-perintis-setop-operasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/135997575871533907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/135997575871533907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/kapal-perintis-setop-operasi.html' title='Kapal perintis setop operasi'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5409402137396246110</id><published>2009-06-26T08:26:00.001+07:00</published><updated>2009-06-26T08:29:15.447+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pelayaran lepas pantai kesulitan penuhi asas cabotage'/><title type='text'>Pelayaran lepas pantai kesulitan penuhi asas cabotage</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Pelayaran lepas pantai kesulitan penuhi asas &lt;i&gt;cabotage&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Perusahaan pelayaran yang bergerak pada kegiatan pendukung lepas pantai (offshore) masih kesulitan menambah armada guna memenuhi asas cabotage, karena harga kapal itu di pasar internasional masih tinggi. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum DPP Indonesian Offshore Shipping Association (IOSA) Budi H.M. Siregar mengatakan untuk memenuhi asas cabotage (muatan dometik wajib diangkut kapal berbendera Indonesia) mulai 2011, masih dibutuhkan investasi US$1 miliar untuk menyiapkan 80 unit kapal lepas pantai jenis FSO (floating storage and of loading), FPSO (floating, production, storage and of loading), utility vessel, dan anchor handling tug &amp;amp; supply (AHTS). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kalau untuk kapal bekas jenis angkutan kontainer dan curah lainnya memang sudah terjadi penurunan harga. Namun, harga kapal offshore belum turun. Karena itu, dukungan pemerintah dan lembaga keuangan dalam memberikan kredit untuk usaha ini sangat dibutuhkan," katanya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengatakan tingginya harga kapal offshore karena berteknologi tinggi yang dipakai untuk mendukung kegiatan pengeboran dan pencarian sumur minyak di tengah laut. "Kapal jenis ini hanya mengangkut perlengkapan dan peralatan pengeboran dan biasanya dicarter oleh perusahaan minyak yang beroperasi di dalam negeri," paparnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Budi menambahkan perusahaan pelayaran lepas pantai selama ini juga sulit memperoleh kontrak jangka panjang atau tahunan mengingat pola dan tarif carter kapal itu hanya berdasarkan jangka waktu kegitatan eksplorasi minyak yang dikerjakan oleh perusahaan yang menjadi mitranya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Di sisi lain, pemberian kredit perbankan bagi usaha perkapalan saat ini cenderung melihat ada tidaknya kontrak jangka panjang yang dikantongi perusahaan pelayaran,". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sebagai contoh, tuturnya, untuk melakukan pengeboran satu titik sumur minyak di perairan Indonesia bagian barat dibutuhkan waktu 40 hari-60 hari, sedangkan di perairan kawasan timur Indonesia bisa mencapai 90 hari. "Jadi carter kapal offshore hanya berlaku selama pekerjaan eksplorasi itu dilakukan," tuturnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Meski begitu, Budi mengakui harga carter kapal offshore di dalam negeri masih stabil. Untuk kapal jenis supply vessel berukuran 3.000 HP, sewanya mencapai US$4.000 per hari, sedangkan jenis AHTS ukuran 4.000 HP bisa mencapai US$6.000-US$7.000 per hari. (k1) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;BISNIS INDONESIA, 26 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=26-JUN-2009&amp;amp;inw_id=681639&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-5409402137396246110?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/5409402137396246110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/pelayaran-lepas-pantai-kesulitan-penuhi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5409402137396246110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/5409402137396246110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/pelayaran-lepas-pantai-kesulitan-penuhi.html' title='Pelayaran lepas pantai kesulitan penuhi asas cabotage'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2182042417891955011</id><published>2009-06-24T07:44:00.001+07:00</published><updated>2009-06-24T07:45:25.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dephub didesak tetapkan biaya forwarder'/><title type='text'>Dephub didesak tetapkan biaya forwarder</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Dephub didesak tetapkan biaya forwarder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Gafeksi mendesak Departemen Perhubungan segera mengatur komponen tarif jasa forwarder untuk pelayanan barang dan peti kemas berstatus less than container load (LCL) di Pelabuhan Tanjung Priok agar biayanya tidak melambung. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Anggota Dewan Penasihat DPP Gabungan Forwarder, Logistik, dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) F.S. Popal mengatakan tarif jasa forwarder perlu diatur berdasarkan kesepakatan antara penyedia dan pengguna jasa serta ditetapkan oleh pemerintah selaku regulator. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Dalam PP No. 82/ 1999 tentang Angkutan di Perairan dan UU No.17/2008 tentang Pelayaran telah diamanatkan agar kegiatan jasa forwarder dan tarifnya segera diatur oleh pemerintah, dalam hal ini Dephub," ujarnya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia mengatakan kemelut yang kini terjadi pada kegiatan jasa pelayanan barang dan peti kemas di pergudangan lini 2 Pelabuhan Priok merupakan dampak dari tidak adanya aturan dan penetapan tarif jasa forwarder. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Popal menegaskan Dephub hanya mengatur soal tarif jasa pergudangan di lini 2, padahal mayoritas penyedia jasa di kawasan itu merupakan perusahaan forwarder konsolidator dan menjadi mitra operator gudang. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Akibatnya, tarif gudang yang kini telah dipangkas lewat SK Dirjen Perhubungan Laut dialihkan ke jasa forwarder, sehingga pemilik barang tetap saja kena biaya tinggi," ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sementara itu, Ketua Ikatan Eksportir Importir Indonesia Amelia Achyar menyayangkan Administrator Pelabuhan (Adpel) Tanjung Priok yang belum menetapkan sanksi bagi sembilan perusahaan penyedia jasa yang diduga melanggar aturan tarif lini 2 yang ditetapkan oleh Dephub. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Tidak berwenang&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, menurut Ketua Umum Dewan Pemakai Jasa Angkutan Indonesia (Depalindo) Toto Dirgantoro, Adpel Priok tidak berwenang untuk mencabut izin penyedia jasa yang melanggar aturan tarif lini 2 Priok karena yang diatur dalam SK Dirjen Perhubungan Laut hanya tarif pergudangan, bukan jasa forwarder. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Di tempat terpisah, Menhub Jusman Syafii Djamal menyesalkan adanya dugaan pelanggaran tarif batas atas lini 2 Pelabuhan Priok oleh sejumlah perusahaan penyedia jasa layanan barang dan peti kemas di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menhub menegaskan seharusnya semua penyedia jasa harus mematuhi ketentuan tersebut karena tarif batas ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah sejumlah kalangan yang berkepentingan di Pelabuhan Priok. (k1/22) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 24 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=24-JUN-2009&amp;amp;inw_id=681269&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2182042417891955011?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2182042417891955011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/dephub-didesak-tetapkan-biaya-forwarder.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2182042417891955011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2182042417891955011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/dephub-didesak-tetapkan-biaya-forwarder.html' title='Dephub didesak tetapkan biaya forwarder'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-1916459774926771895</id><published>2009-06-24T07:43:00.002+07:00</published><updated>2009-06-24T07:44:11.945+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komunitas maritim terbentuk'/><title type='text'>Komunitas maritim terbentuk</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;&lt;br /&gt;TRANSIT&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;Komunitas maritim terbentuk&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Sejumlah praktisi di bidang pelayaran, forwarder, kepelabuhanan, pergudangan, dan tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan mendeklarasikan Komunitas Maritim Indonesia (KMI). &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Saat ini kita harus mendorong pemerintah agar terus berorientasi pada pembangunan nasional yang berpijak pada kemaritiman karena sepertiga wilayah Indonesia merupakan perairan," ujar Ketua Presidium KMI Arwinas Dirgahayu, pekan lalu. &lt;i&gt;(Bisnis/k1/ams)&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;Bisnis Indonesia, 23 Juni 2009&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;i&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=23-JUN-2009&amp;amp;inw_id=681096&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-1916459774926771895?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/1916459774926771895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/komunitas-maritim-terbentuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1916459774926771895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/1916459774926771895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/komunitas-maritim-terbentuk.html' title='Komunitas maritim terbentuk'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-466847994653596727</id><published>2009-06-24T07:41:00.001+07:00</published><updated>2009-06-24T07:43:04.080+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Krisis global tekan nilai impor kapal'/><title type='text'>Krisis global tekan nilai impor kapal</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Krisis global tekan nilai impor kapal&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Penurunan harga kapal di pasar dunia sebagai dampak krisis global diduga menjadi pemicu utama nilai impor kapal, perahu, dan struktur terapung pada April 2009 anjlok 49% dibandingkan dengan realisasi bulan sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Paulis A.Djohan mengatakan penurunan nilai impor pada April menandai dimulainya pengiriman kapal yang dipesan oleh perusahaan pelayaran dalam negeri pada masa krisis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Selama April 2009, jumlah kapal yang diimpor tetap stabil dibandingkan dengan kondisi bulan-bulan sebelumnya. Hanya nilainya turun karena harga kapal yang di-delivery itu merupakan pesanan pada saat krisis," katanya kepada Bisnis, baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi impor kapal, perahu, dan struktur terapung selama April 2009 senilai US$74,8 juta atau turun US$77,6 juta dari realisasi Maret yang mencapai US$152,4 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, impor kapal, perahu, dan struktur terapung selama Januari-April 2009 mencapai US$427,8 juta atau naik 103% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$210,6 juta. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Paulis menjelaskan selisih harga kapal yang dipesan pada saat krisis dengan sebelum krisis cukup tinggi. Menurut dia, sejak krisis, harga kapal di pasar dunia cenderung turun, bahkan ada yang anjlok hingga 50% disebabkan oleh banyaknya pembatalan pesanan kapal yang sedang dibangun oleh galangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Operator pelayaran nasional memperoleh berkah dari krisis global karena dapat membeli kapal dengan harga murah," ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia memaparkan selama 3 bulan pertama tahun ini nilai impor kapal cenderung tinggi karena adanya pengiriman sejumlah kapal besar dari pembelian yang dilakukan oleh perusahaan pelayaran dengan harga yang berlaku sebelum krisis. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, Paulis mengungkapkan penerapan asas cabotage (komoditas domestik wajib diangkut oleh kapal berbendera Indonesia) meningkatkan peran pelayaran dalam angkutan komoditas di dalam negeri sehingga kebutuhan terhadap kapal meningkat secara signifikan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, Ketua Dewan Pengurus Pusat Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Sjarifuddin Mallarangan mengungkapkan impor armada kapal penyeberangan masih minim. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 24 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=24-JUN-2009&amp;amp;inw_id=681270&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-466847994653596727?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/466847994653596727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/krisis-global-tekan-nilai-impor-kapal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/466847994653596727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/466847994653596727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/krisis-global-tekan-nilai-impor-kapal.html' title='Krisis global tekan nilai impor kapal'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-9009757931041810177</id><published>2009-06-24T07:39:00.001+07:00</published><updated>2009-06-24T07:41:40.914+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Operator kapal tolak bayar selisih harga BBM'/><title type='text'>Operator kapal tolak bayar selisih harga BBM</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Operator kapal tolak bayar selisih harga BBM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Operator kapal penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni menolak membayar kekurangan harga keekonomian pembelian bahan bakar minyak selama 2008 dari PT Pertamina yang diperkirakan mencapai Rp9 miliar. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak Togar Napitupulu mengatakan tagihan atas selisih harga pembelian BBM bersubsidi dan industri itu tidak masuk akal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, selama ini angkutan penyeberangan tidak pernah membeli BBM dengan harga industri karena perhitungan komponen biaya BBM yang dijadikan dasar penetapan tarif penyeberangan mengacu kepada harga BBM bersubsidi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kami dikejutkan dengan adanya tagihan itu karena peristiwa seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Ini kejadian pertama yang membuat operator penyeberangan makin menderita," katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Togar menjelaskan selisih harga BBM yang ditagih Pertamina itu adalah yang digunakan untuk anchor (lepas jangkar) dan menuju tempat docking (perawatan). "Anchor dan docking itu kan bagian dari kegiatan operasional kapal juga." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Surat tagihan&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sejumlah perusahaan telah menerima surat tagihan kekurangan bayar keekonomian BBM dari Pertamina dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp129 juta hingga Rp3 miliar. Gapasdap memperkirakan tagihan selisih harga BBM itu selama 2008 mencapai Rp9 miliar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam surat yang ditujukan kepada sejumlah perusahaan pemilik kapal di Merak, Pertamina menyebutkan tagihan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil verifikasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas audit pelayanan minyak solar bersubsidi 2008. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Surat yang ditandatangani Menejer Pemasaran BBM Industri dan Marine Region II Pertamina Indra Edi Santoso itu menyatakan pihak Pertamina telah melakukan konfirmasi ke Adpel Merak pada 3 April 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dari konfirmasi tersebut, BUMN itu mengetahui adanya pemakaian BBM oleh kapal penyeberangan yang tidak berlayar sehingga tidak berhak mendapatkan BBM bersubsidi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sejauh ini baru tiga perusahaan dengan tujuh kapal yang telah memberikan laporan kepada Gapasdap Merak terkait dengan adanya tagihan dari Pertamina atas kekurangan biaya pembelian BBM itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketika dikonfirmasi, Vice President Komunikasi Pertamina Basuki Trikora Putra membenarkan adanya tagihan tersebut. Menurut dia, kapal-kapal tertentu yang pada kondisi normal berhak mendapatkan subsidi, tetapi gugur haknya apabila tidak berlayar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Jadi, tagihan atas selisih itu wajar karena memang kapal yang tidak berlayar tidak berhak mendapatkan subsidi. BBM bersubsidi yang sudah mereka terima harus dihargai sebagai BBM nonsubsidi." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, kata Basuki, Pertamina tidak memberikan batas waktu atas tagihan kekurangan bayar itu. "Kami menyadari karena ini perusahaan dalam negeri, mungkin berat juga kalau ada batas waktu." &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji &amp;amp; Rudi Ariffianto&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 24 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=24-JUN-2009&amp;amp;inw_id=681264&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-9009757931041810177?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/9009757931041810177/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/operator-kapal-tolak-bayar-selisih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/9009757931041810177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/9009757931041810177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/operator-kapal-tolak-bayar-selisih.html' title='Operator kapal tolak bayar selisih harga BBM'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-4870841968403549829</id><published>2009-06-18T08:01:00.001+07:00</published><updated>2009-06-18T08:02:37.380+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='6 Kapal di Ujung-Kamal diusulkan pindah'/><title type='text'>6 Kapal di Ujung-Kamal diusulkan pindah</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;6 Kapal di Ujung-Kamal diusulkan pindah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Jawa Timur meminta pemerintah memindahkan sedikitnya enam unit kapal yang beroperasi di Ujung-Kamal ke lintasan komersial lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua DPD Gapasdap Jatim Bambang Harjo mengatakan pemindahan kapal itu dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara permintaan pasar dan jumlah armada yang tersedia sehingga operator penyeberangan tidak menanggung kerugian yang lebih besar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menjelaskan kapal yang dipindahkan itu harus memiliki spesifikasi bisa beroperasi di lintasan mana saja sehingga tidak memerlukan investasi tambahan untuk mengubah spesifikasi kapal. "Paling tidak enam unit kapal harus pindah ke lintasan," katanya kepada Bisnis kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bambang menuturkan pemerintah telah menawarkan sejumlah lintasan baru bagi operator yang ingin pindah ke Batulicin-Tanjung Serdang, Bau Bau-Wara, Muntok-Palembang, dan lintasan di Papua dan Maluku. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Namun, menurut dia, pemindahan kapal itu cukup berisiko jika operasional Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) tersendat. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Infrastruktur alternatif selain penyeberangan tidak ada, sehingga jika terjadi accident pada Jembatan Suramadu, transportasi Surabaya-Madura lumpuh," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bambang menegaskan Gapasdap tetap meminta pemerintah mengucurkan dana subsidi bagi operator penyeberangan di lintasan Ujung-Kamal sebagai kompensasi atas hilangnya muatan, menyusul beroperasinya Jembatan Suramadu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dalam sepekan terakhir, Gapasdap Jatim mencatat jumlah mobil yang diseberangkan di lintasan Ujung-Kamal turun hingga 80%, sedangkan sepeda motor anjlok 70% dan arus penumpang berkurang 40%. Dengan kondisi itu, operator kehilangan pendapatan hingga mencapai 60%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Terancam bangkrut&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sekjen Gapasdap Luthfi Syarief mengungkapkan enam operator kapal penyeberangan lintas Ujung-Kamal itu berpotensi bangkrut, menyusul pengoperasian Jembatan Suramadu dengan tarif 50% lebih murah dari kapal penyeberangan. Potensi itu mengacu pada laporan penurunan load factor kapal hingga 70%. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sampai saat ini, dia memaparkan enam operator kapal penyeberangan itu tetap mengoperasikan 18 unit kapal di lintas Ujung-Kamal hingga 3 bulan ke depan kendati telah terjadi penurunan load factor. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gapasdap Sjarifuddin Mallarangan menuturkan pemerintah tidak perlu menunggu sampai 3 bulan untuk memindahkan sebagian operator dari Ujung-Kamal ke lintasan komersial lainnya. (Hendra Wibawa) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Tularji&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 18 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=18-JUN-2009&amp;amp;inw_id=680263&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-4870841968403549829?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/4870841968403549829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/6-kapal-di-ujung-kamal-diusulkan-pindah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4870841968403549829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/4870841968403549829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/6-kapal-di-ujung-kamal-diusulkan-pindah.html' title='6 Kapal di Ujung-Kamal diusulkan pindah'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2719871814803652728</id><published>2009-06-18T07:59:00.001+07:00</published><updated>2009-06-18T08:00:56.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Badan penjaga pantai tunggu peraturan pemerintah'/><title type='text'>Badan penjaga pantai tunggu peraturan pemerintah</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Badan penjaga pantai tunggu peraturan pemerintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Pembentukan badan penjaga pantai dan laut yang direncanakan pada pertengahan tahun ini mundur menjadi akhir 2009, menyusul belum tuntasnya rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang lembaga itu. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dirjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan Sunaryo mengatakan saat ini pihaknya masih berkonsentrasi menyelesaikan RPP Kepelabuhanan sebelum melangkah ke RPP Badan Penjaga Pantai dan Laut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Sekarang prioritas RPP Kepelabuhanan, setelah itu RPP Badan Penjaga Pantai dan Laut," katanya seusai seminar nasional tentang Undang-Undang No.17/2008 tentang Pelayaran, kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut dia, badan baru itu menggabungkan sejumlah institusi yang terlibat dalam penjagaan perairan dan laut, di antaranya TNI Angkatan Laut, Polisi Air, Ditjen Bea Cukai, serta Badan Karantina. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain itu, lanjutnya, badan itu mengoordinasikan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sunaryo mengungkapkan Dephub telah menominasikan Kepala Pelaksana Harian Bakorkamla Laksamana Madya TNI Budhi Rahardjo sebagai Kepala Badan Penjaga Pantai dan Laut jika badan itu terbentuk. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Nominasi itu, paparnya, mengacu pada pengalaman Bakorkamla mengoordinasikan operasi penjagaan laut dan pantai di Indonesia. Dia menegaskan pihaknya akan membentuk kantor satu atap badan penjaga pantai dan laut di Dephub yang beranggotakan semua instansi yang terlibat dalam pengamanan perairan dan laut. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Budhi Rahardjo memproyeksikan badan itu akan menjadi lembaga koordinasi dengan multitugas, sehingga memudahkan pengamanan perairan nusantara. "Fungsi badan itu nantinya banyak instansi, tetapi satu komando, tidak seperti sekarang banyak instansi banyak komando," kata Budhi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) Sjarifuddin Mallarangan meminta pemerintah mempercepat pembentukan badan penjaga pantai dan laut guna mengurangi biaya tinggi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Sebagai praktisi pelayaran kami selalu dihadapkan pada pemeriksaan kapal oleh banyak instansi di perairan," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh karena itu, tutur Sjarifuddin, pihaknya mengharapkan pemerintah menuntaskan pembentukan badan penjaga pantai dan laut, guna memperbaiki koordinasi pemeriksaan sampai penahanan kapal di Indonesia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Pascapengesahan UU No.17/2008, Sunaryo menargetkan percepatan pembahasan RPP Badan Penjaga Pantai dan Laut yang bertanggung jawab langsung kepada presiden pada pertengahan 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Oleh &lt;b&gt;Hendra Wibawa &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bisnis Indonesia, 18 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=18-JUN-2009&amp;amp;inw_id=680264&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2719871814803652728?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2719871814803652728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/badan-penjaga-pantai-tunggu-peraturan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2719871814803652728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2719871814803652728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/badan-penjaga-pantai-tunggu-peraturan.html' title='Badan penjaga pantai tunggu peraturan pemerintah'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-2086799078407153907</id><published>2009-06-18T07:58:00.001+07:00</published><updated>2009-06-18T07:59:30.980+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aturan pemeriksaan kapal disiapkan'/><title type='text'>Aturan pemeriksaan kapal disiapkan</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;Aturan pemeriksaan kapal disiapkan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;"  &gt;&lt;small&gt;Dephub akan periksa seluruh kapal secara acak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan akan memberlakukan aturan uji petik atau pemeriksaan mendadak bagi kapal yang akan berlayar mulai September 2009, guna meminimalisasi kecelakaan akibat lemahnya pengawasan. &lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dirjen Perhubungan Laut Dephub Sunaryo mengatakan pengujian yang mencakup pemeriksaan aspek administrasi dan fisik kapal itu diberlakukan menyusul sejumlah kecelakaan kapal yang terjadi baru-baru ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia memaparkan uji petik dilakukan di tengah pembahasan mengenai kemungkinan penerapan audit keselamatan kapal secara rutin setiap 3 bulan oleh Dephub. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Uji petik dilakukan secara simultan di bagian barat dan timur perairan Indonesia. Kami sudah menyiapkan dua tim dan kami juga tidak ingin ada peluang sedikit pun yang mendorong terjadinya kecelakaan," katanya kemarin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut Sunaryo, pelaksanaan uji petik dilakukan berdasarkan skala prioritas, yakni pengujian pada kapal penumpang menjadi prioritas utama, disusul kapal tanker, serta kapal angkutan kargo atau peti kemas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dia menegaskan seluruh armada kapal penumpang yang dimiliki oleh perusahaan pelayaran akan diperiksa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Semuanya akan kena uji petik. Untuk kapal penumpang tidak ada kompensasi, kami akan lakukan secara ketat. Kalau pengawasan lemah, akan berakibat fatal bagi masyarakat sipil," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Ketua Umum Indonesia National Shipowners' Association (INSA) Johnson W. Sutjipto mengatakan sebaiknya Dephub meningkatkan kualitas dari sistem pemeriksaan karena ketentuan untuk memperoleh surat izin berlayar (SIB) sebenarnya sudah sesuai dengan aturan internasional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Selain SIB, lanjutnya, setiap kapal juga harus mendapat surat kelaikan kapal dengan diperlukannya dokumen, seperti keselamatan konstruksi kapal dan keselamatan peralatan di kapal. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Jadi, menurut hemat kami, yang sebenarnya diperlukan adalah peningkatan kualitas pemeriksaan, bukan kuantitasnya dan intensitasnya," tutur Johnson. Namun, dia mengatakan INSA akan mengikuti apa pun keputusan Dephub, termasuk jika pemerintah menerapkan audit keselamatan kapal 3 bulanan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Rencana audit 3 bulanan kami pikir adalah sebuah langkah konsolidasi dari Dephub, karena kecelakaan kapal, akhir-akhir ini. Pada intinya kami mendukung, tetapi harus dilakukan secara acak, karena kalau semuanya ya tidak masuk akal. Di Indonesia, ada sekitar 8.000 kapal dan pasti lama memeriksanya," ungkapnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Dephub berencana melakukan audit kapal 3 bulanan, seperti yang dilakukan di dunia penerbangan. Namun, rencana tersebut ditolak oleh kalangan pemilik kapal karena dikhawatirkan menimbulkan biaya baru. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;&lt;b&gt;Tidak dibatasi &lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sunaryo menambahkan uji petik bagi kapal yang akan berlayar tidak dibatasi dalam periode tertentu dan Dephub akan berupaya agar pengujian itu bisa dilakukan hingga seluruh kapal berbendera Indonesia diperiksa standar keselamatannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;"Kalau dibatasi, sulit untuk dipastikan kapan selesai karena kan jumlah kapal yang cukup banyak di Indonesia," katanya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Menurut data Ditjen Perhubungan Laut Dephub, jumlah kapal berbendera Indonesia hingga 31 Mei 2009 sebanyak 8.525 unit, atau meningkat 41,12% sejak pelaksanaan Inpres No.5 Tahun 1995 mengenai pelaksanaan asas cabotage pada 31 Maret 1995. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Sunaryo menuturkan pemeriksaan terhadap seluruh armada kapal perusahaan pelayaran cukup penting dilakukan karena Dephub tidak ingin peristiwa yang dialami oleh PT Prima Vista terulang kembali. (22) &lt;i&gt;(redaksi@ bisnis.co.id)&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;Bisnis Indonesia, 18 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"  &gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=18-JUN-2009&amp;amp;inw_id=680268&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-2086799078407153907?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/2086799078407153907/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/aturan-pemeriksaan-kapal-disiapkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2086799078407153907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/2086799078407153907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/aturan-pemeriksaan-kapal-disiapkan.html' title='Aturan pemeriksaan kapal disiapkan'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-6139642577362703506</id><published>2009-06-16T07:49:00.000+07:00</published><updated>2009-06-16T07:55:44.957+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IMO didesak audit pusat data LRIT'/><title type='text'>IMO didesak audit pusat data LRIT</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:arial,verdana,helvetica;font-size:180%;color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;IMO didesak audit pusat data LRIT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;JAKARTA: Departemen Perhubungan meminta International Maritime Organization (IMO) segera melakukan audit terhadap fasilitas National Data Center (NDC), menyusul mepetnya tenggat kewajiban implementasi sistem informasi kapal atau long range identification tracking (LRIT). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Menhub Jusman Syafii Djamal mengatakan Dephub sudah mempersiapkan semua fasilitas untuk mendukung implementasi sistem informasi kapal itu dan kini tinggal audit dari IMO guna memperoleh sertifikat LRIT. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Dia memaparkan Dephub dan PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (PANN) Multifinance sudah memiliki pusat data, sehingga siap jika LRIT diterapkan secara penuh paling lambat pada 1 Juli 2009. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;"Kami minta agar audit bisa segera dilakukan. Semuanya sudah dipersiapkan, hanya menunggu audit dari IMO. Server alternatif juga sudah ada dari PT PANN," katanya, akhir pekan lalu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Direktur Utama PT PANN Multifinance Ibnu Wibowo sebelumnya mengatakan pihaknya tidak keberatan jika Dephub menggunakan pusat data milik perusahaannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;"Sebagai BUMN kami tidak keberatan karena kebutuhannya untuk kepentingan nasional agar kapal Indonesia tidak terganggu berlayar ke luar negeri," ujarnya (Bisnis, 10 Juni). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Menhub menegaskan tidak ada kesengajaan untuk memperlambat pelaksanaan audit fasilitas NDC, karena Indonesia juga duduk sebagai anggota dewan di organisasi negara-negara maritim itu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Namun, apabila Indonesia belum mendapat sertifikat LRIT paling lambat pada awal bulan depan, ratusan kapal berbendera Merah Putih terancam tidak bisa berlayar ke luar negeri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;LRIT adalah sistem informasi yang menyediakan data tentang identitas, lokasi, serta tanggal dan waktu di mana posisi kapal berada. Regulasi LRIT dimasukkan dalam ketentuan Safety of Life at Sea (SOLAS) Bab V. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Jenis kapal yang termasuk dalam objek LRIT adalah yang melakukan pelayaran luar negeri, termasuk kapal penumpang, kargo, serta pengeboran lepas pantai, yang berbobot 300 GT ke atas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Sebelumnya, Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut Dephub Boedhi Setiadjid mengatakan Indonesia sudah mendapat identitas sistem itu dari IMO dengan nama National LRIT Data Centre. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Namun, Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan Bobby R. Mamahit mengakui pelaksanaan audit pusat data Indonesia untuk mendapatkan sertifikat NDC dari IMO kini masih masuk dalam daftar tunggu (waiting list). (22/Hendra Wibawa/Junaidi Halik) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;Bisnis Indonesia, 15 Juni 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman,georgia,sans-serif;font-size:100%;"&gt;http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&amp;amp;_dad=portal30&amp;amp;_schema=PORTAL30&amp;amp;vnw_lang_id=2&amp;amp;ptopik=A17&amp;amp;cdate=15-JUN-2009&amp;amp;inw_id=679534&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1370649766185477660-6139642577362703506?l=bulletinbag.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bulletinbag.blogspot.com/feeds/6139642577362703506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/imo-didesak-audit-pusat-data-lrit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6139642577362703506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1370649766185477660/posts/default/6139642577362703506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bulletinbag.blogspot.com/2009/06/imo-didesak-audit-pusat-data-lrit.html' title='IMO didesak audit pusat data LRIT'/><author><name>Bulletin BAg</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00112638349741217001</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1370649766185477660.post-5988087404725322826</id><published>2009-06-06T12:21:00.004+07:00</published><updated>2009-06-06T12:29:56.429+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IBM Agility At Scale di Jakarta'/><title type='text'>IBM Agility At Scale di Jakarta</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;IBM Agility At Scale di Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/Sin-a_8_ryI/AAAAAAAAABE/KtLlEAgoAVI/s1600-h/IBMrational.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 228px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_J29GNCLWkeU/Sin-a_8_ryI/AAAAAAAAABE/KtLlEAgoAVI/s320/IBMrational.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_53
